ArtikelBukuLiterasi

Semarak Literasi Story Telling dan Bedah Buku “Kami (Bukan) Sarjana Kertas” J. S. Khairen Meriahkan HUT Kota Cimahi

PRATAMA MEDIA NEWS (PMN), Kota Cimahi, Minggu (16/06/2024) – Semarak perayaan Hari Ulang Tahun Cimahi dimeriahkan dengan kegiatan literasi lewat Parade Kampung Dongeng Cimahi dan Bedah Buku Populer “Kami (Bukan) Sarjana Kertas” J. S. Khairen. Kegiatan literasi ini dimulai di Lapangan Pemkot Cimahi dan Aula Gedung B pada Rabu (12/06) pagi hingga petang lalu.

Bedah buku dan bincang literasi tersebut digerakan untuk meningkatkan minat budaya baca dan mutu literasi masyarakat khususnya di Kota Cimahi. Semarak literasi dalam rangka HUT Kota Cimahi dihadiri oleh lebih dari 100 orang dari Guru, Pengelola Perpustakaan Sekolah, Forum Taman Bacaan Masyarakat , Komunitas Penggiat Literasi, Siswa SMA dan Mahasiswa se-Kota Cimahi, serta masyarakat umum. Tidak hanya membedah buku, Perpustakaan Daerah Kota Cimahi mengingatkan kembali berbagai upaya penggerakan literasi perlu ditingkatkan lagi.

!00 Peserta Hadir Dalam Bedah Buku dan Bincang Literasi Buku Populer “Kami (Bukan) Sarjana Kertas” J. S. Khairen (Bidang IKPS Diskominfo Kota Cimahi)

Kepala Dinas  Arsip Daerah Kota Cimahi Dani Bastian menyampaikan beberapa hambatan perkembangan literasi pada peserta, “faktor-faktor penyebab masih kurangnya minat baca masyarakat diantaranya 1) belum terbangunnya kebiasaan membaca sejak usia dini., 2) masih terbatasnya fasilitas/ akses ke sumber bacaan (perpustakaan, sudut baca, taman bacaan masyarakat), dan 3) masih minimnya produksi buku dan harga buku yang terbilang mahal.”

Dani menjabarkan, UNESCO menempatkan literasi Indonesia di rangking 60 dari 61 dibawah Malaysia dan Singapura. Sementara itu, hasil pengukuran indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) Kota Cimahi tahun 2023 mendapatkan nilai 72,82 (kategori sedang). Peningkatan literasi tersebut diupayakan lebih baik lagi di tahun ini dengan berbagai cara.

“Kami Dinas Arsip Daerah Kota Cimahi sedang berupaya merubah nomenklatur ke pusat tentang Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah. Kita juga memiliki dua kendaraan pusling (perpustakaan keliling) yang siap dimanapun, kapanpun, (acara) kami datang. Kami menndapat juga bantuan dai provinsi berupa kolecer (Kotak Literasi Cerdas) yang sudah kita tempatkan di beberapa RW.” Tambah Dani

Gebrakan literasi sudah berjalan dalam program CRH (Cimahi Reading Habit) untuk siswa/siswi SD se-Kota Cimahi. Koleksi buku bacaan anak perpustakaan terbilang lengkap dengan 14.281 judul koleksi buku dan 25.386 eksemplar buku dengan akses GRATIS.

Pada rangkaian acara bedah buku dan bincang literasi yang menghadirkan narasumber J.S. Khairen Penulis buku Kami (Bukan) Sarjana Kertas ini Dani berharap peserta dapat mengikutinya dengan baik “silahkan para peserta manfaatkan momen bedah buku dan bincang literasi yang akan mengulas materi-materi yang menarik seputar literasi se optimal mungkin. Mari kita sama-sama tingkatkan budaya literasi demi terwujudnya visi Kota Cimahi Campeureunik” pungkasnya.

Buku Populer “Kami (Bukan) Sarjana Kertas” J. S. Khairen Hadir Menyemarakan Hari Ulang Tahun Kota Cimahi 2024 dalam Bincang Literasi untuk Umum (Bidang IKPS Diskominfo Kota Cimahi)

J.S. Khairen Membedah Buku “Kami (Bukan) Sarjana Kertas”

 

Jombang Santani Khairen atau lebih dikenal dengan J.S. Khairen hadir khusus dalam Bincang LIterasi dan Bedah Buku yang diselenggarakan Perpustakaan Daerah Kota Cimahi, Rabu (12/06) siang kemarin. Penulis 15 Buku Populer tersebut hadir langsung memberikan gambaran buku barunya di tahun 2024 tersebut. Penulis dari Minang tersebut terbilang muda dan berhasil membuat karya yang viral terutama di kalangan muda.

“Kami (Bukan) Sarjana Kertas” berisi 35 episode berbagai cerita 7 mahasiswa di Kampus UDEL. Cerita ringan ini menggambarkan seluk beluk macam-macam kehidupan mahasiwa dengan berbagai ragam masalah dan alasan kuliah bagi mereka.

“Kami (Bukan) Sarjana Kertas itu sudah lama, lima tahun yang lalu mungkin. Saat saya lulus saya menjadi asisten Guru Besar FE UI. Saat itu dia bertanya, “Generasi kamu ini masalahnya ribet banget ya? Coba coba cari tahu. Ya, ketemu lah 4-5 poin, kemudian 5 itu saya simpulkan dalam 5 karakter yang ada di novel. Ternyata ada yang kuliah ijazahnya guna, ada yang kuliah ijazahnya gak guna.jadi beda-beda, makany akata bukannya itu ditanda kurung.” Bukanya.

Seluruh Tim Bedah Buku dan Bincang Literasi Dinas Arsip Daerah Kota Cimahi Menerima Seri Buku Karya J.S. Khairen (Rose)
Tim Dinas Arsip Daerah Kota Cimahi Memperkenalkan Literasi Buku Populer “Kami (Bukan) Sarjana Kertas” J. S. Khairen (Rose)

Ia belajar menulis novel pada penulis senior Raditya Dika untuk membuat novel dengan tema besar dengan unsur komedi. Dari karya tersebut, J.S. Kairen menciptakan sequel Kami (Bukan) Jongos Berdasi, Kami (Bukan) Generasi Bac*t, dan Kami (Bukan) Fakir Asmara.

Penulis kawakan tersebut menceritakan proses kreatif menciptakan 15 karyanya kini tidak jauh dari keresahan yang ia rasakan. Keresahan yang ia rasakan tidak hanya menjadi karya, namun dapat dibaca khalayak umum.

“Dan memang 4 sequel ini membawa permasalahan, misalkan kalau (Bukan) Sarjana Kertas menjelaskan pendidikan, orangtuay ang punya ekspektasi ke anaknya nanti, gajinya tinggi IPK tinggi tapi di rumah aja negosiasi gak boleh. Nah, itu kamu bukan sarjana kertas. Nah lanjut lagi ke dunia pekerjaan. Masih mirip-mirip, tapi sekarang datangnya dari peer pressure,dari kantor, dari gaji yang ternyata tanggal 7 sudah habis. Lanjut sampai Kami (Bukan) Generasi Bac*t, sampai Kami (Bukan) Fakir Asmara. ” terangnya.

Isi bukunya yang menarik mengenai konflik pekerjaan, asmara, sekolah, sandwich generation, konflik dengan orang tua, konflik kampus dengan 144 SKS yang tidak berhubungan dengan realita. Ia menghadirkan tulisan bergenre komedi agar mudah dibaca khalayak umum. Sequel ini akan naik ke layar lebar oleh studio Visinema segera.

Yayuk dari Komunitas Guru Kota Cimahi DIberi Kesempatan Bertanya dan Berdiskusi Mengenai Literasi pada Bedah Buku Populer “Kami (Bukan) Sarjana Kertas” J. S. Khairen (Bidang IKPS Diskominfo Kota Cimahi)

Diskusi denga penulis muda ini terbilang menarik karena ia memberikan support penuh pada anti-pembajakan buku dan usaha perkuatan literasi masyarakat Indonesia. Baginya literasi Indonesia tidak separah yang terdata.

“Minat baca Indonesia gak pernah rendah. Itu sama kayak bilang orang Indonesia males jalan, enggak. Coba Tanya orang Gramedia di sini, pembaca Indonesia itu ngebut (naik). Mereka bukan males baca, aksesnya tidak ada. Makanya bagus jika kita membuat acara seperti ini, ini kan diberi akses (pada literasi). Terus perpustakaannya bisa direnovasi. Atau gak usah perpustakaan deh, semua sekolah di Kota Cimahi semua siswanya diberi dana membeli dua buku per tahun. Itu bisa jadi modal, apalagi bukunya tidak boleh buku pelajaran.” Tegasnya memberi solusi praktis.

Penulis muda ini juga tak lupa memberikan beberapa tips bagi mereka yang ingin menulis dan menjadi penulis terkenal dengan buku best seller. Ia mengutamakan penulis selalu rajin membaca.

“Ada 10 tips, satu sampai 9 penulis (bisa) rajin baca. Sepuluh (penulis) harus rajin riset. Gak ada cara lain. Saya sudah belajar 11 tahun dengan penulis terkenal, bang Ferry Bang Radit, Dee Lestari. Buku satu sampai 6 saya gak ada yang best seller, novel ke 7 setelahnya baru best seller. Ternyata gak ada cara lain, itu doing, rajin baca.” Pungkas J.S. Kairen pada peserta menutup acara.

Pelaksanaan Bedah dan bincang buku berlangsung interaktif dan menarik. Ke depannya acara seperti ini diharapkan akan lebih sering digelar untuk peningkatkan literasi masyarakat. Seluruh peserta yang hadir mandapatkan tandatangan penulis gratis langsung di akhir acara. (Bidang IKPS Diskominfo Kota Cimahi / Rose)

***

Judul: Semarak Literasi Story Telling dan Bedah Buku “Kami (Bukan) Sarjana Kertas” J. S. Khairen Meriahkan HUT Kota Cimahi

Reporter: Rose Mariadewi

Editor: Rose M.

Sumber: Press  Rilis Bidang IKPS Diskominfo Kota Cimahi / Liputan Langsung

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button