Berita (News)PendidikanPerguruan TinggiPratama Media News

Universitas Widyatama Lanjutkan Kerja Sama Pelestarain Desa Wisata Karyawangi di Kabupaten Bandung Barat

Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Widayatama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Karyawangi, Sukawana, Kecamatan Parongpong.

PRATAMA MEDIA NEWS (PMN), Kabupaten Bandung Barat, Minggu (22/09/2024) – Universitas Widyatama (UTama)  kembali melanjukan kerja sama Pelestarian Desa Wisata Karyawangi dengan Konsolidasi Pengembangan Desa Wisata di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

Konsolidasi Desa Wisata diisi dengan kegiatan Lokakarya Membangun Desa Wisata dan Javan Hawk Eagle Trail Edu Photo Camp 2024. Bentuk Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Widayatama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Karyawangi, Sukawana, Kecamatan Parongpong.

Kantor Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat
Kantor Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat – (Sumber: RMD/PMN)

Setelah melakukan pelatihan videografi Desa Wisata, UTama beserta Universitas Pasundan, Javan Hawk Eagle Trail, Track-11 Sukawana, dan Yayasan Puter Indonesia bersama-sama mengembangkan potensi Desa Wisata melalui  lokakarya pemuda dan pengurus Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong.

Desa Karyawangi
Foto bersama para peserta lokakarya membangun desa di Desa Karyawangi pada Sabtu, 21 September 2024 – (Sumber: RMD/PMN)
Desa Karyawangi
Narasumber lokakarya membangun desa wisata sdang menyampaikan materinya – (Sumber: RMD/PMN)

Kegiatan ini bekerja sama langsung dengan Desa Karyawangi, Universitas Widyatama, Mahasiswa Universitas Pasundan, Javan Hawk Eagle Trail, Trail-11 Sukawana, Yayasan Puter Indonesia, Action on Poverty, US Forest Service, Karang Taruna Desa Karyawangi, dan Pokdarwis yang sudah terbentuk sebelumnya.

Kegiatan diskusi dan fotografi ini dihadiri sebanyak 20 lebih peserta dan digelar selama dua hari, mulai Sabtu (21/09/2024) sampai dengan Minggu (22/09/2024) di Balai Desa Karyawangi dan Perkemahan Sukawana Track-11.

Perkemahan Sukawana Track-11
Foto bersama para peserta kegiatan diskusi dan fotografi yang berlangsung di Perkemahan Sukawana Track-11 – (Sumber: RMD/PMN)

Lokakarya Membangun Desa Karyawangi terselenggara pada Sabtu (21/09/2024) pagi sampai petang. Narasumber diskusi Eruswandi, Fasilitator Perkembangan dan Pertanian Desa Wisata dari Yayasan Pendidikan hadir untuk mengisi acara ini. Tak lupa, Kepala Desa (Kades) Karyawangi serta dosen pendamping Pokdarwis, Asep Deni Iskandar, M. Sn. atau Ade juga mengisi pertemuan penting ini. Kelompok Dosen dan Mahasiswa Program Studi Fotografi juga hadir dan mengisi diskusi interaktif tersebut.

Ade dan Eruswandi memaparkan segenap perangkat desa memerlukan beberapa perencanaan untuk pengembangan Desa Wisata Karyawangi ke depannya. Ini digencarkan sebagai bentuk kerja sama RW, Kades, dan Pokdarwis dalam menyambut program Wisata Desa tahun 2025 dan pemusatan kembali permasalahan/solusi dalam pengelolaan Desa Wisata setahun ke belakang.

“Alhamdulillah pada kesempatan kali ini, mungkin (kita) merencanakan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan. Kita juga akan mengerjakan kerjasama dengan berbagai pihak. Jangan sampai kita kalah dengan investor (yang lebih berada) di kawasan sekitar sini. Sudah saya buat kerja sama dengan PTPN VIII tentang pembukaan lahan wisata. Yang penting kita juga bergerak dengan disediakannya lahan untuk diurus Desa Karyawangi. Kita dapat permintaan warga juga untuk majukan wilayah track-11 ke arah Sukawana. Ini menjadi potensi kita untuk berkembang,” ungkap Kades Desa Karyawangi.

Permintaan dari Kepala Desa Karyawangi dilanjutkan Ade dari UTama sekaligus Yayasan Puter. Potensi Pengembangan wilayah Desa Karyawangi secara keseluruhan ke depannya bisa dikelola Pokdarwis atau masyarakat sekitar secara mandiri. Pasalnya, ini sudah terancam dengan berbagai perusahaan swata yang membelii tanah di sekitar Desa Karyawangi atau wilayah Kecamatan Parongpong.

“Kalau kami lihat, masyarakat di sini dapat memasarkan, bagaimana tempat-tempat wisata yang ada di sini. Potensi alamnya masyakarat sini bisa dikelola dari masyarakatnya sendiri. Jangan sampai wisata daerah sendiri bergantung pada siapa yang punya duit. Harapan dari pengurus desa dan Pak Kades tepatnya ke depannya semoga bisa terwujud. Ini menjadi titik pengawalan promosi Desa Wisata Karyawangi,” ungkap Ade sebagai perwakilan Yayasan Puter Indonesia.

Kajian Analisa SWOT dalam Pengembangan Wisata Desa

Eruswandi atau biasa disapa Kang Rus mengajak seluruh peserta dari berbagai kalangan terebut untuk menjabarkan secara detail permasalahan desa dan kelebihan wisata yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir. Desa Karyawangi dalam Kecamatan Parongpong merupakan desa dengan kepadatan rendah dan tanah yang subur, diapit oleh beberapa wilayah wisata seperti Lembang Zoo, Dusun Bambu, dan Wisata Villa lainnya, wilayah ini berpotensi berkembang sama dengan wilayah di sekitar Lembang.

“Ini menarik, Desa itu kadang tidak bisa dibaca potensinya dengan orang di desa tersebut. Kayak temen-temen saja karena sudah terbiasa, ya akhirnya menganggapnya biasa. Tapi akhirnya, kenapa orang luar yang bisa melihat potensi yang ada di desa sehingga banyak investor dan orang-orang yang membaca potensi tersebut,” ungkap Kang Rus.

Analisa SWOT
Seorang narasumber sedang menjelaskan analisa SWOT kepada para peserta pelatihan – (Sumber: RMD/PMN)

Kang Rus memberikan insight dari berbagai  sudut mengenai pembangunan Desa Wisata tergantung unsur kelebihan dan kekurangan potensi daerah. Peserta yang hadir dibagi menjadi empat kelompok untuk membuat analisa SWOT atau kekuatan (Strong), kekurangan (Weakness), peluang (Opportunity),  ancaman (Threat) dari berbagai aspek wisata desa yang ada.

Hasil Analisa SWOT ini mendapati potensi Desa Karyawangi dari hewan ternak sapi, kambing, dan kelinci bisa menjadi potensi pariwisata yang besar. Selain penghasil bunga dan kayu, Desa Karyawangi  ternyata memiliki potensi besar dalam menghasilkan kesenian dan sumber air jernih dari mata air sekitar. Sayangnya, peserta Lokakarya masih mendapati sumber daya alam dan budaya ini kalah dengan kemampuan sumber daya manusianya.

Hal di atas diselesaikan dengan materi dan diskusi selanjutnya yaitu merancang harapan/cita-cita Desa Wisata yang ideal dari seluruh elemen desa yang hadir. Beberapa yang diinginkan penduduk sekitar umumnya adalah peningkatan fasilitas umum, seperti jalan, penerangan dan falisitas umum lainnya,  serta tanda atau plang jalan di sekitar objek wisata.

Materi SWOT ditutup dengan pembuatan paket wisata sesuai dengan potesi wilayah yang sudah dan akan dilaksanakan seperti festival seni budaya serta pengembangan kemping dengan fasilitas lengkap plus souvenir. Materi ini dilanjukan di jalur track-11 Sukawana dengan materi Javan Hawk Eagle Trail Edu Photo Camp 2024 dengan pengajar UNPAS.

Sejumlah 20 peserta pelatihan diberikan waktu bebas untuk melihat kembali potensi wilayahnya terutama di Sukawana. Minggu (22/09) Peserta Lokakarya diberikan materi Fotografi Objek Wisata dengan Gadget Smartphone  (HP) oleh Dosen Universitas Pasundan, Rahmadi, S.Sn., M.Sn, Harry Reynaldi, S.Sn., M.Pd. dan Regina Octavia Ronald, S.Sn., M.Si. Hasil dari pelatihan langsung pada Minggu pagi diharapkan akan meningkatkan kemampuan branding, terutama untuk Karang Taruna Desa Karyawangi.

“Menarik ya, harusnya sih setiap desa ada diskusi model seperti ini karena memang desa wisata itu dimandatkan oleh pemerintah lewat payung hukum Bumdes atau Pokdarwis. Nah, diskusi-diskusi ini harus lebih intens supaya satu dapat perencanaan yang lebih matang dari stakeholder masyarakat, termasuk dengan desa itu sendiri,” ujar penggiat pertanian tersebut.

Bagi Kang Rus, perencanaan program seperti ini dapat meningkatkan RKPDes, entah dijalankan atau tidak. Kegunaan pertemuan seperti ini dapat menjadi awal perencanaan untuk mengisi hal tersebut. Ia mengapresiasi hadil diksusi menarik dari peserta yang berupa remaja, bapak, dan ibu pengurus Desa Karyawangi.

“Lebih intens saja diskusi-diskusi ke depannya. Kita ternyata kadang butuh orang luar untuk menstimulasi kreatifitas masyarakat. Orang lokal kadang tidak ngeh (paham) bahwa ada potensi, tapi ketika ada orang luar yang melihat potensi, mereka juga akhirnya paham. Itu yang didapat dari hasil diksusi tadi,” tutup Kang Rus kepada Jurnalis Pratama Media News. (RMD/PMN).

Judul: Universitas Widyatama Lanjutkan Kerja Sama Pelestarain Desa Wisata Karyawangi di Kabupaten Bandung Barat
Jurnalis: Rose Mariadewi
Editor: JHK

Artikel Berkaitan

One Comment

  1. Saya digital marketing telah browsing online lebih dari 2 jam hari ini, tetapi saya tidak pernah menemukan artikel menarik seperti milikmu.
    Ini cukup berharga bagi saya. Menurut saya, jika semua pengelola situs dan blogger membuat konten bagus seperti yang
    kamu lakukan, web akan lebih banyak bermanfaat daripada
    sebelumnya.|
    Saya digital marketing tidak mampu menahan diri untuk berkomentar.
    Luar biasa tulisan ini!|
    Saya digital marketing akan segera mengambil rss kamu karena saya tidak dapat menemukan link atau layanan e-newsletter langganan email kamu.
    Apakah kamu memiliki? Tolong izinkan saya agar saya bisa berlangganan. Terima kasih.|
    Ini waktu yang tepat untuk membuat beberapa rencana untuk masa depan dan waktunya untuk bahagia.
    Saya digital marketing sudah membaca postingan ini dan jika boleh, saya ingin menyarankan kamu beberapa tips.
    Barangkali kamu bisa menulis artikel berikutnya yang merujuk
    ke artikel ini. Saya digital marketing berharap untuk membaca lebih banyak tentang ini!|
    Ini adalah untuk membuat beberapa rencana untuk masa depan dan waktunya untuk bahagia.
    Aku sudah membaca postingan ini dan jika saya bisa, saya ingin merekomendasikan kamu beberapa tips.
    Mungkin kamu bisa menulis artikel selanjutnya yang berkaitan dengan artikel ini.
    Saya digital marketing ingin membaca lebih banyak tentang itu!|
    Saya digital marketing telah browsing online lebih dari tiga jam sekarang, tetapi
    saya belum pernah menemukan artikel menakjubkan seperti ini.
    Ini adalah cukup bernilai bagi saya. Secara
    pribadi, jika semua pemilik web dan blogger membuat konten yang berkualitas seperti
    yang kamu buat, internet akan menjadi lebih bermanfaat daripada sebelumnya.|
    Ahaa, percakapan yang menyenangkan tentang penulisan ini di situs web ini, saya telah membaca semuanya, jadi saat ini saya juga berkomentar di sini.|
    Saya digital marketing yakin postingan ini telah menyentuh semua pengguna internet, ini benar-benar menyenangkan untuk membangun blog
    baru.|
    Wow, penulisan ini bagus, adik sedang mempelajari hal seperti ini,
    sehingga saya akan menginformasikannya.|
    Disimpan sebagai favorit, saya benar-benar menyukai
    situsmu!|
    Keren sekali! Beberapa poin yang sangat valid! Saya digital marketing menghargai kamu menuliskan artikel ini dan situs ini juga sangat bagus.|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button