
INTI Jawa Barat Bidang Ekonomi Ajak Masyarakat Belajar Investasi Emas Bersama Ahlinya di PT Emas Karya Abadi
PRATAMA MEDIA NEWS, Bandung, 30 Juli 2026 – Bidang Ekonomi Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Jawa Barat menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Ngobrol Siang Bareng Ahli Emas” sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui investasi emas. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Jade Lt. 2, PT Hartadinata Abadi Tbk, Jalan Kopo Sayati No. 165, Bandung, Kamis (30/7).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bidang Ekonomi INTI Jawa Barat bekerja sama dengan PT Emas Karya Abadi (EKA), anak perusahaan dari PT Hartadinata Abadi Tbk. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan edukasi finansial yang praktis dan relevan bagi masyarakat, khususnya dalam memahami investasi emas sebagai salah satu instrumen penyimpanan aset jangka panjang.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk belajar langsung dari Ferry Purnama, Direktur PT Emas Karya Abadi, mengenai berbagai aspek penting dalam investasi emas. Materi yang disampaikan meliputi cara memilih emas berkualitas, faktor yang memengaruhi perbedaan harga emas, strategi memperoleh emas berkualitas dengan harga yang lebih efisien, perbedaan antara emas batangan dan perhiasan, hingga pemanfaatan emas sebagai instrumen pengelolaan keuangan jangka panjang.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai hal-hal penting yang perlu diperhatikan sebelum membeli emas agar dapat berinvestasi dengan lebih aman dan tepat sasaran. Masyarakat diimbau untuk memastikan produk emas yang dimiliki telah dilengkapi dengan perlindungan BullionProtect®, serta memilih emas batangan sebagai salah satu pilihan penyimpanan aset untuk jangka panjang. Peserta juga mendapat edukasi bahwa mengumpulkan emas tidak harus dimulai dari nominal besar, melainkan dapat dilakukan secara bertahap, bahkan mulai dari pecahan 0,1 gram.

Menurut Ibu Selfana, Ketua Bidang Ekonomi INTI Jawa Barat, meski sama-sama 24 karat, kualitas emas dapat berbeda. Oleh karena itu, penting untuk memastikan emas memiliki BullionProtect® dan sertifikat LBMA (kemurnian 99,99%), terutama untuk pembelian gramasi kecil. Untuk transaksi yang lebih praktis, emas digital dapat menjadi pilihan, sedangkan untuk tujuan jangka panjang disarankan menyimpan emas batangan atau koin.
Ia juga menekankan bahwa untuk memperoleh manfaat investasi yang lebih optimal, masyarakat perlu membandingkan harga, memahami program keanggotaan (membership), serta memilih penyedia emas yang menawarkan selisih harga jual dan harga beli (spread) yang kompetitif. Spread yang rendah akan membantu meningkatkan efisiensi investasi dalam jangka panjang.
“Kunci dalam mengumpulkan emas adalah konsistensi. Emas dapat dikumpulkan sedikit demi sedikit menggunakan uang dingin, yaitu dana yang tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan mendesak. Dengan perencanaan yang baik, emas dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang dari dampak inflasi dan penurunan daya beli rupiah,” ujar Selfana.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bidang Ekonomi INTI Jawa Barat dalam menghadirkan edukasi finansial yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan pelaku industri, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga wawasan langsung dari praktisi yang berpengalaman di bidang perdagangan dan investasi emas.

Antusiasme peserta diharapkan dapat mendorong meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan dan investasi yang bijak. Dengan jumlah peserta yang terbatas, kegiatan ini menjadi kesempatan eksklusif bagi masyarakat untuk berdiskusi dan menggali informasi secara langsung dari narasumber.
Melalui kegiatan “Ngobrol Siang Bareng Ahli Emas”, Bidang Ekonomi INTI Jawa Barat berharap masyarakat semakin memahami cara memilih, membeli, menyimpan, dan mengelola emas secara bijak. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen INTI Jawa Barat dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar tidak sekadar mengikuti tren, tetapi mampu mengambil keputusan berdasarkan pengetahuan, kebutuhan, dan kemampuan finansial masing-masing.
Dengan meningkatnya literasi mengenai investasi emas, masyarakat diharapkan mampu membangun kebiasaan menyimpan aset secara bertahap, terencana, dan berorientasi jangka panjang, sehingga memiliki ketahanan finansial yang lebih baik di tengah dinamika ekonomi.
*****
Judul: INTI Jawa Barat Ajak Masyarakat Belajar Investasi Emas Bersama Ahlinya di PT Emas Karya Abadi
Sumber: INTI Jawa Barat Bidang Ekonomi
Admin web: Yahya Syaukani










