Silaturahmi Para Pegiat Aksara Buhun se Jawa Barat
Mang Ujang Laip, “Ke depannya diharapkan jadi agenda rutin sesuai dengan jargon para pegiat aksara yaitu ‘Ku Aksara Jadi Baraya’.”
Pratama Media News, Kabupaten Bandung Barat, 25 Januari 2023 – Para pegiat aksara buhun, terutama aksara Sunda se Jawa Barat berhasil menggelar acara silaturahmi bertajuk “Matri Simpay Pamitran” di area wisata Kampung Bamboo, Jalan Padasuka Atas, Kecamatan Cimenyan, Kota Bandung. Acara berlangsung selama dua hari yaitu pada 21-22 Januari 2023.
Para pegiat aksara buhun yang berasal dari berbagai komunitas turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Kota Bogor, Kabupaten Karawang, Kota Bekasi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sumedang, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.
Saat ditemui awak media Pratama Media News di Kota Cimahi pada Selasa (24/01/2023) kemarin, Yudhistira Purana Shakyakirty atau lebih akrab disapa Mang Ujang Laip menjelaskan bahwa diadakannya acara tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi antar pegiat aksara buhun. Dia berharap ke depannya aksara buhun bisa tersosialisasi ke masyarakat secara lebih luas.

“Tujuan pertemuan ini adalah menjalin bersilaturahmi dan memperkuat komunikasi antar sesama pegiat aksara buhun se Jawa Barat agar nantinya lebih memasyarakat,” ungkap Mang Ujang yang bertindak sebagai inisiator acara silaturahmi tersebut.
Pupuhu atau Ketua Gentra Pamitran ini selanjutnya menambahkan bahwa sampai saat ini cara untuk memperkenalkan aksara buhun sudah banyak mengalami perkembangan. Aksara buhun tidak hanya diajarkan ke anggota komunitas pegiat aksara atau ke sekolah-sekolah, tetapi juga melalui karya seni yaitu berupa lukisan kaligrafi dan desain grafis untuk diterapkan di kaos yang sangat menarik minat kalangan anak muda.
“Selain itu, untuk generasi milenial dibuatkan pula digitalisasi aksara dengan font-font aksara buhun yang bisa diakses masyarakat dengan lebih mudah,” ujar Mang Ujang Laip dengan ramah.
Menurut Ketua Gentra Pamitran tersebut, acara berjalan lancar dan khidmat. Peserta berdiskusi dan berbaur akrab di area wisata Kampung Bamboo yang asri dan bernuansa alam. Mereka bersilaturahmi sambil menyantap singkong goreng dan kacang rebus, serta segelas kopi hangat.


“Ini merupakan acara silaturahmi perdana bagi kami, para pegiat aksara buhun se Jawa Barat. Ke depannya diharapkan jadi agenda rutin sesuai dengan jargon para pegiat aksara yaitu ‘Ku Aksara Jadi Baraya’,” pungkas Mang Ujang Laip.
Sementara itu di tempat terpisah, pengelola area wisata Kampung Bamboo, Yudhi Pribadi menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan para pegiat aksara buhun tersebut sangat sejalan dengan misi Kampung Bamboo sebagai wisata seni dan budaya.

“Ke depannya kami akan mengadakan berbagai event seni dan budaya, selain juga program outbound, camping ground, dan pendidikan lingkungan hidup yang saat ini sudah berjalan,” tambah Yudhi. (Sony Vespa).
***
Kontributor: Sony Vespa
Editor: JHK








