Menikmati Indahnya Ribuan Bunga Mawar di Negeri Kincir Angin
Ribuan wisatawan berkunjung ke Desa Lottum, Belanda untuk menikmat bunga mawar aneka warna dengan 230 varietasnya
Menikmati Indahnya Ribuan Bunga Mawar di Negeri Kincir Angin – Apakah Anda menyukai bunga mawar? Salah satu negara di dunia yang memiliki Taman Mawar (the Rose Garden) terindah di dunia adalah negeri Belanda. Dalam bahasa Inggris, Belanda resmi disebut sebagai Netherlands. Namun, Belanda sendiri memiliki julukan lain yaitu Holland.
Selain dikenal sebagai Negeri Kincir Angin, Belanda juga dikenal karena memiliki bunga tulip yang menjadi bunga nasional negara kerajaan tersebut. Tanaman tulip pertama kali didatangkan dari Turki pada abad ke-16 oleh seorang duta besar Kekaisaran Romawi untuk Utsmaniyah, Ogier Ghiselin de Busbecq.
Selanjutnya masyarakat Belanda membudidayakan tulip dan dijadikan sebagai tanaman hias. Mereka menanamnya berdasarkan warna dan disusun sedemikian rupa sehingga terlihat indah dan menjadi salah satu objek wisata unggulan.
Salah satu kota di Belanda yang sukses membudidayakan tulip adalah Keukenkof. Kota ini setiap tahunnya dikunjungi tidak kurang dari 800.000 wisatawan dari seluruh dunia. Mereka datang karena ingin melihat keindahan aneka bunga tulip dalam Festival Tulip yang diselenggarakan setiap tahun di sana.

Ternyata, selain tulip, bunga mawar juga menjadi daya tarik tersendiri jika Anda melancong ke Belanda. Anda bisa menyaksikan ratusan varietas bunga mawar di Taman Mawar yang berada di Desa Lottum, Provinsi Limburg bagian Utara. Desa ini berada pada ketinggian 19 meter dari permukaan laut (dpl).
Ketika tiba di Taman Mawar ini, pasti Anda akan terdecak kagum dibuatnya. Betapa tidak, sekitar 4000 bunga mawar aneka warna dengan 230 varietasnya menghiasai kawasan seluas 6000 meter persegi tersebut. Ini merupakan satu-satunya tempat di Belanda yang memiliki koleksi terlengkap dari hampir semua jenis mawar dengan sebutan Eropa “Excellence Rose” dan sebutan Jerman “ADR-Rose” ada di sini.

Tidak kurang dari 20 juta mawar semak ditanam setiap tahun di Desa Lottum dan sekitarnya. Sekitar 70% produk bunga mawar Belanda berasal dari desa ini. Bahkan, tempat ini dijadikan sebagai pusat pengetahuan tentang bunga mawar untuk konsumen, wisatawan, dan para ahli bunga. Oleh karena itu sangat pantas kalau Desa Lottum berhak disebut sebagai Desa Mawar Belanda.
Ada banyak tempat yang bisa di kunjungi saat Anda berkunjung ke Desa Lottum, seperti Rozenhof ̶ Taman Mawar, Pusat Pengetahuan Mawar, dan informasi turis; Rosarium Lottum; hidangan mawar di Taman Mawar yang indah di Maas; tiga Taman Mawar Harum yang khas; ladang mawar yang sedang mekar, dan lain-lain.

Menurut catatan sejarah, tanaman bunga mawar merah pertama kali dibudidayakan oleh masyarakat Cina sekitar 5000 tahun lalu yaitu pada masa Dinasti Han (141-87 SM). Bunga yang dikembangkan adalah mawar cina yang merupakan suatu variasi dari bunga hibiscus atau mawar liar.


Di sini, studi tentang mawar terus di kembangkan melalui Genomika ̶ cabang biologi yang mempelajari genom dari suatu organisme atau virus. Studi yang mempelajari tentang DNA dari mawar. Contohnya, bagaiman caranya supaya mawar tahan terhadap penyakit, tahan cuaca kering, dan tanpa duri. Juga mawar untuk dikomsumsi, serta untuk pengobatan.

Saat ini Universitas Wageningan yang terletak di Provinsi Gelderland, Belanda, bekerja sama dengan Desa Lottum sedang mengembangkan budidaya tanaman bunga mawar ini untuk menjawab permintaan pasar yang semakin melonjak. Sebab, dari desa inilah bunga mawar asal Belanda tersebut banyak dijual. (Citra Dewi).
***
Judul: Menikmati Indahnya Ribuan Bunga Mawar di Negeri Kincir Angin
Penulis: Citra Dewi
Editor: JHK







