BukuLiterasi

Resensi Manga Jujutsu Kaisen

Judul          : Jujustu Kaisen Volume 01-19
Jenis Buku : Komik, Manga
Komikus     : Gege Akutami

Genre         : Action, Supernatural
Tema          : School Life
Demografi  : Shounen
Penerbit     : Shueisha
Tahun Tebit: 2018
Harga         : Rp 32.000, 00

Pratama Media News (PMN), Rubrik Jepang, Minggu (25/08/2024) – Yuji Itadori merupakan seorang murid SMA yang memiliki kekuatan fisik luar biasa secara kebetulan menemukan sebuah artefak kuno terkutuk paling kuat dalam sejarah, yaitu jari Ryomen Sukuna. Akibat jari itu, membuat sekolahannya diserang oleh para roh kutukan yang mengincar kekuatan dari jari tersebut.
Di tengah kejadian ini, datanglah seorang murid dari SMA Jujutsu bernama Megumi Fushiguro untuk membersihkan para roh jahat ini tetapi mulai kewalahan. Dia juga memberitahukan bahwa jari itu menyimpan kekuatan Sang Raja Iblis Sukuna dan dapat diakses dengan memakan jari tersebut.

Panel Manga Jujutsu Kaisen (Rawkuma)

Tanpa basa – basi, Yuji pun memakan jari itu dan mulai diambil alih oleh sukuna tubuhnya. Dia pun dapat dengan mudah mengalahkan roh jahat di sekitarnya. Tetapi hal ini juga membuat megumi berwaspada mengetahui beberapa orang di masa lalu ketika makan jari itu akan kehilangan kendali, namun hal anehpun terjadi dimana yuji dengan mudah mengambil kesadarannya dengan alami tanpa mengalami kesulitan.
Ini juga terpantau oleh salah satu guru SMA jujutsu yaitu Gojo Satoru dan meminta yuji untuk pindah ke SMA jujutsu karena telah memakan kutukan tersebut, Karena jika tidak pindah akan banyak lagi hal buruk terjadi dengan orang sekitarnya. Akhirnya yuji bergabung dengan SMA jujutsu agar lebih tau lebih banyak tentang membasmi roh jahat dan mencari tahu bagaimana cara untuk tetap mengendalikan sukuna didalam badannya tersebut.
Manga ini menarik karena menghubungkan antara hantu – hantu tradisional jepang dengan dibumbui dunia saat ini yang lebih modern. Tak hanya melihatkan perkembangan tokoh utama, tapi tokoh pendampingpun juga dibikin perkembangannya membuat manga ini cukup kompleks dibaca. Manga ini sangat cocok bagi kalian yang sangat suka dengan aksi berantem epik dicampur dengan supranatural.

Ikon Gege Akutami (Jujutsu Kaisen Wiki)

Mangaka yang membuat Jujutsu Kaisen ialah Gege Akutami. Dia lahir 26 februari 1992 di perfektur iwate, jepang. Mangaka ini hingga sekarang tidak diketahui oleh hal layak umum bagaimana rupa dan gendernya karena dia sendiri meminta kepada penerbit untuk tidak dipublikasikan ke hal layak umum. Bahkan di acara Interview Mando Kobayashi #74 manga award 2020, dia berpura – pura menjadi salah satu karakter yang dia buat yaitu mechamaru. Meski kita bisa mengetahui suara dari Gege Akutami, tetapi kita belum bisa menentukan bahwa dia pria atau perempuan.
Pada beberapa artikel juga gege akutami juga membenarkan bahwa manganya ini terinspirasi dari manga BLEACH, Neon Genesis Evangelion dan Hunter x Hunter. Dia juga menyukai genre horor, buku horor favoritnya yaitu Other People’s Affairs dan The Abnormal Pleasure Murder. Kedua karya tersebut merupakan buatan dari Yumeaki Hirayama. Karena hai ini, beberapa orang menganggap bahwa karya Jujutsu Kaisen ini memiliki cerita yang gelap karena pengaruh beberapa dari inspirasi dia.
Manga ini sendiri juga banyak mendapatkan banyak penghargaan, diantaranya Tsutaya Comic Award di tahun 2019, Mandou Kobayashi Manga Grand Prix 2020 dan masuk ke nominasi di 65th Shogakukan Manga Award pada kategori Shounen. Manga ini juga pernah peringkat satu untuk “Nationwide Bookstore Employees Recommended Comics” pada webside Honya Club di 2019, masuk di urutan 31 di “Book of the year” pada tahun 2020 di majalah Da Vinci.

Mandou Kobayashi Manga Grand Prix 2020 (Twitter : @JujutsuKaisen)

Penggambaran manga Jujutsu Kaisen ini memiliki garis – garis yang tegas membuat manganya terlihat serius dan penonjolan di supranaturalnya lebih berasa. Walaupun terlihat serius, komedi pada manga ini juga cukup untuk menambuat gelak tawa para pembaca. Pada scene pertarungannya juga para pembaca dibuat seperti melihat manga ini bergerak dan tidak akan bosan dengan pertarungan yang epik. Ada salah satu scene pertarungan di manga juga yang mengambil referensi dari salah satu scene pertarungan film ternama indonesia yaitu The RAID 2 tepatnya pada petarungan Yuji melawan Choso.

Panel manga Jujutsu Kaisen (Rawkuma)
Panel Manga Jujutsu Kaisen (Rawkuma)

Setiap volume manga Jujutsu Kaisen ini ada 196 halaman termasuk covernya. Untuk manga ini sangat cocok untuk menemani kegiatan bepergian, untuk mengisi waktu santai atau hanya sekedar untuk koleksi saja. Di indonesia manga ini telah tersedia di Toko Buku Gramedia bahkan telah diterjemahkan dalam bahasa indonesia juga. jika menurut kalian mengunggu manganya dicetak itu lama, tenang kalian bisa kunjungi manga plus webside resmi dari Shueisha dan tentu sudah ada bahwa indonesianya.

 

Rak Manga Jujutsu Kaisen di Toko Buku Gramedia PVJ (Rizki)

***

Judul: Resensi Manga Jujutsu Kaisen
Penulis: Rizki Pangestu
Editor: RMD

Sekilas tentang penulis

Seorang pria penyuka pempek bernama lengkap Rizki Pangestu ini berasal dari Kota Palembang, Sumatera Selatan. Saat ini rizki sedang menempuh studi semester 5 jurusan bahasa jepang di STBA Yapari – ABA Bandung yang beralamat di Jalan Cihampelas No 194, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.

“Saya seorang yang menyukai hal baru dan mencari informasi merupakan han menarik. Suatu kebanggaan jika karya saya dapat tersampaikan ke masyarakat luas dan berguna bagi mereka”, ujarnya kepada redaksi Pratama Media News.
Pria kelahiran Jambi, 23 Mei 1999 ini memiliki keinginan karya yang ia buat ini berguna bagi masyarakat banyak yang ingin mengetahui apa saja yang berkaitan dengan Jepang. Rizki berharap dari karya ini merupakan salah satu pijakan bagi dia untuk lebih mengenal lagi banyak orang baru dihidupnya.

Anak pertama dari empat bersaudara ini memiliki cita – cita ingin membuka usaha dalam hal pendidikan. Ia sangat senang membaca komik, terutama manga jepang. Karena hal kesukaannya itu, ia bermimpi membuat sebuah komik yang di mana dapat bikin gelak tawa dan banyak berisi keilmuan di dalam komik itu.
“ Berbagi kebahagian itu gratis, gak akan kehilangan apapun. malahan kebahagian kita akan bertambah ketika melihat orang lain bahagia”, pungkasnya berifilosofi.

***

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button