FeaturesPratama Media News

Pramudita Iskandar Muda, Sosok Mahasiswa Widyatama yang Berprestasi

Salah satu prestasi Pramudita adalah juara tiga desain poster Bahasa Jepang.

Pramudita Iskandar Muda, Sosok Mahasiswa Widyatama yang Berprestasi – Saat Sekolah Menengah Atas (SMA) kita sering kali mendengar ucapan banyak orang yang mengatakan bahwa prestasi seorang mahasiswa dapat diukur melalui jurusan yang dipilihnya. Kata orang-orang, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah jurusan paling pintar.

Pemikiran itu sering membuat anak-anak SMA yang mengambil jurusan IPS dan Bahasa merasa bahwa prestasi yang dapat mereka raih sangat terbatas karena ada anggapan bahwa “anak-anak IPA juga bisa”. Namun, seorang pemuda yang saat ini merupakan mahasiswa Universitas Widyatama sudah berhasil membalikkan statement tersebut dan membuktikan bahwa semua orang bisa berprestasi.

Pramudita Iskandar Muda, pemuda yang akrab disapa Pram ini merupakan salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Bahasa Jepang, Universitas Widyatama. Ia lahir di Bandung pada 11 September 2002 dan merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Ketika menginjak kelas 2 Sekolah Dasar (SD), ia berpindah dan melanjutkan pendidikannya di SD Negeri Cijaya, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.

Universitas Widyatama
Kampus Universitas Widyatama Bandung, tempat Pramudita menuntut ilmu (Sumber: widyatama.ac.id)

Pramudita merupakan seorang mahasiswa yang aktif mengikuti berbagai kegiatan di Universitas Widyatama. Tentu saja hal itu tidak semata-mata terjadi begitu saja. Saat menginjak bangku SMA, Pramudita merupakan seorang siswa yang aktif dan berprestasi.

Mahasiswa Prodi Bahasa Jepang Universitas Widyatama ini sempat menempuh pendidikan menengahnya di SMAN 1 Cibatu, pada jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Uniknya, meskipun Pram jurusan IPS, tetapi ia bisa menciptakan sebuah robot – sebuah pekerjaan yang umumnya dilakukan oleh anak-anak IPA.

Pramudita
Pramudita Iskandar Muda (sumber: Facebook.com)

Saat SMA, Pramudita merupakan seorang Wakil Ketua Ekstrakurikuler Robotik dan pernah mengikuti lomba robotik dalam event “Mechatronics Competition” pada 2019. Saat itu, ia merupakan satu-satunya peserta dari jurusan IPS yang berprestasi dalam pembuatan robot di SMA-nya.

Selain itu, ternyata Pramudita juga merupakan seorang Wakil Ketua Ekstrakulikuler Badminton di sekolahnya. Ia dan sahabatnya berhasil meraih prestasi sebagai juara 2 ganda campuran (badminton) pada 2019.

Pramudita memang dikenal sebagai siswa yang kreatif dan sarat prestasi. Ia juga memiliki hobi menggambar atau membuat sketsa karakter anime. Bahkan, ia telah mengikuti beragam perlombaan yang menunjukkan kreativitasnya dalam seni seperti, lomba melukis tong sampah, lomba mendesain poster tingkat Kabupaten, lomba shuuji (kaligrafi Jepang), dan komik strip. Ia pun berhasil menyabet juara 3 desain poster  Bahasa Jepang.

Anime Jepang
Ilustrasi: Anime Jepang, salah satu yang menjadi objek menggambar Pramudita (Sumber: kotaku.com)

Prestasi Pram tidak hanya sampai di sana. Selain merupakan siswa yang unggul di bidang non-akademik, Pramudita juga merupakan salah satu siswa yang juga unggul di bidang akademik. Hal itu dapat dibuktikan dengan pengalamannya dalam mengikuti Olimpiade Sains dan selalu mendapatkan peringkat 10 besar sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta masuk peringkat  3 besar di SMA.

Mungkin kalian bertanya-tanya, “Dengan begitu banyaknya prestasi yang ia raih, mengapa Pram memilih kuliah di jurusan Bahasa Jepang?” Pramudita mengatakan bahwa hal yang membuat ia memilih jurusan Bahasa Jepang adalah keyakinannya atas apa yang pernah dikatakan ayahnya bahwa ia harus yakin kalau mempelajari bahasa asing itu akan sangat berguna untuk masa depan.

***

Judul: Pramudita Iskandar Muda, Sosok Mahasiswa Widyatama yang Berprestasi
Penulis: Nabiilah Budiyani Pertiwi
Editor: JHK

Sekilas Tentang Penulis:

Nabiilah Budiyani Pertiwi
Nabiilah Budiyani Pertiwi, penulis (Sumber: Pratama Media News)

Nabiilah Budiyani Pertiwi adalah seorang gadis kelahiran Bandung, 11 April 2003. Ia sudah lama tinggal di Kabupaten Sumedang dan kini sedang menempuh pendidikan Diploma 3 (D3) di Prodi Bahasa Jepang, Universitas Widyatama, Bandung.

Lahir di keluarga yang lekat dengan Budaya Sunda, membuatnya menyukai bahasa dan budaya Sunda sejak duduk di bangku sekolah dasar. Kakeknya yang merupakan seorang guru matematika pernah menceritakan padanya bahwa ada bahasa asing  yang dipelajarinya saat beliau masih pelajar yang sama uniknya dengan bahasa Sunda, yaitu Bahasa jepang.

Menginjak usia remaja, hobi Nabiilah yang gemar menonton drama dari beberapa negara seperti Jepang, Korea, dan Cina, menuntunnya untuk mempelajari bahasa Jepang lebih dalam. Selain menontonton drama, gadis yang akrab disapa Biila ini memiki beberapa hobi lain seperti, melukis, menari, dan mempelajari berbagai alat musik seperti keyboard dan gitar yang masih ia tekuni hingga saat ini.

Karena memiliki banyak hobi dan rasa penasaran yang tinggi, Biila sangat berterima kasih kepada kedua orang tuanya dan mendiang kakeknya yang selalu mendukung apa pun jalan yang ia pilih.

***

Catatan:

Tulisan ini merupakan hasil praktik mahasiswa magang yang mengikuti program pelatihan menulis Creative Writing yang diselenggarakan oleh Fakultas Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Widyatama Bandung  bekerja sama dengan media online Pratama Media News.

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button