Berita (News)KepolisianKesehatanPemerintahanPratama Media News

Kapolres Labuanbatu Peduli Anak-Anak Pengidap Stunting

Dalam kunjungan tersebut Kapolres Labuanbatu AKBP James H. Hutajulu, S.I.K., S.H., M.H., M.I.K., memberikan tali asih kepada anak-anak penderita stunting

Pratama Media News,  Rantau Prapat, Kabupaten Labuanbatu, Sumatera Utara, Minggu (06/08/2023) – Kapolres Labuanbatu, Sumatera Utara, AKBP James H. Hutajulu, S.I.K., S.H., M.H., M.I.K., beserta jajarannya peduli terhadap anak-anak pengidap stunting. Kepedulian sosial tersebut diwujudkan dengan menyambangi langsung kediaman anak-anak tersebut di Jalan Martinus Lubis, Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu pada Sabtu (05/08/2023) kemarin.

Kehadiran James dan jajarannya ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan pencerahan kepada keluarga anak-anak penderita stunting tentang pentingnya perhatian terhadap gizi anak. Mereka juga sekalian ikut mengecek kondisi kesehatan ana-anak tersebut dan keluarganya.

Stunting adalah masalah gizi kronis yang terjadi karena kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan anak. Hal ini juga yang menjadi salah satu penyebab terhambatnya pertumbuhan anak-anak, misalnya tinggi badan mereka lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya.

Polres Labuanbatu
Beberapa personel Polres Labuanbatu dan petugas kesehatan sedang memeriksa salah seorang anak penderita stunting pada Sabtu, 05 Agustus 2023 – (Sumber: Humas Polres Labuanbatu)

Sebagian besar masyarakat ada yang menganggap kondisi tubuh pendek merupakan faktor genetika dan tidak terkait dengan masalah kesehatan. Namun, faktanya faktor genetika tersebut memiliki pengaruh kecil terhadap kondisi kesehatan seseorang dibandingkan dengan faktor lingkungan dan pelayanan kesehatan.

Umumnya stunting mulai terjadi ketika anak-anak masih dalam kandungan ibunya dan terlihat sangat jelas ketika usia mereka memasuki dua tahun. Beberapa gejala umum yang bisa kita kenali terhadap anak-anak penderita stunting di antaranya adalah wajah mereka tampak lebih muda dari anak seusianya, pertumbuhan tubuh dan giginya terlambat, memiliki kemampuan fokus dan memori belajar yang buruk.

Gejala lainnya adalah pubertas anak lambat, saat menginjak usia 8-10 tahun biasanya anak-anak penderita stunting cenderung lebih pendiam dan tidak banyak melakukan kontak mata dengan orang sekitarnya, dan berat badan lebih ringan untuk anak seusianya.

Dalam kunjungan Kapolres Labuanbatu tersebut diikuti beberapa anggota Polres Labuhanbatu, seperti Kasat Samapta AKP Amdi Karna, S.H., M.H., Kasidokkes IPDA dr. Yessy Simbolon, Kanit Tipikor IPTU Eko Sanjaya, S.H., dan Paur Sidokkes Penata Suprapti. Mereka bersama pegawai Puskesmas Kota Rantau Prapat dengan penuh semangat melakukan pengecekan kesehatan, termasuk pengukuran berat dan tinggi badan anak-anak yang mengalami stunting.

Baca juga: Lapas Kelas 1 Medan Sosialisasikan Bahaya Kanker dan Tumor terhadap Petugas dan Warga Binaan.

Salah satu anak yang menjadi fokus kunjungan adalah Ariansyah Dalimunthe, seorang bocah laki-laki berusia 10 bulan dengan berat badan 5.9 kg dan tinggi badan 6.5 cm. Anak lain yang dikunjungi adalah Hanifah Fatin, seorang perempuan berusia tiga tahun dengan berat badan 9.4 kg dan tinggi badan 8.2 cm.

Para petugas kesehatan dibantu anggota Polres Labuanbatu dengan penuh perhatian melakukan pengecekan kesehatan dan memberikan pencerahan kepada orang tua mereka tentang pentingnya gizi yang cukup bagi pertumbuhan anak.

Selama kunjungan, Polres Labuhanbatu juga menyediakan tali asih sebagai bentuk dukungan dan semangat untuk anak-anak yang mengalami stunting. Pada kesempatan tersebut Kapolres Labuhanbatu menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya perhatian terhadap tumbuh kembang anak-anak.

Semangat kepedulian Polres Labuhanbatu dalam membantu anak-anak pengidap stunting ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat agar turut peduli dan turut berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Indonesia. (MH/PMN)

***

Judul:  Kapolres Labuanbatu Peduli Anak-Anak Pengidap Stunting
Kontributor: Mukhtar Habib
Editor: JHK

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button