Berita (News)KepolisiankriminalPratama Media News

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Diduga Bawa Dua Unit Bom

Dalam kejadian tersebut terdapat korban, dua orang meninggal dunia dan sembilan orang terluka akibat serpihan ledakan

Pratama Media News, Kota Bandung – Jawa Barat, Kamis (08/12/2022) – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar) Irjen Suntana Rabu (07/12/2022) kemarin mengatakan bahwa pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Jalan Astanaanyar No. 340, Kota Bandung, diduga membawa dua unit bom ke lokasi. Sebuah bom yang meledak diduga melekat di tubuh pelaku, sedangkan sebuah bom lainnya berhasil ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian dalam kondisi belum meledak.

“Tadi ada satu yang diledakkan pelaku dan ada satu yang kita ledakan,” ujar Kapolda Jabar tersebut seperti dilansir Antara, Rabu (7/12/2022).

Suntana menambahkan, sebuah bom yang belum meledak tersebut kemudian diledakkan di tempat yang aman oleh anggota Gegana Brimob sekitar pukul 10.45 WIB. Terdengar dentuman cukup keras saat bom tersebut diledakkan sehingga membuat sebagian masyarakat yang berada tak jauh dari lokasi kejadian terkejut.

Anggota Brimob berjaga di kawasan Astanaanyar, Kota Bandung
Anggota Brimob berjaga di kawasan Astanaanyar, Kota Bandung, pada Rabu (07/12/2022) kemarin pasca terjadinya bom bunuh diri di Kantor Polsek Astanaanyar, Kota Bandung – (Sumber: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Proyektil dari ledakan bom itu menurut Suntana diduga berupa paku tembok hingga paku payung. Menurutnya, polisi pun masih mengidentifikasi jenis bahan peledak yang digunakan pelaku bom bunuh diri.

Dalam kejadian yang cukup menggemparkan warga Kota Bandung tersebut tercatat dua orang korban meninggal dunia, yaitu pelaku bom bunuh diri dan seorang polisi bernama Sofyan yang saat itu sedang bertugas. Korban lainnya yang menderita luka-luka berjumlah sembilan orang.

“Sembilan anggota masih dalam kategori luka-luka diakibatkan pecahan serpihan ledakan tersebut,” ungkap Suntana.

Pelaku Terafiliasi dengan JAD Bandung

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang mendapat laporan kejadian bom bunuh diri tersebut langsung turun ke Bandung menuju lokasi kejadian di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung. Sigit mengatakan bahwa pelaku sudah terindifikasi bernama Agus Sujatno alias Abu Muslim Bin Wahid (34) yang terafiliasi dengan Jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung.

Agus Sujatno alias Abu Muslim Bin Wahid (34)
Agus Sujatno alias Abu Muslim Bin Wahid (34), terduga pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar – (Sumber: Istimewa)

“Kita bisa jelaskan (pelaku) terafiliasi dengan kelompok JAD Bandung, Jawa Barat,” ungkap Sigit usai meninjau lokasi bom bunuh diri pada Rabu (7/12/2022) kemarin.

Berdasarkan hasil sidik jari dan face recognition, ujar Sigit, identitas pelaku bom bunuh diri adalah Agus Sujatno atau yang dikenal Agus Muslim. Pelaku pernah ditangkap dalam kasus bom di Cicendo, Kota Bandung beberapa tahun lalu.

“Pelaku Agus Sujatno dikenal Agus Muslim yang bersangkutan pernah ditangkap karena peristiwa bom Cicendo dan sempat dihukum empat tahun, di bulan September-Oktober 2021 lalu bersangkutan bebas,” ujar Sigit.

Kapolri memastikan pihaknya bersama tim bekerja untuk menuntaskan kasus bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar. Sigit sudah memerintahkan semua tim untuk terus bergerak dan mengungkapkan kasus ini.

“Kita minta kepada seluruh rekan-rekan bisa bantu kami dan tim agar bisa menuntaskan kasus secara maksimal. Seluruh tim dan satgas saya perintahkan semua bergerak,” pungkas Kapolri.

Kronologi Kejadian

Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana menjelaskan kepada sejumlah awak media bahwa  ledakan terjadi pada Rabu (7/12/2022) pukul 08.00 WIB pagi. Saat itu pelaku masuk ke area Polsek Astanaanyar dan memaksa untuk mendekati anggota yang sedang melaksanakan apel pagi.

Kemudian petugas yang berjaga sempat menahan pelaku. Namun, pelaku memaksa untuk mendekati anggota dan sempat mengacungkan pisau sebelum terjadi ledakan yang menewaskan pelaku. Tubuh pelaku terpotong menjadi beberapa bagian, sementara itu beberapa anggota polisi yang berada di tempat kejadian ikut terlukan.

Suntana mengatakan polisi bakal melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah sterilisasi lokasi selesai. Untuk itu, ia pun memohon masyarakat menunggu polisi mengungkap peristiwa itu ataupun identitas pelaku bom bunuh diri. (JH).

***

Editor: JHK

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button