Berita (News)EventsPratama Media NewsSeni dan Budaya

Seniman Bahar Malaka dan Silvana Citra Maharani Meriahkan Kegiatan melukis on the spot di Taman Alun-alun Kota Cimahi

Pratama Media News, Kota Cimahi, Senin (30/05/2022)  – Salah satu ikon Kota Cimahi yaitu Pelukis Bahar Malaka dan artis penyanyi muda multi talenta Kota Cimahi, Silvana Citra Maharani ikut memeriahkan acara melukis on the spot (OTS) bersama para perupa di Taman Alun-alun Kota Cimahi. Kegiatan melukis bersama yang dilaksanakan secara spontan pada Minggu (29/05/2022) pukul 09.00 sampai 15.30 WIB kemarin berjalan dengan lancar dan sukses.

Puluhan perupa hadir secara bertahap satu persatu di di Taman Alun-alun Kota Cimahi yang terletak Jalan Raya Barat No.57, Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat. Lokasinya persis di samping Masjid Agung Cimahi dan di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi. Mereka hadir dan datang satu persatu secara mandiri dengan membawa peralatan melukis.

Ternyata cukup banyak perupa yang hadir memenuhi ruang publik tersebut, baik remaja maupun orang dewasa. Mereka bukan hanya berasal dari Kota Cimahi, tetapi ada juga yang berasal dari Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Asep Yanto
Aksi melukis on the spot Asep Yanto di Taman Alun-alun Kota Cimahi pada Minggu, 29 Mei 2022 – (Sumber: Pratama Media News)
Ariel
Pelukis Ariel sedang asik melukis dengan latar belakang suasana di Taman Alun-alun Kota Cimahi – (Sumber: Pratama Media News)
Simon dan Toto
Aksi melukis on the spot pelukis Simon dan Toto di Taman Alun-alun Kota Cimahi pada Minggu, 29 Mei 2022 – (Sumber: Pratama Media News)

Tampak hadir para perupa seperti Bahar Malaka, Deden Maulana, M. Noor, Asep Yanto, Hamdani, Agus Hamdani alias Agus Gambar, Soni Sanjaya, Kefri Yos, Toto, Simon, Yadi Qustan, Ariel, Achmad Kusnadi alias Cus Kusumah, Nur Libiana Ma’ruf atau akrab disapa Bunda Nur, Bunda Erni Siregar, dan beberapa pelukis anak seperti Agnia dan Amy. Bahkan, Cus Kusumah membawa anak didiknya dari Studio Cus Eruption’s miliknya yaitu M. Azzam Faizullah dan Raihan untuk pembelajaran melukis secara outdoor.

Bahar Malaka
Pelukis eksentrik berambut gimbal Bahar Malaka sedang beraksi melukis on the spot di Taman Alun-alun Kota Cimahi disaksikan tean-teman lainnya sesama pelukis – (Sumber: Pratama Media News)
Agus Hamdani dan Deden Maulana
Aksi melukis on the spot pelukis Deden maulana dan Agus Hamdani di Alun-alun Kota Cimahi pada Minggu, 29 Mei 2022 – (Sumber: Pratama Media News)
Pelukis M. Noor
Perupa M. Noor asal Kabupaten Bandung Barat yang juga Ketua Komunitas “Seni Tatar Parahyangan” atau disingkat SETAPA turut hadir memeriahkan acara melukis on the spot di Taman Alun-alun Kota Cimahi – (Sumber: Pratama Media News)
Sepeda onthel
Sepeda onthel Kang Sony Sanjaya dari Tjimahi Heritage ikut memeriahkan acara melukis on the spot di Taman Alun-alun Kota Cimahi (Sumber: Pratama Media News)

Melukis on the spot Bisa Menjadi Ikon Wisata Kota Cimahi

Menurut Cus Kusumah kegiatan melukis OTS ini bersifat bebas, tanpa ada ketentuan khusus, baik dari sisi media, bahan, tema, ukuran, dan lain-lain, ”Kegiatan ini semata-mata sebagai bentuk refresing para pelaku seni di Kota Cimahi dan sekitarnya yang dilakukan secara spontanitas sebagai bentuk penyampaian gejolak perasaan ruang kebebasan berkaraya secara bersama-sama. Juga sebagai bentuk eksistensi bahwa seniman itu ada.”

Selain itu, ujar Cus Kusumah, kehadiran mereka melaksanakan kegiatan melukis on the spot tersebut juga dalam rangka mengekspresikan kegembiraan mereka karena pandemi covid-19 sudah mulai melandai. Apalagi sebentar lagi Kota Cimahi akan merayakan Hari Ulang Tahun ke-21 yang jatuh pada 21 Juni 2022 yang akan datang.

Cus Kusumah
Achmad Kusnadi alias Cus Kusumah sedang melukis di atas kanvas dalam acara melukis on the spot di Taman Alun-alun Kota Cimahi pada Minggu, 29 Mei 2022 – (Sumber: Pratama Media News)

“Sudah barang tentu eksistensi dari para pelaku seni di Kota Cimahi ini justru akan memberikan sentuhan lain untuk memeriahkan kegiatan hari jadi Kota Cimahi ke-21 nanti,” ujar Cus Kusumah yang juga aktif sebagai Sekretaris Komite Seni Rupa di Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC).

Cus Kusumah merasa bersyukur kegiatan yang dilakukan para perupa tersebut berjalan dengan lancar walaupun dilaksanakan secara mandiri dengan kondisi seadanya. Dia berharap kegiatan tersebut bermanfaat dan bisa menjadi agenda rutin bagi para perupa di Kota Cimahi.

M. Azzam Faizullah dan Raihan
M. Azzam Faizullah dan Raihan, dua pelukis muda dari Studio Cus Eruption’s asuhan Cus Kusumah ikut tampil melukis on the spot di Alun-alun Kota Cimahi pada Minggu, 29 Mei 2022 – (Sumber: Pratama Media News)

“Semoga kelak kegiatan on the spot di taman alun-alun ini bisa menjadi objek wisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun manca negara. Next, Insyaalloh kami akan terus melakukannya dengan melibatkan para perupa generasi muda, baik dari lingkungan masyarakat umum, lingkungan sekolah-sekolah yang ada di sekitar Kota Cimahi maupun dari seluruh wilayah tatar Sunda Parahyangan,” pungkas Cus Kusumah dengan penuh antusias.

Melukis on the spot Ternyata Lebih Interaktif   

Menurut Deden Maulana, kegiatan melukis bersama secara on the spot oleh para perupa Kota Cimahi, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat yang dilakukan secara spontanitas ini jauh lebih interaktif dengan masyarakat dan lingkungannya dibandingkan dengan banyak kegiatan terjadwal yang juga harus dilakukan secara normatif. Dengan kegiatan ini mereka bisa mengekspresikan diri dengan berkarya secara bebas tanpa tema tertentu.

Deden Maulana
Deden Maulana, Ketua Komite Seni Rupa Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) – (Sumber: Pratama Media News)

“Jadi anggaplah sebagai pelepasan dari masa pandemi covid-19 dengan cara melukis,” ungkap Deden yang juga aktif di Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) sebagai Ketua Komite Seni Rupa.

Pada kesempatan tersebut Deden juga memberikan masukannya terkait keberadaan seniman dan Taman Alun-alun Kota Cimahi. Dengan antusias dia menyambut baik kegiatan ini dan berharap pemerintah Kota Cimahi memperhatikan seniman dan keberadaan Taman Alun-alun Kota Cimahi.

“Kebetulan ini dilakukan Taman Alun-alun Kota Cimahi yang letaknya persis di depan gedung DPRD Kota Cimahi, maka ke depannya perlu dilakukan semacam revitalisasi. Jangan membongkarlah, terlalu mahal anggarannya, tetapi bagaimana taman ini ditata, dirawat, dipelihara sehingga menjadi suatu ruang publik yang bisa berinteraksi antara masyarakat, antara tokoh-tokoh, atau antara tokoh dan masyarakat,” pungkas Deden yang sehari-hari bekerja sebagai dosen dan Dekan Fakultas Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Widyatama (UTama) Bandung.

Atraksi Membuat Sketsa Wajah oleh Hamdani

Kegiatan perupa berlangsung dengan lancar dan terbilang sukses. Dalam kegiatan melukis OTS tersebut juga ada atraksi kegiatan menggambar sketsa wajah yang dilakukan oleh Hamdani, pelukis senior dari Kabupaten Bandung Barat yang sebelumnya pernah menjadi Ketua Forum Pelukis Cimahi (Forkis). Kali ini yang menjadi model lukisannya adalah seorang artis penyanyi yang sedang daun, Silvana Citra Maharani atau akrab disapa Citra.

Hamdani dan Silvana Citra Maharani
Artis penyanyi Silvana Citra Maharani menjadi model lukisan pelukis Hamdani dalam acara melukis on the spot si Taman Alun-alun Kota Cimahi pada Minggu, 29 Mei 2022 – (Sumber: Pratama Media News)

Artis muda pelantun lagu “Cinta Bukan Main Catur” ini tampil cantik dengan busana yang dikenakannya. Citra merasa senang bisa berkontribusi ikut memeriahkan acara melukis spontan yang dilakukan oleh para perupa.

“Citra merasa sangat senang bisa dilukis oleh Pak Hamdani, seniman senior yang sudah berpengalaman. Banyak juga pelukis hebat lainnya yang hadir seperti Pak Asep Yanto, Pak Agus Gambar, dan Pak Bahar Malaka, serta masih banyak lagi lainnya. Mereka terlihat kompak. Pokoknya Citra senang bisa mengenal mereka,” ungkap Citra sambil tersenyum ramah.

Gadis multi talenta kelahiran 27 Agustus 2003 ini pada awal 2022 lalu telah merilis lagu single  terbarunya berjudul “Mojang Bandung Bergoyang” ciptaan Aam Barakata yang di aransemen oleh Joereal. Selain itu, Citra juga mendapat kepercayaan mengisi acara MNC TV pada acara Cafe DMD bergabung dengan artis-artis senior lainnya seperti Eko Patrio, Iis Dahlia, dan Danang.

Hamdani dan Silvana Citra Maharani
Pelukis Hamdani dan artis penyanyi Silvana Citra Maharani memperlihatkan gambar sketsa wajah yang baru dibuat – (Sumber: Pratama Media News)

Silvana Citra Maharani mengungkapkan tentang keberadaan Taman Alun-alun Kota Cimahi. Menurutnya, taman tersebut cukup strategis karena berada di pusat Kota Cimahi sehingga mudah dikunjungi oleh masyarakat, baik dari Kota Cimahi maupun dari luar.

“Mereka yang datang ada kemungkinan tertarik untuk dilukis atau dibuatkan sketsa wajahnya. Jadi, menurut Citra peluang bisnis bagi seniman sangat bagus di sini. Selain itu kehadiran para seniman bisa mengundang wisatawan datang ke sini untuk mencari hiburan,” ujar artis penyanyi Silvana Citra Maharani sambil memperhatikan gambar hasil goresan Hamdani.

Silvana Citra Maharani
Artis penyanyi Silvana Citra Maharani – (Sumber: Pratama Media News)

Artis muda yang pernah mengikuti misi kebudayaan mewakili Indonesia ke Bangkok, Thailand tersebut juga ikut menyoroti fasilitas yang ada di Taman Alun-alun Kota Cimahi, “Citra lihat ada bagian trotoar yang rusak. Kalau bisa Pemerintah Kota Cimahi bisa segera memperbaikinya. Sampah-sampah mungkin harus dibersihkan lagi biar semakin bersih dan indah sehingga orang jadi betah bermain di taman ini.”

Sementara itu ditempat yang sama, pelukis asal Kabupaten Bandung Barat Hamdani mengungkapkan bahwa tujuannya datang ke Taman Alun-alun Kota Cimahi adalah untuk ikut berkontribusi memberikan support kepada para senian Kota Cimahi yang melakukan kegiatan melukis on the spot.

“Saya ikut memberi support kepada teman-teman seniman Cimahi berkarya di tempat ini. Juga agar masyarakat tahu bahwa di Cimahi banyak seniman-seniman yang mulai berkarya di tempat terbuka, tidak hanya di rumah saja sehingga lebih luas pandangan ke depannya. Mudah-mudahan Pemerintah Kota Cimahi memberi apresiasi terhadap kegiatan para seniman di sini,” ujar Hamdani.

Berkaitan dengan lokasi Taman Alun-alun Kota Cimahi tersebut, Hamdani mengatakan bahwa tempat tersebut sudah bagus. Namun, lebih bagus lagi kalau di pinggir trotoar dalam taman diberi saung  banguna berupa joglo supaya tampak artistik dan terlihat lebih indah.

Pelukis Wanita Ikut Memeriahkan Melukis on the spot di Taman Alun-alun Kota Cimahi

Hal yang cukup menarik dalam kegiatan melukis on the spot di Taman Alun-alun Kota Cimahi adalah kehadiran beberapa pelukis wanita senior. Mereka begitu antusias melakukan kegiatan bersama para perupa lainnya yang usianya jauh lebih muda.

Tampak hadir Bunda Erni Siregar, tokoh seniman senior yang pernah menjadi Ketua Dewan Kesenian Cimahi (DKC), Nur Libiana Ma’ruf atau akrab disapa Bunda Nur, alumni Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB yang juga sebagai owner sanggar seni “Rumah Kreasi Cimahi”, dan Imas Sri Mulya.

Bunda Erni dan Ima SM
Aksi melukis on the spot Bunda Erni Siregar dan Imas Sri Mulya di Taman Alun-alun Kota Cimahi pada Minggu, 29 Mei 2022 – (Sumber: Pratama Media News)

Bunda Nur sangat menghargai adanya kegiatan melukis on the spot di Taman Alun-alun Kota Cimahi tersebut dan berharap kegiatan ini tidak hanya sekali saja, tetapi berkelanjutan, “Bunda appreciate dengan kegiatan ini. Mudah-mudahan ke depannya ada lagi kelanjutannya dan makin berkembang.”

Menurut Bunda Nur, kegiatan melukis on the spot ini sebenarnya sudah lama terpikir olehnya. Namun, apa yang ada dalam benaknya tersebut baru dimulai sekarang.

Bunda Nur
Aksi melukis pelukis wanita senior Bunda Nur alias Libiana Ma’ruf di Taman Alun-alun Kota Cimahi pada Minggu, 29 Mei 2022 – (Sumber: Pratama Media News)

“Tapi apa salahnya? Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” ujar Bunda Nur sambil tersenyum penuh makna.

Bunda Nur mengungkapkan bahwa untuk eksistensi seniman, kegiatan ini merupakan pintu gerbang awal untuk menggandeng para seniman lainnya.

“Mungkin yang semula ragu-ragu, sekarang jadi semangat karena ternyata mereka tidak sendiri,” tambah Bunda Nur.

Wanita yang aktif membina para remaja di sanggar seni “Rumah Kreasi” miliknya ini berharap kegiatan semacam ini terus dilanjutkan dan dikembangkan secara lebih luas lagi, baik dari sisi skalanya, grade usia atau dengan konten kegiatannya.

“Ini bagus untuk dijadikan ikon Kota Cimahi. Mungkin di Cimahi ada sesuatu yang tidak biasa. Supaya orang mengingat Cimahi itu mudah, tidak harus bertanya dua kali. Cimahi yang mana ya? Orang boleh jadi kapan-kapan ke Cimahi hanya untuk melihat ini,” pungkas Bunda Nur penuh harap. (JH)

***

Editor: JHK

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button