Parade Model dan Make Up Fantasi Turut Memeriahkan Acara Seminar Kecantikan di Kabupaten Bandung Barat
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tiara Kusuma DPC Kabupaten Bandung Barat dengan menggelar demo make up glamor, hair cut, dan sanggul modern
Pratama Media News, Bandung Barat, Selasa (05/07/2022) – Parade model dan make up fantasi turut memeriahkan acara seminar kecantikan di Kabupaten Bandung Barat. Seminar bertema ”Dengan Muscab & Seminar Kita Tingkatkan Semangat Berorganisasi dan Kualitas Kerja untuk Membangun Masyarakat/Bangsa” tersebut diselenggarakan oleh Tiara Kusuma Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Senin (04/07/2022) kemarin.
Tiara Kusuma merupakan sebuah organisasi yang anggotanya terdiri dari para ahli kecantikan dan pengusaha salon Indonesia. Organisasi ini didirikan pertama kali pada 16 Januari 1980 di Kota Bogor dan pada tahun yang sama didirikan juga Tiara Kusuma DPC Kota Bogor.
Tujuan dibentuknya Tiara Kusuma untuk menghimpun dan mempersatukan para ahli kecantikan dan pengusaha salon di Indonesia agar tidak terpecah belah, tetapi tetap bersatu dalam satu wadah yakni Tiara Kusuma. Sebelumnya terdapat dua organisasi kecantikan di Indonesia, yaitu Tiara Rikma yang merupakan Persatuan Ahli Penata Rambut dan Wijaya Kusuma yaitu Persatuan Ahli Kecantikan Kulit. Tiara Kusuma berasal dari kedua organisasi tersebut.

Menurut Ketua Tiara Kusuma DPD Provinsi Jawa Barat Hj. Sri Ateng Wahyudi, visi dari Tiara Kusuma adalah menghimpun potensi para ahli kecantikan dan pengusaha salon dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka di bidang tata kecantikan kulit dan rambut, sedangkan misinya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggotanya dengan mengikuti berbagai seminar kecantikan kulit dan rambut, baik di dalam maupun di luar negeri.
Kegiatan seminar kecantikan yang diselenggarakan oleh Tiara Kusuma DPC Kabupaten Bandung Barat ini bersamaan dengan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-3 tahun 2022. Pelaksanaan Muscab berlangsung sejak pagi pukul 07.30 – 12.00 WIB, sedangkan pelaksanaan seminar berlangsung setelahnya Muscab selesai yaitu pukul 12.30 WIB sampai menjelang pukul 15.30 WIB.
“Muscab ke-3 Tiara Kusuma DPC Kabupaten Bandung Barat ini seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020 lalu. Namun, pelaksanaannya terpaksa ditunda selama dua tahun karena terjadinya musibah pandemi covid-19. Alhamdulillah baru bisa dilaksanakan tahun 2022 ini karena kondisi pandemi sudah mulai menurun,” ungkap Ellien Herlyna, mantan Ketua Tiara Kusuma DPC Kabupaten Bandung Barat Periode 2016-2022.
Setelah sukses menggelar Muscab dengan terpilihnya R. Idha Rosida, seorang pengusaha salon kecantikan “Merrys” sebagai Ketua Tiara Kusuma DPC Kabupaten Bandung Barat Periode 2022-2026, panitia pun melaksanakan kegiatan seminar kecantikan yang diikuti sekitar 100 peserta. Dengan dipandu oleh Yolan Anggraeni sebagai pembawa acara, para peserta tak beranjak dari tempat duduknya untuk mengikuti setiap sesi seminar yang menampilkan beberapa narasumber yang ahli dibidangnya.

Narasumber pertama yang tampil adalah Daday Khogidar. Penulis buku “The Secret of Modification” dan “The Perfection Make-up of Daday” ini dengan cekatan menampilkan keahliannya dalam merias wajah. Make-up Artist (MUA) berusia 50 tahun ini masih terlihat cekatan dalam memperagakan kebolehannya merias wajah model dengan make up glamor di hadapan para peserta seminar.
Selama karirnya dalam bidang tata rias kecantikan, MUA asal Padalarang ini sudah berhasil mengumpulkan puluhan piala dan penghargaan. Hal tersebut membuktikan track record-nya yang sudah tidak diragukan lagi dalam dunia kecantikan. Bahkan, Daday sering menggelar berbagai workshop dan beauty class yang selalu dipenuhi oleh para peserta dari berbagai daerah di Indonesia.


Narasumber kedua yang tampil adalah Ryan Sopian. Dia dikenal sebagai seorang styles rambut yang handal dan profesional. Kali ini pemilik “Ryan Modis Salon” yang beralamat di Jalan Asam Timur No.23, Karang Mekar, Kota Cimahi ini memperagakan cara memotong rambut (hair cut) yang praktis dan modis.
Dengan cekatan Ryan memperagakan kepiawaiannya dalam memotong rambut dengan menggunakan gunting dan penjepit rambut terhadap seorang model. Hasilnya sudah bisa ditebak, luar biasa. Penampilan rambut model terlihat lebih modis dari sebelumnya.



Narasumber terakhir adalah Titin yang memperagakan cara membuat sanggul. Pada kesempatan tersebut pemilik “Titin Salon Padalarang” yang berlokasi di Jalan Kecamatan Padalarang, Sudimampir, Kabupaten Bandung Barat ini juga menjelaskan perbedaan mengolah rambut berminyak dan tidak berminyak.
“Biasanya orang yang mempunyai tipe kulit berminyak cenderung memiliki rambut yang berminyak juga. Jika pelanggan kita memiliki rambut berminyak, sebaiknya dicuci dan dikeringkan dahulu sebelum dilakukan proses menyasak rambut dan dibikin sanggul,” ungkap Titin memberikan tipsnya kepada para peserta seminar.



Perias yang lahir pada 29 juli 1967 menjelaskan bahwa rambut yang berminyak cenderung terlihat kusam dan tidak bernyawa. Menurut Titin, sesering apapun pemilik rambut berminyak berkeramas, rambutnya akan lepek dan berminyak dalam sehari atau dua hari.
“Pengeluaran minyak berlebihan akan menyebabkan munculnya ketombe dan disusul dengan kerontokan rambut,” ungkap perias yang mulai merintis usahanya sejak tahun 90-an ini dengan ramah.
Bagaimana cara merawat rambut berminyak? Titin menyarankan agar pemilik rambut berminyak sering berkeramas dengan air dingin, jangan memakai air hangat/panas karena akan menstimulasi minyak.
Titin juga melarang penggunaan conditioner di akar rambut. Dia menyarankan untuk menggunakan obat herbal saja dan membilas rambut dengan ramuan yang bersifat asam, seperti cairan lemon atau cuka.
“Hindari memegang rambut terlalu sering karena minyak dapat berpindah dari tangan. Hindari pemijatan dengan minyak karena itu akan memicu lebih banyak minyak dari akar rambut untuk keluar,” jelas Titin kepada para peserta seminar yang begitu antusias menyimak pemaparannya.
Dalam merintis karirnya sebagai seorang perias profesional, Titin pernah menyandang prestasi sebagai juara sanggul mojang dan make up mojang jajaka. Prestasi lainnya, pernah juga menjadi juara sanggul dan kebaya Sunda modern.
Setelah semua narasumber tampil di depan panggung, acara dilanjutkan dengan parade model. Tujuh model hasil riasan anggota Tiara Kusuma DPC Kabupaten Bandung Barat tampil berlenggak-lenggok ke atas panggung dengan memakai pakaian kebaya dan pakaian modern.

Parade model tersebut dimeriahkan juga dengan penampilan dua pasang mojang dan jajaka Kabupaten Bandung Barat, serta penampilan seorang model dengan konsep make up fantasi, hasil kreasi Yanti Fara alias Yanti Henna. Para peserta seminar memanfaatkan momen yang indah ini dengan ikut mengabadikan diri berpose bersama para model tersebut.


Para model tampil layaknya seorang peragawati profesional yang membuat decak kagum para peserta seminar yang melihatnya. Penampilan para model ini tentunya menjadi pusat perhatian para peserta seminar yang langsung beranjak dari tempat duduknya dan ikut mengabadikan mereka melalui handphone.
***
Editor: JHK








