Berita (News)EventsKomunitasPratama Media News

Solusi Masalah Sampah, Pilah Pilih Sampah

Penanganan sampah di Kota Bandung dan sekitarnya dibahas dalam acara diskusi yang digagas oleh Paguyuban Bandung Ngariung

Pratama Media News,  Kota Bandung, Kamis (31/08/2023) – Paguyuban Bandung Ngariung kembali menyelenggarakan acara diskusi mingguan. Kali ini tema yang diangkat adalah “Berapa Banyak Sampahmu Sehari?”. Diskusi yang mengangkat masalah sampah terkait kasus kebakaran di TPA Sarimukti tersebut berlangsung hangat pada Rabu (30/08/2023) kemarin di D’Botanica Bandung Mall, Jalan Dr. Djunjunan No.143-149, Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat.

Pertemuan ke-9 ini mengangkat isu seputar masalah sampah yang kini menjadi permasalahan empat kota/kabupaten se-Bandung Raya. Dalam pertemuan ini hadir Wahyu Dharmawan Hudoyo (Tim Masyarakat Peduli Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti) dan Fei Febri, Chief Executive Officer (CEO) PT. Solusi Bersinar Indonesia Foundation dan Bank Sampah Bersinar. Keduanya aktif dalam penelitian dan solusi bersama dalam menanggulangi masalah limbah dan sampah, terutama musibah TPA Sarimukti saat ini.

Pembahasan urgensi masalah ini muncul setelah adanya penumpukan sampah rumah tangga di banyak Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Dilansir dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, masalah ini sudah berdampak juga pada kualitas polusi udara yang tidak sehat.

Penampakan lahan TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat melalui satelit
Penampakan lahan TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat melalui satelit – (Sumber: Google Map)

Wahyu menerangkan dampak polutan air dan udara terhadap kesehatan manusia pada masa depan. Sebagai peneliti lapangan, dia menemukan air lindi (cairan dari sampah) mengandung B3 yang menutup sumur Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) TPA Sarimukti. Kebakaran dan penumpukan bekas limbah berbahaya ini ditakutkan memicu terjadinya ledakan di TPA tersebut.

“Ini menjadi gambaran kalau metan digabung sama hidrokarbon, terus dibiarkan menumpuk tadi menjadi stimulus (pemantik) titik api. Maka saya bener-bener kalau Sarimukti masih harus dibuka, jangan sampai sampah plastik dibuang ke Sarimukti,” jelas Wahyu.

Wahyu Dharmawan menerangkan dampak polutan air dan udara pada kesehatan manusia pada masa depan
Wahyu Dharmawan menerangkan dampak polutan air dan udara pada kesehatan manusia pada masa depan – (Sumber: Lucius Lukas Lin/Bandung Ngariung)
Martin B. Chandra (sebelah kiri) yang berperan sebagai MC bersama dua narasumber yaitu Fei Febri (kanan) dan Wahyu Dharmawan (tengah)
Martin B. Chandra (sebelah kiri) yang berperan sebagai MC bersama dua narasumber yaitu Fei Febri (kanan) dan Wahyu Dharmawan (tengah) – (Sumber: Lucius Lukas Lin/Bandung Ngariung)
Erick Darmadjaya, Bsc., M.K.P., Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bandung
Erick Darmadjaya, Bsc., M.K.P., Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bandung yang turut hadir dan berinteraksi dalam acara diskusi Bandung Ngariung bertema “Berapa Banyak Sampahmu Sehari?” yang berlangsung di di D’Botanica Bandung Mall pada Rabu (30/08/2023) kemarin – (Sumber: Lucius Lukas Lin/Bandung Ngariung)

Fei Febri, sebagai direktur sekaligus pengurus Bank Sampah Bersinar juga setuju dengan temuan Wahyu  mengenai limbah sampah. Bahkan, dia menemukan sampah rumah tangga di Bandung per rumah bisa 0,5 sampai 0,7 kg per hari. Masalah utamanya menurutnya adalah tidak adanya pemisahan sampah organik dan anorganik. Sampah anorganik ini yang menjadi penyebab titik api  dan penumpukan.

Tugas Fei di Bank Sampah mengampanyekan pengelolaan sampah secara individual maupun kelompok, ”Sejak tahun 2014 kami terus mengampanyekan tentang pengolahan sampah, tentang tanggung jawab kita untuk mengelola sampah kita. Karena siapa yang menghasilkan sampah? Kita sendiri sehingga Sampahku Tanggung Jawabku,” ungkap Fei mengenai solusi sampah kita.

Flyer acara Bandung Ngariung
Flyer acara diskusi Bandung Ngariung – (Sumber: Bandung Ngariung)

Fei menjabarkan TPA Sarimukti awalnya hanya difungsikan untuk pengelolaan kompos. Sayangnya, penumpukan sampah kini menjadikan seratus ribu ton lebih sampah. Sampah menumpuk di sana. Dia memberikan solusi untuk pemilihan sampah dan diuangkan di Bank Sampah.

“Di Bank Sampah bersinar kita punya 850 titik di hampir semua kecamatan.  Bapak/Ibu bisa membawa sampah yang sudah dipilah ke setiap cabang kami. Sampah ini bisa dijual loh sebenarnya, misalkan sampah popok bayi ini yang ternyata bisa diolah,” tambah Fei.

Anggota DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, B.Sc. M.K.P. (berdiri paling kiri) dan Christian Julianto Budiman (berdiri, kedua dari kiri) hadir bersama narasumber lainnya untuk menerima solusi masalah sampah
Anggota DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, B.Sc. M.K.P. (berdiri paling kiri) dan Christian Julianto Budiman (berdiri, kedua dari kiri) hadir bersama narasumber lainnya untuk menerima solusi masalah sampah – (Sumber: Lucius Lukas Lin/Bandung Ngariung)

Pertemuan ini ditutup dengan harapan dan ajakan kepada seluruh hadirin, termasuk anggota DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, B.Sc. M.K.P. dan Christian Julianto Budiman yang hadir untuk mengawali gerakan pilah pilih sampah ini. Gerakan bisa dimulai dari program yang sudah ada seperti Gerakan Orang Cimahi Pilah Sampah (Grak Ompipah) atau sejenisnya dalam lingkungannya. (RMD/NR/PMN)..

***

Judul: Solusi Masalah Sampah, Pilah Pilih Sampah
Jurnalis:  Rose Mariadewi/N.Ramanda Setiawati 
Editor: JHK
Sumber foto: Fotografer Bandung Ngariung, Lucius Lukas Lin, akun instagram @luciusphotography.id

Majalah Inspirasi (MI) Maranatha Edisi Agustus 2023
Majalah Inspirasi (MI) Maranatha Edisi Agustus 2023

Majalah Inspirasi (MI) Maranatha Edisi Agustus 2023 bisa diakses melalui website Universitas Kristen Maranatha Bandung berikut ini: Link Majalah Inspirasi Maranatha.

Majalah Inspirasi (MI) Maranatha ini juga bisa di download melalui link ini: download MI

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button