Bandung Ngariung Hadirkan Detektif Bujungkyo, Pembongkar Sindikat Penipu Online Bandung
BujungKyo sudah membongkar lebih dari puluhan penipuan berkedok investasi bodong dan penipuan bermodel phishing (mengancam pelanggan)
Pratama Media News, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Kamis (24/08/2023) – Paguyuban Bandung Ngariung yang rutin mengadakan acara diskusi mingguan (setiap Rabu) di D’Botanica Pasteur, kini menghadirkan salah satu narasumber berbobot, Detektif Bujungkyo. Kali ini diskusi yang diangkat membahas topik seputar penipuan online yang akhir-akhir ini marak terjadi.
Sobat Pratama Media News (PMN) di Bandung Raya, pernahkah Kamu menerima undangan online berformat .apk atau tertipu Online Shop bodong? Hati-hati, itu salah satu modus penipuan online berbahaya, datamu bisa dicuri loh!
Rabu (23/08/2023) kemarin, Bandung Ngariung mengundang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berdiskusi seputar penipuan online. Detektif Bujungkyo khusus datang ke lokasi diskusi di D’Botanica Pasteur, Jalan Dr. Djunjunan No.143-149, Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat untuk membongkar SINDIKAT PENIPU ONLINE BANDUNG.

BujungKyo sudah membongkar lebih dari puluhan penipuan berkedok investasi bodong dan penipuan bermodel phishing (mengancam pelanggan). Mau tau lebih jauh? Simak sampai tuntas ya ulasan di bawah ini.
Menurut Detective BujungKyo, kasus penipuan online di Bandung berawal dari kebohongan. Pria yang aktif di media sosial Instagram dengan basis follower dan komunitas kuat tersebut melaporkan penipuan online karena begitu banyaknya kasus seputar penipuan di tempat makan dan toko online.


Biasanya penipu (penjual) ini suka datang ke korban yang jauh. Penipu ini terindikasi memasang foto orang lain di banyak nomor palsu. Tak hanya foto, toko dan domisili penipu biasanya tidak jelas. Contohnya kasus viral di Kota Bandung, yaitu penipuan yang dilakukan oleh kakak beradik berinisial VA (37) dan VI (34) dengan modus transferan editan. Aksi ini mereka lakukan sejak 2012 dan akhirnya berhasil diungkap oleh polisi pada 2020 silam.



Tim kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) berhasil menangkap mereka atas penipuan secara online terhadap 92 orang dan perusahaan dengan kerugian Rp 1,7 miliar. Pelaku melakukan orderan fiktif dengan transaksi palsu untuk pemesan produk seperti telepon seluler, kosmetik, pakaian, dan lain-lain. Mereka juga melakukan modus kabur setelah melakukan Cash on Delivery (COD).

Topik yang diangkat dalam cara diskusi Bandung Ngariung ini menarik banyak perhatian pelaku usaha yang hadir. Narasumber dan peserta diskusi terlibat dialog seru mengenai cara memproteksi usaha para pelaku UMKM dan pengawasan terhadap konsumen.
Salah satu tokoh yang hadir dalam diskusi tersebut adalah Erick Darmadjaya, Bsc., M.K.P., Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bandung. Erick memberikan beberapa masukan praktis untuk aduan UMKM dan penipuan berbasis online Kota Bandung.

Selain Erick, kehadiran Martin B. Chandra selaku MC (Master of Ceremoney) atau pembawa acara, Christian Julianto Budiman (anggota DPRD Kota Bandung dari PSI), dan para tamu undangan lainnya ikut meramaikan pertemuan ke-7 Bandung Ngariung kemarin. (RM/PMN)
***
Judul: Bandung Ngariung Hadirkan Detektif Bujungkyo, Pembongkar Sindikat Penipu Online Bandung
Jurnalis: Rose Mariadewi
Sumber foto: Fotografer Bandung Ngariung, Lucius Lukas Lin, akun instagram @luciusphotography.id
Editor: JHK








