Plt Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Lampung Bersama Wakil Gubernur Lampung Support Komunitas Peduli Lingkungan dalam Gerakan Word Cleanup Day (WCD)
Pratama Media News, Bandar Lampung, Minggu (20/09/2022) – Berpusat di Lapangan Kalpataru, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, pada Sabtu (19/09/2020) kemarin, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Provinsi Lampung Drs. Murni Rizal, M.Si., bersama Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Lampung Hj. Chusnunia Chalim, M.Si., M.Kn., Ph.D. ikut memberikan support terhadap Komunitas Peduli Lingkungan dalam rangka Hari Bersih-Bersih Sedunia (World Cleanup Day – WCD).
Aksi bersih-bersih yang dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan berbagai komunitas peduli lingkungan tersebut langsung dipimpin oleh Wagub Chusnunia yang biasa disapa dengan panggilan akrab, Nunik. Bersama para hadirin, mantan Bupati Lampung Timur periode 2016–2019 tersebut langsung ikut membersihkan lingkungan di sekitar tempat kegiatan.
WCD diperingati setiap 19 September dan merupakan suatu gerakan sosial global tahunan yang mengajak masyarakat di seluruh dunia seperti pemerintah, organisasi, hingga individu untuk ikut andil dalam membersihkan dan menjaga kebersihan bumi. Tujuannya tidak lain agar mampu mengurangi masalah limbah padat dan sampah laut.
Gerakan ini merupakan acara global terbesar di bawah organisasi independen Let’s Do It World (LDIW) yang melibatkan lebih dari 150 negara di seluruh dunia. Setiap negara yang terdaftar akan memiliki koordinator dan tugasnya adalah menghimpun, mengajak masyarakat, dan mengatur berjalannya acara di negaranya masing-masing, serta memetakan tantangan dan penyelesaian masalah limbah yang pengelolaannya kurang tepat.


Pada kesempatan peringatan WCD tersebut Wagub Chusnunia mengatakan bahwa saat ini penanganan dan pengelolaan sampah di Provinsi Lampung masih belum maksimal. Menurutnya, sampai sekarang sampah belum terpilah-pilah dan belum memiliki nilai tambah. Orang nomor dua di Provinsi Lampung ini berharap pada 2025 yang akan datang, target Indonesia bersih dapat terwujud.

“Pentingnya kebersamaan menjadi kata kunci, untuk keberhasilan dalam penanganan dan pengelolaan sampah. Ayo kita bergerak bersama, diharapkan semua bisa ikut berperan dalam pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan,” ujar Nunik.
Sementara itu Plt Kadis LH Provinsi Lampung Drs. Murni Rizal, M.Si., mengatakan bahwa Komunitas WCD ini dibina untuk dapat lebih permanen ke depannya dengan penguatan kelembagaan dan jaringan sehingga gerakan momentum ini dapat lebih kontinyu, terarah, dan terprogram untuk gerakan bersih Lampung Berjaya.
“Terutama mengatasi, mengelola, dan mendaur ulang sampah menjadi berkah. Jadi antara komunitas peduli bersih-bersih dan pembinaan jaringan komunitas bank sampah dan kelompok kreatif komposting dan pemanfaatan sampah plastik dan lainnya untuk didaur ulang menjadi kerajinan bernilai jual dan sebagai tambahan penghasilan bagi masyarakat,” ujar Murni Rizal.
Plt Kadis LH Provinsi Lampung tersebut mengatakan bahwa suksesnya gerakan bersih-bersih tersebut harus diawali dari rumah dan lingkungan kerja.
“Untuk menjadikan gerakan bersih-bersih di dunia harus dimulai dari gerakan bersih-bersih di rumah dan lingkungan sekitarnya, juga gerakan bersih-bersih di kantor dan lingkungannya. Selain itu, diperlukan juga peran aktif dunia usaha dan pembinaan pemerintah secara kontinyu,” tambah Murni Rizal.

Menurut Murni Rizal, beberapa bulan sebelumnya, tepatnya pada Selasa (28/07/2020), pihaknya beserta jajaran Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung menerima kunjungan Team Leader WCD Provinsi Lampung yang menjelaskan tentang rencana gerakan bersih-bersih sampah secara serentak di seluruh dunia, termasuk di Provinsi Lampung. Demi suksesnya rencana tersebut, mereka membutuhkan support dan bantuan semua lapisan masyarakat, termasuk dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung.
Dua minggu sebelumnya juga Murni Rizal sebagai Plt Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Lampung membuka gatering pertemuan komunitas se Provinsi Lampung di Aula Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung.
Team Leader WCD Provinsi Lampung, Arif Bagas Kesuma yang juga merupakan mahasiswa semester V Teknik Sipil Institut Teknologi Sumatera (ITERA) ini mengungkapkan bahwa tujuan dilaksanakannya gerakan tersebut adalah mengingatkan dan mengajak masyarakat Lampung untuk peduli pada lingkungan, terutama dalam hal penanganan dan pengelolaan sampah di lingkungannya masing-masing.
“Saya harap dengan diadakannya peringatan hari bebas sampah ini, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah. Saya mengajak semua pihak agar bahu membahu mengelola lingkungan ini agar menjadi lebih baik,” ujar Arif Bagas Kesuma.
Penutupan kegiatan WCD kali ini dilaksanakan Plt Kadis LH Provinsi Lampung. Saat penutupan, Murni Rizal mewakili Pemerintah Provinsi Lampung menerima bantuan tong sampah secara simbolik dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bandar Lampung. Kemudian langsung diserahkannya ke Komunitas WCD di sejumlah kecamatan di Bandar Lampung. Komunitas WCD yang tergabung sekitar 25 himpunan mahasiswa yang tersebar di beberapa kampus PTN dan PTS di Lampung.
***
(JHK)








