Malioboro Menjelang Malam
Sebuah puisi karya Suprianto, alumni SMPN 1 Kotabumi Angkatan 1982, Kabupaten Lampung Utara
Pratama Media News, Kotabumi, Rabu (15/02/2023) – Puisi berjudul “Malioboro Menjelang Malam” ini merupakan buah karya dari Suprianto atau biasa disapa “Prie”. Puisi ini dibuat dalam rangka mengenang sembilan tahun letusan Gunung Kelud di Jawa Timur dan hujan abu vulkanik di Malioboro, Yogyakarta.
Malioboro menjelang malam
Bagian dari ramainya Yogya
Bagian dari rindunya hati
Bagian dari langkah
Yang pernah kita jalani..
Malioboro menjelang malam
Di bawah redupnya sinar bulan
Di antara hiruk pikuknya kotamu
Disela guyuran hujan abu vulkanik
Ada aroma rindu yang meresapi
Ada kata yang terucap
Ini bagian dari kehendak-Mu
Yaa Rabbi
Malioboro menjelang malam
Ada aku, ada kamu kala itu
Dan kini, hanya ada
Malam di Malioboro.

***
Judul: Malioboro Menjelang Malam
Pengarang: Suprianto (Prie), alumni SMPN 1 Kotabumi Angkatan 1982, Kabupaten Lampung Utara
Editor: JHK
Sekilas tentang pengarang

Pengarang dengan nama lengkap H. Suprianto ini lebih lebih dikenal dengan sapaan Prie. Pria hitam manis kelahiran Lampung, 4 April 1966 asal Jawa Tengah ini menjalani prosesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.
Prie menikah dengan Hj. Rodiah Alhusna atau akrab disapa Iyot, seorang wanita asal Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat. Dari hasil pernikahan mereka dikaruniai dua orang anak, masing-masing bernama Ridho Gusti yang kini mengemban tugas sebagai aparat kepolisian di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung dan Karima Gusti yang kini mengikuti suami tugas di Kodam V Brawijaya, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.
Dalam menyongsong masa purna tugasnya sebagai ASN, Pria ini kini mulai aktif kembali menulis kembali, meneruskan hobinya semasa remaja.
***








