ArtikelFeaturesPratama Media News

Lagu Daerah Klibang Watokela Adonara “Ikit Maken” sebagai Warisan Petrus Payong Tupen

Sebuah artikel karya: Antonius Perada Nama

Pratama Media News – Lagu Daerah Klibang Watokela Adonara “Ikit Maken” sebagai Warisan Petrus payong Tupen – sudah tidak ada lagi di belahan bumi ini. Namun di balik meninggalnya sosok ayah ini menyimpan sejuta kisah yang pernah terlewati, salah satunya sebuah lagu daerah asalnya, Klibang Watokela Adonara berjudul “Iket Maken”. Hal ini saya ungkapkan sebagai putra bungsunya melalui tulisan saya di Pratama Media News.

Ayah saya memang belum lama ini meninggalkan kami untuk selamanya. Beliau sosok ayah yang kuat dan memiliki mental petarung dan inspiratif. Intinya, saya hanya mau bilang banyak kenangan yang beliau tinggalkan untuk kami dan keluarga besar Seran Goran Watokela, khususnya keluarga besar Mean Boli.

Saya sebagai anaknya sangat berterima kasih dan bersyukur kepada almarhum Bapak saya, Petrus Payong Tupen dan mama saya, Maria Bita yang saat ini masih menemani saya dibumi ini. Kedua jasa mereka tidak bisa saya balas dengan apa pun karena merekalah saya ada dan berkelana sampai saat ini.

Sekitar tahun 2000-an ayah menyekolahkan saya di SDK Klibang dan proses ini pun terus didorong dan dididik oleh sosok ayah hingga pada akhirnya saya dapat menyelesaikan studi saya pada tingkat sarjana di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Sampai pada titik ini saya sangat mengucapkan banyak terima kasih kepadamu, ayah.

Petrus Payong Tupen
Almarhum Petrus Payong Tupen – (Sumber: koleksi pribadi)

Seiring berjalannya waktu, selama saya berproses di Kota Balikpapan, Tanah Borneo, beberapa kali saya sering pulang dan menjenguk kedua orang tua saya.

Di balik liburan saya pulang kampung, waktu itu kondisi pengelolaan keuangan pemerintah Desa Nubalema Dua sedang tidak baik-baik saja. Tanpa saya sadari sosok ayah ini mendorong saya untuk melakukan analisis sosial dan advokasi tentang transparansi dan realisasi penggunaan anggaran Dana Desa Nubalema Dua.

Dukungan ini pun saya sambut baik dan saya tekuni, mulai dari proses analisis sosial hingga mengawal sampai putusan pengadilan di Pengadilan Tipikor Kupang pada 2022 lalu. Melalui proses ini saya mendapat hikmah yang mendalam. Waktu itu saya dibuli oleh masyarakat hingga disumpah. Namun, sosok ayah ini mengatakan, “Nak, berjuang itu harus sampai puncak. Jika itu tidak dilakukan maka itu bukanlah suatu proses.”

Sebelum ayah meninggalkan kami untuk selamanya, beliau pernah bercerita dan menunjukkan sebuah buku kusut coretan tangannya yang berisi lirik beberapa lagu, salah satunya lagu daerah berjudul “Ikit Maken”.

Ayah pernah bercerita, dulu sekitar ’90-an ayah merantau ke Sabah, Malaysia. Di balik pahit manis hidup di tanah rantau, Malaysia, ayah menciptakan sebuah lagu berjudul “Ikit Maken”. Lagu itu dinyanyikan oleh sosok mudah asal Adonara Timur bernama Ande Wainira.

Rasa penasaran ini pun membuat saya tak diam untuk mencari tahu. Setelah urusan pemakaman dan adat budaya meninggalnya ayah usai,  saya kembali ke Kota Balikpapan. Dalam keseharian saya selalu dihantui rasa penasaran ini. Akhirnya suatu pagi saya membuka YouTube dan mencari satu persatu lagu daerah asal Adonara dan saya pun menemukan sebuah channel YouTube bernama Tropikal Studio.

Saya tidak mengenali siapa pemilik channel ini. Namun, Channel ini memuat lagu-lagu daerah asal Adonara yang dinyanyikan oleh penyanyi lokal asal Adonara, Ande Wainira.  Dari baberapa lagu yang ada di channel ini, salah satunya adalah lagu berjudul “Ikit Maken” dan bertuliskan penyanyi Ande Wainira dan ciptaan Petrus Payong Tupen.

Setelah menemukan cerita ayah saya ini, hal ini pun menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi saya sebagai putra bungsunya. Ya, walaupun saat ini ayah sudah tidak ada lagi di bumi ini, tetapi bagi saya sosok ayah adalah segalanya. Ayah bahagia di surga dari putra bungsumu, Antonius Perada Nama.

***

Judul: Lagu Daerah Klibang Watokela Adonara “Ikit Maken” sebagai Warisan Petrus payong Tupen
Penulis: Antonius Perada Nama
Editor: JHK

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button