Kusuma Yanuwar Dani, Pemuda Desa yang Sukses Terbitkan Lima Buku dalam Setahun
Buku-buku karya Dani sudah tersedia di berbagai marketplace di Indonesia
Pratama Media News, Kota Bandung – Jawa Barat, Rabu (13/07/2022) – Menulis bukanlah pekerjaan mudah, terutama bagi orang yang belum terbiasa melakukannya. Namun, berbeda dengan Kusuma Yanuwar Dani (19), pemuda asal Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon ini. Dia justru memiliki kemampuan menulis yang luar biasa. Terbukti, hanya dalam waktu setahun dia mampu menerbitkan lima buah buku.
Prestasi Dani tentu patut dijadikan teladan dan bisa menjadi inspirasi bagi para pemuda lainnya. Betapa tidak, dalam usia yang relatif masih sangat muda, dia telah berhasil membuktikan kemampuannya menulis buku.
Menurut Dani, hobi menulisnya dimulai sejak dia masih duduk di bangku kelas 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Buku pertama yang berhasil diterbitkannya adalah sebuah buku fiksi berjudul “Bocah Pejuang Kanker”. Buku yang terbit pada 5 Februari 2020 tersebut merupakan sebuah antologi cerita pendek (cerpen).

Hanya berselang lima hari, Dani kembali menerbitkan buku fiksi keduanya yang berjudul “Kasih Sayang Ibu”. Buku tersebut merupakan kumpulan puisi yang diterbitkannya pada 10 Februari 2020.
Kegemarannya menulis semakin menjadi-jadi sejak kedua buku tersebut terbit. Dani merasa seolah-olah dirinya memiliki energi tambahan dan ingin segera menerbitkan buku ketiganya. Hal tersebut dibuktikannya tiga setengah bulan kemudian, tepatnya pada 26 Mei 2020, dia kembali menerbitkan buku antologi cerpen yang diberinya judul “Impian yang Tak Terwujud, Cinta Seorang Barista dengan Toksin Rindunya”.
Semangat Dani dalam berkarya tidak diragukan lagi. Hanya berselang dua hari, pemuda kreatif ini kembali menerbitkan buku fiksinya yang keempat. Kali ini dia menerbitkan sebuah novel yang diberinya judul “Ulang Tahun Terakhir Bocah Pejuang Kanker”. Buku yang diterbitkan pada 28 Mei 2020 tersebut diangkat dari kisah nyata yang dialami oleh sang penulis.

Buku-buku yang Dani terbitkan tersebut dipersembahkan untuk para pejuang kanker yang tidak pernah menyerah. Mereka selalu punya harapan dan semangat dalam merajut mimpi.
Dalam novel tersebut Dani mengangkat kisah kehidupan dari seorang bocah bernama Candra. Bocah tersebut berjuang dalam melawan kanker hingga akhir hayatnya. Tokoh dalam novel tersebut tidak lain adalah adik kandungnya sendiri.
Buku kelima yang ditulis dan diterbitkan Dani berjudul “Menunggu Senja di Palestina”. Buku ini berisi kumpulan puisi yang terbit pada Juni 2020.
Bagi pembaca yang berminat memiliki buku-buku karya Dani, Anda bisa membelinya secara online melalui berbagai marketplace yang ada di Indonesia. (JH).
***
Editor: JHK








