Jembatan Warna sebagai Objek Pariwisata
Sentuhan seni dapat menciptakan jembatan menjadi indah dan bisa menjadi daya tarik pariwisata
Jembatan Warna sebagai Objek Pariwisata (Oleh J.Haryadi) – Jembatan adalah sarana penghubung dua wilayah yang terisolir oleh aliran sungai, lembah atau tebing yang curam. Setiap kabupaten/kota di Indonesia hampir dipastikan memilikinya.
Selama ini kita mengenal jembatan hanya sebagai sarana transportasi darat, tidak lebih dari itu. Padahal, jembatan bisa juga kita jadikan sebagai salah satu objek wisata. Salah satu caranya dengan mengecat jembatan tersebut dengan aneka warna dan komposisi yang menarik.
Sebuah jembatan yang dibiarkan dengan warna seadanya tentu penampilannya kurang menarik. Selain itu, fungsinya hanya sebagai salah satu sarana transportasi umum. Namun, kalau jembatan itu kita beri warna dengan motif tertentu maka kesannya menjadi lain. Oleh sebab itu kita perlu memberikan sentuhan warna dengan kombinasi warna tertentu. Sentuhan seni akan menciptakan keindahan dan berpengaruh terhadap para pengendara yang melaluinya.
Dua buah foto berikutnya adalah jembatan yang terletak di Kabupaten Lampung Utara dan Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Kedua jembatan ini terlihat kusam dan tidak menarik. Jembatan semacam ini begitu banyak dan ada dimana-mana.


Kalau saja pemerintah daerah jeli melihatnya maka jembatan seperti ini bisa dijadikan sebagai salah satu objek pariwisata. Jembatan bisa dicat dengan warna yang menarik, seperti jembatan di Kota Banjar. Selain itu bisa juga ditambah dengan aneka lampu-lampu kecil sehingga kalau malam terlihat terang dan cantik.
Pada kedua ujung jembatan bisa dibangun tempat istirahat dengan melebarkan kedua sisinya. Kemudian dibuat juga beberapa bangunan kecil tempat masyarakat lokal berdagang oleh-oleh dan makanan ringan (jajanan).

Para pengendara mobil/motor yang melintas menggunakan kendaraan pribadi bisa istirahat di tempat ini, sambil membeli makanan dan minuman, serta oleh-oleh khas daerah ini. Mereka juga bisa berfoto dengan latar belakang jembatan penuh warna tersebut dan menyebarkannya melalui media sosial.
Menambah fungsi jembatan sebagai daya tarik wisata dapat menimbulkan beberapa keuntungan. Bagi pemerintah setempat, daerahnya menjadi lebih dikenal, sedangkan masyarakat yang berada di sekitar lokasi jembatan tersebut bisa mendapatkan income tambahan dari berjualan makanan dan suvenir khas daerahnya. Sementara itu para pengendara yang lewat bisa istirahat sejenak melepas lelah sambil menikmati suasana di sekitarnya.
Penulis: J.Haryadi
Editor: JHK
***








