Berita (News)PendidikanPerguruan TinggiPratama Media News

Gen Z SMA Negeri 23 Bandung Belajar Literasi Keuangan dari PkM UTama

PRATAMA MEDIA NEWS (PMN), Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (06/02/2024) – Seminar Pengabdian Kepada Masyarakat “Pentingnya Literasi Keuangan pada Generasi Z, Studi Siswa SMA/SMK di Kota Bandung” kembali diadakan tahun ini oleh Universitas Widyatama (UTama) berkerja sama dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 23 Bandung. Kegiatan berlangsung pada Senin (05/02/2024) kemarin bertempat di SMA Negeri 23 Bandung,  Jln. Malangbong, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung.

Kegiatan seminar singkat ini berjalan dengan lancar dan sukses. Acara dimulai dari pukul 07.00-08.30 WIB dengan narasumber Dr. Neneng Susanti, S.M.B., M.M., Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Widyatama (UTama) Bandung. Kegiatan tersebut dibiayai oleh Universitas Widyatama berdasarkan Kontrak Nomor 47/SPC2/LP2M-UTAMA/XI/2023 dalam rangka pemenuhan Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus tindak lanjut implementasi MoU yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Universitas Widyatama dan SMAN 23 Bandung.

Siswa SMA dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berada pada usia penduduk produktif (15-64), dimana mereka kerap kali sudah memiliki penghasilan dari usaha yang mereka miliki. Universitas Widyatama (Utama) bersama  Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) dan Modal Intelektual), Universitas Widyatama, serta Gallery Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) berkerja sama untuk menyelanggarakan investasi yang terjamin.

Suasana SMA Negeri 23 Bandung yang megah dan asri - Sumber: Rose/PMN)
Suasana SMA Negeri 23 Bandung yang megah dan asri – Sumber: Rose/PMN)
Suasana SMA Negeri 23 Bandung yang asri
Salah satu kegiatan siswa di SMA Negeri 23 Bandung – Sumber: Rose/PMN)

Sesuai siaran pers Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 22 Januari 2024 silam, OJK terus mendorong adanya literasi keuangan untuk masyarakat Indonesia melalui program edukasi keuangan. Penekanan OJK pada pengenalan produk keuangan, keuangan pelajar, dan pencegahan terhadap investasi illegal/pinjaman online ilegal.

Gallery Investasi bersama Universitas Widyatama turut mendukung program ini dengan mengutamakan nilai fundamental dari personal financing dan investasi. Dr. Neneng Susanti, S.M.B., M.M., selaku pemateri menerangkan bahwa siswa perlu mengenal teknik budgeting 50:30:20.

Dr. Neneng Susanti, S.M.B., M.M. Universitas Widyatama
Dr. Neneng Susanti, S.M.B., M.M. sedang menjelaskan Konsep 50:30:20 dalam seminar “Pentingnya Literasi Keuangan pada Generasi Z, Studi Siswa SMA/SMK di Kota Bandung” – (Sumber: Rose/PMN)
Para siswa SMA Negeri 23 Bandung sedang serius mendengarkan materi seminar tentang literasi keuangan yang disampaikan oleh Dosen Universitas Widyatama, Dr. Neneng Susanti, S.M.B., M.M.
Para siswa SMA Negeri 23 Bandung sedang serius mendengarkan materi seminar tentang literasi keuangan yang disampaikan oleh Dosen Universitas Widyatama, Dr. Neneng Susanti, S.M.B., M.M. – (Sumber: Rose/PMN)

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang berkesinambungan dengan PkM sebelumnya. Kegiatan ini mengajarkan bagaimana mengelola keuangan dengan baik. Jadi literasi keuangan ini merupakan pengetahuan dan juga kecakapan dalam mengelola keuangan secara efektif dan efisien,” ungkap Ketua Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut kepada Pratama Media News.

Siswa SMA Negeri 23 Bandung sejumlah 40 siswa diberikan simulasi melalui google form yang kemudian ditunjukkan beberapa hasil utama yang menjadi persentasi pengeluaran terbesar dan seterusnya. Neneng menjelaskan tentang berapa biaya yang biasa dikeluarkan siswa seperti uang jajan dan transport. Mereka pun diajarkan melakukan pengelolaan keuangan sesuai kaidah 50:30:20.

Staff PkM Univesitas Widyatama Berfoto Bersama Staff Guru Bimbingan Konseling SMAN 23 Bandung
Staf PkM Univesitas Widyatama Berfoto Bersama Staff Guru Bimbingan Konseling SMA Negeri 23 Bandung – (Sumber: Rose/PMN)

“Dan ujungnya dilakukan pengelolaan keuangan untuk tabungan dan investasi. Urgensinya anak dari range 15-25 tahun adalah remaja yang perlu untuk mengetahui literasi keuangan. Diketahui dari BPS bahwa generasi ini adalah 1:2 yang mengetahui ekonomi secara global,” tambah Neneng dengan data spesifik.

Dilansir dari blog HSB.co.id metode 50:30:20 menunjukkan persentase untuk membagi penghasilan/pemasukan ke 50, 30, dan 20 persen.  Tiga pembagian ini memiliki kategori utama yaitu kebutuhan, keinginan, dan tabungan.

Lima puluh Persen untuk Kebutuhan terdiri dari pengeluaran yang sering kita keluarkan seperti bea makanan, transportasi, pulsa, internet, kebutuhan sekolah dan kebutuhan dasar lain yang digunakan untuk kenyamanan hidup.

Tiga puluh persen untuk Keinginan, kemudian memiliki banyak cabang. Contohnya liburan dan hiburan. Siswa banyak memiliki layanan berbayar seperti Netflix, Spotify, Youtube, dan lain-lain untuk menunjang hiburan mereka. Ini pun harus dihitung secara cermat. Jika tidak maka pengeluarannya bisa saja menjadi berlebihan.

Sisa dua puluh persen terakhir menjadi hitungan yang lebih penting yaitu tabungan. Sisa 20% penghasilan atau uang jajan siswa bisa masuk ke dalam tabungan atau investasi jangka panjang. Ini terdiri dari dua bagian, yaitu tabungan rutin dan tabungan darurat (biaya tak terduga/darurat). Tabungan ini juga bisa dialokasikan ke beberapa investasi.

Untuk melengkapi materi ini, Universitas Widyatama menyediakan layanan ini dengan adanya Galeri Investasi UTama. Salah satu mahasiswa pengelola Galeri Investasi Widyatama menjelaskan bahwa Galeri Investasi merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di Universitas Widyatama. Galeri Investasi memfasilitasi pengetahuan dan cara berinvestasi yang baik pada masyarakat umum dengan berkerjasama langsung dengan Bursa Efek Indonesia.

“Kita ke SMA Negeri 23 ini mempelajari soal Literasi Keuangan. Kita mempelajari pos yang biasa digunakan pelajar anak-anak SMA Negeri 23. Kita membagi nih pos-posnya kedalam 50, 30, dan 20. Juga kita sebagai pelajar harus belajar menginvestasikan uang jajan. Kenapa? Karena ternyata pelajar banyak yang kurang terhadap literasi finansialnya. Maka dari itu kami dari Universitas Widyatama bekerja sama dengan Galeri Investasi mengajak teman-teman untuk mempelajari investasi keuangan ini,” jelas Muhammad Rifqy Aldira.

Guru Bimbingan Konseling (BK) SMA Negeri 23 Bandung menyambut baik kehadiran Dosen, Mahasiswa dan Galeri Investasi Widyatama di SMA mereka. Fransisca Pujiastuti, S.Pd. menyampaikan kesannya pada Pratama Media News.

Fransisca Pujiastuti, S.Pd., Guru BK SMA Negeri 23 Bandung
Fransisca Pujiastuti, S.Pd., Guru BK SMA Negeri 23 Bandung – (Sumber: PubDok UTama)

“Saya rasa cukup bagus dan perlu dilanjutkan untuk ke depannya karena kebetulan  kita ada MoU juga dengan (Universitas) Widyatama sehingga wawasan anak-anak kelas 12 untuk literasi keuangan lebih banyak lagi,” jelas Fransisca.

Rahma Hartini, S.Psi., seorang Guru Bimbingan Konseling (BK), juga menyampaikan harapannya pada UTama dan Galeri Investasi untuk keberlanjutan kesuksesan anak kelas 12 di SMA Negeri 23 Bandung.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya program kampus ke sekolah karena siswa-siswa kami dapat mengenal kampus PTS Widyatama lebih dekat sehingga siswa-siswa yang berminat terhadap itu lebih tahu mengenai biaya kuliah dan studi yang ada. Pesan saya untuk Widyatama mungkin untuk ditahun-tahun mendatang bisa datang lagi ke kampus SMA Negeri 23 Bandung dan memberikan lagi informasi yang lebih menarik,” pesan Rahma.

PkM ini tentunya bermanfaat banyak bagi siswa kelas 12 maupun Universitas Widyatama khususnya Dosen FEB UTama, yaitu Dr. Neneng Susanti, S.M.B., M.M., Dr. Vincentia Wahju Widajatun, S.E., M.M., Muhammad Bayu Aji Sumantri, S.M.B., M.Com., Oliver Hasan Padmanegara, S.E., MSc., Tanti Irawati Mukhlis, S.E., M.M., dan Pebri Yanida, S.M.B., M.M., yang hadir saat itu.

Segenap Tim PkM UTama menyampaikan banyak apresiasi dan kolaborasinya, khususnya untuk SMA Negeri 23 Bandung kemarin. (RMD/PMN)

***

Judul: Gen Z SMA Negeri 23 Bandung Belajar Literasi Keuangan dari PkM UTama
Reporter: Rose Mariadewi
Editor: JHK

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button