Fenomenal, Ramalan Novel Ilham M.S. Jadi Kenyataan
Ilham mengatakan bahwa dalam cerita yang ditulis dalam novelnya tersebut mengandung pesan terselubung dan hanya orang-orang tertentu yang dapat memahaminya.
Pratama Media News: Fenomenal, Ramalan Novel Ilham M.S. Jadi Kenyataan – Indera keenam atau yang disebut intuisi merupakan bagian dari kajian pada bidang psikologi. Akan tetapi, akar istilah indera keenam itu sendiri merupakan bagian dari studi parapsikologi. Tentu saja sangat mencolok pemahaman antara parapsikologi dengan psikologi itu sendiri.
Definisi parapsikologi merupakan studi ilmiah yang mengkaji fenomena tak biasa atau dugaan psikis yang berkaitan dengan pengalaman hidup manusia atau sederhananya studi ilmiah yang membahas kajian non ilmiah, terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu; Extracensory-perception atau yang disebut indera keenam; interaksi pikiran-materi, dan; kelangsungan hidup.
Indera keenam itu sendiri terdapat berbagai jenis kemampuan, antara lain: Telepati atau kemampuan membaca pikiran seseorang; Precognition atau kemampuan melihat masa depan; Retrocognition atau kemampuan melihat masa lalu; Clairvoyance atau kemampuan melihat kejadian yang sedang berlangsung di suatu tempat; Metafisik yaitu kemampuan menganalisa terhadap sesuatu hal yang rinci; Telekinetik atau kemampuan menggerakan/mengendalikan suatu objek, dan; Mediumship ialah kemampuan melihat sesuatu yang tak kasat mata.
Salah seorang yang memiliki indera keenam adalah Ilham M.S. Pria kelahiran Bandung, 27 Agustus 1994 ini sejak usia tiga tahun sering dianggap anak tak biasa oleh orang-orang di sekelilingnya. Bahkan, sejak masuk TK pada 1999-2000, ia sering menyendiri bermain ayun-ayunan bersama boneka teddy bear kesayangannya.

Saat itu, guru sekolah Ilham sering menemaninya dan mencoba membaurkan dirinya dengan teman-teman sebayanya. Bahkan, saat perpisahan TK pun ia lebih dekat bersama gurunya dibandingkan dengan teman-teman sebayanya. Oleh sebab itu sampai berusia dewasa sekarang ini, ia cenderung lebih banyak menghabiskan waktunya bersama orang-orang yang lebih dewasa darinya.
Sejak duduk dibangku kelas 2 SD (2002), guru sekolah Ilham yang bernama Ibu Djunaesih sering melihatnya menyendiri tanpa teman. Oleh sebab itu Ibu Djunaesih sering memberikan uang jajan dan mengantarkannya naik ojek untuk pulang ke rumah. Guru tersebut merasa bahwa Ilham merupakan salah satu siswa berbakat yang terlihat berbeda dibandingkan kebanyakan siswa lainnya.
Dalam pelajaran sejarah dan bahasa Inggris, Ilham sering mendapat nilai unggul. Bahkan, saat bermain bersama teman sebayanya, ia terkadang melontarkan pertanyaan yang sulit dijawab atau dipahami oleh teman-temannya.
Ketika sudah dewasa, Ilham sering curhat kepada beberapa temannya dan mengatakan bahwa ia seperti melihat atau memprediksi masa depan. Ia pernah memprediksi pada tahun 2020 akan terjadi vaksinasi massal dan banyak korban yang wafat akibat serangan musibah tersebut. Kejahatan terjadi dimana-mana dan banyak terjadi musibah bencana alam seperti gempa bumi di Cianjur – Bogor atau hingga Jabodetabek.
Meski terjadi pro dan kontra dalam mempercayai prediksi tersebut, Ilham percaya bahwa anak yang memiliki kemampuan tersebut diberikan kelebihan oleh Tuhan. Baginya yang paling penting adalah bagaimana memanfaatkan kemampuan tersebut untuk membantu umat manusia.
Mulai tahun 2018, Ilham M.S. melakukan eksperiman dengan menulis sebuah novel yang diberinya judul “ILHAM”. Kata tersebut merupakan bagian dari namanya sendiri, sekaligus singkatan dari “In the Letter of the Human Angel Messenger” yang artinya “Di dalam surat terdapat pesan human angel”.
Saat itu, sebelum memulai menulis novel fiksi, Ilham sempat mengalami gangguan pikiran yang membuat dirinya tak terfokus. Mata batin atau indera keenamnya merasa terganggu atas penglihatannya terhadap kejadian masa depan.

Suatu ketika Ilham berkonsultasi dengan Rossy Puspitasari, seorang pakar aura sekaligus salah satu psikolog di Indonesia yang menangani gifted children sebab dirinya sendiri pernah mengalami berbagai pengalaman pahit bahwa kaum indigo atau sejenis anak berbakat lainnya masih tabu dikalangan masyarakat Indonesia. Sejak saat itu ia menenangkan diri untuk tetap fokus apa tujuan menulis buku itu.
Ilham mengatakan bahwa dalam cerita yang ditulis dalam novelnya tersebut mengandung pesan terselubung. Hanya orang-orang tertentu yang dapat memahaminya. Salah satunya adalah tentang prediksinya bahwa akan terjadi gempa bumi hingga gempa susulan di Cianjur, Bogor, dan Jabotabek.
Kemudian, Ilham juga pernah memprediksi akan terjadi perang dunia ke-3. Ia juga mengatakan bahwa dunia itu sudah berada diatas puncak kehancurannya sebab kejahatan, kemiskinan, krisis kepercayaan, krisis ekonomi, dan lainnya sehingga membuat banyak orang menderita dan sakit. Itu semua adalah akibat ulah tangan orang-orang yang tak punya niat baik.
Menariknya, novel karya Ilham tersebut yang semula dibuat karena dirinya hobi menulis dan sebagai hiburan semata, ternyata banyak peminatnya. Para pembeli menyukai karya sastranya karena merasa mendapat inspirasi dari buku tersebut. Kita bisa melihat fenomena yang terjadi mulai dari Perang Rusia-Ukraina, runtuhnya hegemoni barat, kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) Cina ke Indonesia, vaksinasi massal atas kejadian pandemi Covid-19 yang dimulai sejak 2020, kemudian disusul dengan peristiwa gempa bumi Cianjur 2022 dan lain-lain.
Ilham pernah mengalami pertentangan dan protes dari pemuka agama bahwa indigo masih dianggap tabu dan sulit diterima di Indonesia. Ia pun menyangkalnya dan mengatakan bahwa apa yang mereka lihat kebanyakan dari sisi supranatural, bukan spiritual.
Menurut Ilham, pertamakali indigo ditemukan oleh Nancy Ann Tappe, seorang parapsikologi dari Amerika Serikat yang melakukan riset tentang aura bahwa kepribadian seseorang dapat dibaca dari foto warna aura. Dari temuannya, orang yang beraura indigo atau biru tua memiliki tingkat kematangan spiritual yang tinggi.
Hingga populer pada tahun 1970-an parapsikologi mulai dimasukkan ke dunia psikologi. Mulai dari sini akar indigo muncul hingga sekarang. (Edy R.F.)
***
Judul: Fenomenal, Ramalan Novel Ilham M.S. Jadi Kenyataan
Penulis: Edy R.F.
Editor: JHK
——————————————————————————————————————————————–
Sosialisasi UPTD BPSMB Logam dan Elektronika Karawang pada penggunaan produk ber- Standarisasi Nasional Indonesia (SNI)
PRATAMA MEDIA NEWS
Office:
Jl. Cihanjuang No.69 RT 04 RW 02
Ds. Cihanjuang Kec. Parongpong Kab. Bandung Barat 40559
Jawa Barat – Indonesia
Telp: 0858.4142.2790








