Berita (News)Pratama Media NewsReligi

Dewan Takmir Masjid (DTM) Qudwah Adakan Rapat Persiapan Penyelenggaraan Kurban

Nurdin Qusyaeri, M.Si (Presiden Masjid Qudwah): "Kalau bisa nanti dagingnya benar-benar disampaikan kepada mereka yang jarang makan daging agar lebih berkah dan bermanfaat. Jangan sampai salah sasaran."

Pratama Media News, Kabupaten Bandung Dewan Takmir Masjid (DTM) Qudwah adakan rapat persiapan penyelenggaraan kurban yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Rapat dilaksanakan pada Selasa, 15 Juni 2021 di Sekretariat DTM Qudwah, Jalan Anyar No. 79, Rancakasumba, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Rapat yang dimulai pukul 16:00 WIB dan berakhir tepat saat adzan Magrib berkumandang. Peserta yang hadir di antaranya adalah para pengurus DTM Qudwah yang terdiri dari Presiden Masjid, sekretaris, bendahara umum dan bendahara harian, penasihat, bagian infokom, kabid pendidikan, kabid baitulmall, dan perwakilan dari Barisan Muda Qudwah.

Suasana rapat Masjid Qudwah
Lalan Sahlani, M.Ag. (bendahara umum Masjid Qudwah) sedang menyampaikan gagasannya (Sumber: Pratama Media News)

Dalam rapat DTM Qudwah tersebut dibahas berbagai hal terkait persiapan rencana pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang baru pertama kalinya akan dilaksanakan di Masjid Qudwah.  Perlu diketahui bahwa masjid tersebut baru diresmikan pada Desember 2020 lalu.

Kepala Bidang Baitulmall Masjid Qudwah, Fahmi,  yang berperan sebagai penanggung jawab kegiatan Qurban mempresentasikan rencana pengelolaan dan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang akan dilaksanakan pada H+1 Idul Adha 1442 H. Ia menjelaskan bahwa harga hewan kurban ditentukan dengan harga yang terjangkau yaitu berada pada kisaran Rp 3.250.000 saja. Harapannya agar lebih banyak menarik jamaah yang akan menitipkan hewan kurbannya di Masjid Qudwah.

Flyer Masjid Qudwah Kurban
Flyer promosi ajakan berkurban dan dititipkan melalui Masjid Qudwah (Sumber: Masjid Qudwah)

“Penerimaan hewan kurban ini berkisar Rp.3.250.000 saja, diharapkan bisa menyedot jamaah,” ungkap Fahmi.

Nurdin Qusyaeri, M.Si selaku presiden Masjid Qudwah
Nurdin Qusyaeri, M.Si., Presiden Masjid Qudwah (Sumber: Pratama Media News)

Sementara itu, Lalan Sahlani, M.Ag. sebagai bendahara umum DTM Qudwah menyarankan agar pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang baru pertama kali dilakukan ini harus memiliki standar pengelolaan yang baik, tertib, dan bisa dipertanggungjawabkan. Tidak lupa menggunakan protokol kesehatan karena sedang dalam masa pandemi covid-19.

“Kalau bisa, kurban kali ini kita mulai dengan standar pengelolaan yang terbaik demi mempertanggungjawabkan amanah para sohibul kurban. Jika misal memungkinkan maka akan sangat bagus jika menggunakan buku pedoman pengelolaan dan penanganan hewan kurban, nantinya bisa digunakan pula oleh para penyelenggara kurban di sekitar Majalaya dan Solokan Jeruk yang sekiranya memerlukan panduan,” kata Lalan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ustadz Sona Zainal. Ustadz milenial yang selalu terbuka dengan isu kekinian ini memberikan pertimbangan dengan menghubungkan hal tersebut dengan aturan fikih penyembelihan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Sebagai pamungkas, Nurdin Qusyaeri, M.Si selaku Presiden Masjid Qudwah menegaskan bahwa pendistribusian daging kurban harus sesuai sasaran. Terutama kepada orang-orang yang benar-benar memerlukan dan jarang menikmati daging.

“Kalau bisa nanti dagingnya benar-benar disampaikan kepada mereka yang jarang makan daging agar lebih berkah dan bermanfaat. Jangan sampai salah sasaran. Masih banyak di luar sana yang memerlukan dan mendambakan nikmatnya makan daging sapi atau dimba,” pungkas Nurdin. (Diantika IE)

***

Editor: JHK

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button