Awal Tahun Baru Jalur Lembang Crowded dan Stuck
Sabtu (1/1/2022) kemarin. Puluhan kendaraan terjebak macet diberbagai jalur menuju daerah Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Pratama Media News, Bandung Barat, Minggu (02/01/2022) – Awal tahun baru 2022 diwarnai dengan kerumunan dan kemacetan. Hal itu yang terjadi diberbagai kawasan wisata, khususnya di daerah Bandung Raya. Seperti yang terjadi pada Sabtu (1/1/2022) kemarin. Puluhan kendaraan terjebak macet diberbagai jalur menuju daerah Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Saat awak media Pratama Media News melintas dari arah Cihanjuang menuju Parongpong, tepatnya di pertigaan jalan depan kampus Universitas Advent Indonesia (UNAI), terlihat beberapa petugas polisi berjaga-jaga mengatur lalu lintas. Kendaraan yang berasal dari Cihanjuang dilarang belok ke arah Timur (jalur menuju Lembang), melainkan diwajibkan belok kiri dulu ke arah Timur (jalur menuju Cisarua).
Beberapa kendaraan dari arah Cihanjuang yang bermaksud menuju ke Lembang terpaksa harus belok kiri dan berputar tak jauh dari pertigaan tersebut. Akibatnya terjadi kemacetan karena kendaraan yang berasal dari arah Cisarua menuju Lembang terhambat oleh kendaraan yang sedang berputar.

Sekitar 1 Km dari pertigaan kampus UNAI tersebut ke arah Barat (sekitar satu menit perjalanan), kembali terlihat antrian kendaraan. Puluhan kendaraan, baik motor maupun mobil tidak bergerak sama sekali. Ternyata, semua kendaraan dihentikan oleh beberapa relawan yang membantu mengatur lalu lintas. Lokasinya persis di depan objek wisata Ciwangun Indah Camp (CIC) atau jembatan yang berada persis di atas objek wisata Curug Cimahi.
Saat awak media Pratama Media News menanyakan kepada salah seorang relawan yang bertugas, ia menjawab bahwa penyebab kemacetan adalah adanya tanah longsor persis di bibir jalan dekat pintu masuk objek wisata Curug Cimahi. Sebagian badan jalan tergerus akibat longsor sehingga relawan menutup sebagian jalan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami terpaksa tutup sebagian badan jalan Pak. Kendaraan kami atur secara bergantian agar pengendara tidak saling serobot. Mohon maaf ya Pak kalau perjalanannya jadi terganggu,” ujar relawan tersebut dengan sopan.
Menurut pantauan awak media Pratama Media News, pembagian waktu buka/tutup jalan tersebut masih kurang efektif sebab durasi waktu penghentian untuk kendaraan yang akan lewat dari arah Timur terlalu lama yaitu sekitar 30 menit. Akibatnya, terlihat beberapa pengendara yang sudah tak sabar berusaha memberi kode kepada relawan dengan cara membunyikan klakson agar mereka segera diberi kesempatan lewat.
Ketika kendaraan awak media Pratama Media News berhasil melewati jalur Curug Cimahi, jalanan mulai lancar. Namun, ketika sampai di pertigaan jalan menuju objek wisata Dusun Bambu yang terletak di KM 11, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mulai kembali macet. Kendaraan dari arah Cimahi dan Padalarang menuju Utara terlihat crowded dan stuck. Penyebabnya karena ada salah satu mobil yang mengalami kerusakan sehingga kendaraan yang ada dibelakangnya jadi terhambat.
Beruntung jalur menuju Cimahi dan Padalarang terbilang lancar, meskipun kendaraan yang lewat cukup banyak. Kebanyakan kendaraan yang ada di jalur wisata berasal dari luar kota, terutama plat B (Jakarta dan sekitarnya). (JH)
***
Editor: JHK







