Persatuan Artis Film Seniman (PARFIS) Indonesia Adakan Syukuran di Lembang
Tanty Norrista: "Kehadiran PARFIS bukan sebagai tandingan lembaga film lainnya, melainkan sebagai mitra yang sama-sama bertujuan memajukan dunia perfilman Indonesia."
Pratama Media News, Kabupaten Bandung Barat, Minggu 23 Mei 2021 – Persatuan Artis Film Seniman (PARFIS) pada Sabtu, 22 Mei 2021 mengadakan acara silaturahmi dan syukuran atas terbentuknya Pengurus PARFIS Indonesia. Acara yang dihadiri oleh para pengurus PARFIS Indonesia dan beberapa tamu undangan tersebut berlangsung di destinasi wisata De’Jayagiri Padjadjaran, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Tampak hadir dalam acara silaturahmi dan syukuran tersebut antara lain Pembina Utama PARFIS Shaibir Aslam, Ketua Umum Tanty Norrista, Sekretaris Umum Dede Syarif HD, S.Sn., bendahara umum, ketua harian, dan para pengurus lainnya. Mereka terlihat begitu kompak dan penuh suka cita dapat bersilaturahmi dalam suasana penuh keakraban dan persaudaraan.
Acara tersebut juga dihadiri oleh sekitar 50 tamu undangan yang terdiri dari para sineas, instruktur acting, animator, web desainer, ahli IT, actris, actor, penyanyi, penari, pelukis, komedian, dan penyelenggara acara (Event Organizer), serta pengelola De’Jayagiri Padjadjaran, Deden Heksaputera.

Selain itu, hadir juga para Pengurus Cabang PARFIS Indonesia dari Kabupaten/Kota di Jawa Barat, seperti perwakilan dari Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan calon pengurus kota/kabupaten lainnya.

Dalam sambutannya, Pendiri dan Pembina Utama PARFIS Shaibir Aslam mengatakan bahwa PARFIS lahir tidak prematur, meskipun masih bayi. Namun, menjadi bayi ajaib yang akan menjadi fasilitator para artis film dan seniman berkarya. Sebagai langkah awal untuk memulai kegiatannya, PARFIS juga telah mengadakan aksi peduli sosial dengan memberikan kadeudeuh (redaksi: bingkisan) kepada para aktor legendaris, seperti almarhum Rahmat Hidayat. Aksi tersebut akan terus diagendakan sebagai rasa peduli kepada para seniman film pendahulu.
Shaibir menambahkan bahwa pihaknya siap memberi support berupa modal awal untuk pembuatan film perdana PARFIS. Ia pun menyampaikan juga bahwa beberapa daerah lainnya siap bergabung dengan PARFIS Indonesia, di antaranya dari Provinsi Bali (ada 8 kabupaten/kota), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Provinsi Sulawesi Selatan. Wilayah lainnya yang siap bergabung adalah beberapa kabupaten/kota Pulau Sumatera dan Pulau Jawa, seperti Semarang, Jogyakarta, Surabaya, dan lain-lain.

Pada sambutan lainnya, Ketua Umum PARFIS Indonesia Tanty Norrista mengatakan bahwa kehadiran PARFIS bukan sebagai tandingan lembaga film lainnya, seperti PARFI, dan lain-lainnya. Justru kehadiran mereka sebagai mitra yang sama-sama bertujuan memajukan dunia perfilman Indonesia. Perbedaan antara PARFI dan PARFIS hanya dari sisi keanggotaannya. Kalau PARFIS anggotanya tidak hanya dari kalangan artis film saja, tetapi juga para seniman dan budayawan.
Sementara itu Sekretaris Umum Persatuan Artis Film Seniman (PARFIS) Indonesia Dede Syarif dalam sambutannya mengatakan bahwa PARFIS telah dilengkapi dengan legalitas dan kelengkapan administrasi lainnya.
“Jadi syah sebagai sebuah kelembagaan yang menaungi para insan film, sineas, dan para seniman,” ujar Dede yang juga dikenal sebagai seorang sutradara film dan budayawan Kota Cimahi.

Dede juga manyampaikan bahwa beberapa peserta yang hadir saat itu merupakan calon pengurus dan akan ditetapkan sebagai pengurus sehingga menjadi Keluarga Besar PARFIS Indonesia.
Pengelola De’Jayagiri Padjadjaran, Deden Heksaputera turut memberikan support terhadap kelahiran PARFIS Indonesia. Ia yang juga ikut bergabung menjadi pengurus PARFIS menyampaikan bahwa tempat wisata yang dikelolanya dipersilakan dipakai untuk berbagai kegiatan PARFIS. Area De’Jayagiri Padjadjaran bisa digunakan sebagai lokasi shooting out door dan studio alam PARFIS.
Menurut Dede Syarif, pada pertemuan tersebut disampaikan pula beberapa rencana kegiatan PARFIS, di antaranya mereka akan merekrut para talenta keartisan film dengan mengadakan event acting competition, acting course, produksi film, festival film, festival seni dan budaya, serta kegiatan lainnya.
“Tentu saja acara deklarasi PARFIS diadakan secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, sesuai anjuran pemerintah,” ujar Dede kepada awak Pratama Media News.

PARFIS yang memiliki motto “Satu Hati, Satu Jiwa Bersaudara” ini siap menjadi fasilitator para insan film, seniman, dan budayawan dalam berkreativitas.
“Alhamdulilah kami sudah memiliki kantor di Jalan Soekarno Hatta 857. Tempat ini akan menjadi oase dan harapan baru bagi pengembangan film, seni dan budaya, sesuai dengan program pemerintah di UU Pemajuan Kebudayaan No.5 tahun 2017 dan ikut serta membangun ekonomi kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan para insan film, sineas, seniman, dan budayawan,” pungkas Dede dengan nada optimis.
***
Editor: JHK








