Tugu Pembangunan Lampung Utara, Salah Satu Ikon Kotabumi yang Pamornya Kian Memudar
The founding father of Indonesia, Ir. Soekarno, pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 1961 pernah mengatakan, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya."
Tugu Pembangunan Lampung Utara (Oleh: J.Haryadi) – Siapa saja yang berkunjung ke Pasar Lama Kotabumi di Kabupaten Lampung Utara pasti akan melihat sebuah tugu yang posisinya persis berada di tengah bundaran pusat Kota Kotabumi. Tugu berbentuk dua pemuda tegap berotot yang sedang mendirikan sebuah balok besar tersebut dikenal dengan nama “Tugu Pembangunan”.
Pamor tugu bersejarah tersebut kini semakin lama kian memudar, seiring dengan berjalannya sang waktu. Keberadaannya mulai dilupakan dan kalah tenar dengan “Tugu Payan Mas” yang lokasinya lebih strategis karena berada di pusat keramaian baru. Kedua tugu tersebut kini sudah menjadi ikon Kotabumi bersama-sama dengan keberadaan tugu-tugu lainnya.
Kalau disimak dari sisi sejarahnya, keberadaan “Tugu Pembangunan” jauh lebih penting dibandingkan dengan tugu-tugu lainnya yang usianya jauh lebih muda. Hal tersebut disebabkan “Tugu Pembangunan” tersebut berkaitan erat dengan sejarah Kotabumi itu sendiri.

Tidak banyak masyarakat Kotabumi yang paham tentang sejarah “Tugu Pembangunan”, kecuali orang-orang tertentu. Bahkan, masyarakat Kabupaten Lampung Utara pun hanya sebagian kecil saja yang tahu. Padahal sejarah itu sangat penting bagi sebuah peradaban. Bahkan, the founding father of Indonesia, Ir. Soekarno, pada peringatan hari pahlawan 10 November 1961 pernah mengatakan, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.”
Menurut salah seorang tokoh pejuang kemerdekaan Lampung Utara, Saleh Achmad, “Tugu Pembangunan” itu dibuat pada zaman pemerintahan Bupati Masno Asmono yaitu antara 1978-1979. Bupati keduabelas Lampung Utara tersebut turut terlibat dalam proses perencanaan pembangunannya.

Saleh Ahmad menambahkan, saat proses pembuatan “Tugu Pembangunan” dirinya masih menjabat sebagai Kepala Ketertiban Pamong Praja dan Kabag Umum Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara. Tujuan pembangunan tugu tersebut adalah sebagai simbol bagi masyarakat Lampung Utara yang saat itu sedang giat-giatnya membangun.
Sementara itu menurut mantan Kepala Badan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kabupaten Lampung Utara, Ir.H. Azwar Yazid, M.M., di lokasi “Tugu Pembangunan” tersebut sebelumnya pernah berdiri “Tugu Merdeka”. Keberadaannya untuk mengenang sebuah peristiwa bersejarah yaitu tempat diadakannya Pengumunan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia untuk pertama kalinya di Kabupaten Lampung Utara. Orang yang mengumumkannya saat itu adalah almarhum R. Husen Thoyib yang merupakan salah seorang pahlawan kemerdekaan.
Kini, keberadaan “Tugu Pembangunan” seperti sudah kehilangan pamornya. Meskipun secara fisik bentuknya sudah pernah diubah. Namun, kondisi tugu tersebut kini cukup memperihatinkan. Seputar tugu tersebut dulu sering dipasangi atribut bendera partai politik dan bagian atas terdapat tiang yang dipenuhi kabel-kabel yang berseliweran.
Kondisi tugu tersebut sebaiknya mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat. Kalau perlu dibuat penjelasan ringkat tentang keberadaanya agar masyarakat tahu dan bisa menghargai sejarah perjuangan para pahlawannya. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bisa menjadi salah satu destinasi wisata bagi pengunjung lokal maupun luar daerah.
Perlu kita ingat bahwa “Tugu Pembangunan” itu bukanlah sekadar patung biasa. Ada makna filosofi di dalamnya. Sudah sepantasnya kalau pemerintah dan masyarakat ikut peduli menjaganya agar terlihat bersih, berwibawa, dan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Lampung Utara.
***
Penulis: J.Haryadi
Editor: JHK









Mantap dah informasinya