Berita (News)Perguruan TinggiPratama Media NewsWisata

Tim Dosen STIEPAR YAPARI Lolos Kedaireka Kemendikbudristek 2023

Tim Kedaireka STIEPAR 2023 yang lolos terdiri dari Ketua tim pengusul: Adrian Agoes, S.Sos., M.M.Par. (Prodi UPW-STIEPAR) dan dua anggota Zia Kemala, S.Pd, M.Pd. (Prodi UPW-STIEPAR) dan Indah Nur Agustiani, S.Par, M.M. (Prodi Pariwisata STIEPAR)

PRATAMA MEDIA NEWS (PMN), Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/12/2023) – Tahun 2023 merupakan tahun yang cukup bersejarah karena untuk pertama kalinya STIEPAR YAPARI lolos dalam Program Dana Padanan (Matching Fund) Kedaireka (Kerja Sama Dunia Usaha dan Kreasi Reka).

Kedaireka merupakan program penelitian yang melibatkan lintas sektor yakni akademisi, mitra usaha, masyarakat, dan pengguna. Pendanaan diperoleh melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Program Matching Fund dan Hilirisasi Produk Penelitian Terapan Tahun 2023.

Tim Kedaireka STIEPAR 2023 yang lolos terdiri dari Ketua tim pengusul: Adrian Agoes, S.Sos., M.M.Par. (Prodi UPW-STIEPAR) dan dua anggota Zia Kemala, S.Pd, M.Pd. (Prodi UPW-STIEPAR) dan Indah Nur Agustiani, S.Par, M.M. (Prodi Pariwisata STIEPAR). Judul kegiatan adalah Pengembangan Aplikasi Berbasis Web Sebagai Sarana Interpretasi Wisata Bagi Wisatawan Geo di Bandung Raya.

STIEPAR YAPARI
Penandatanganan serah terima panel 9 titik di TAHURA yang dilakukan oleh ketua UPTD Tahura Pak Lutfi Erizka S.Ikom dan Ketua Pengusul Kedai reka Pak Adrian Agoes, S.Sos., M. par yang juga dihadiri oleh Ketua LPPM ibu Titing Kartika S.Pd. M.M.MBa Tourism – (Sumber: Humas STIEPAR YAPARI)

Skema yang diambil adalah A2 (Pengembangan Produk Inovasi Bersama DUDI/Mitra Inovasi).  Adapun Rekacipta (produk hasil inovasi)  yang dihasilkan adalah: Bandung Geotour Digital InterpretationBagendit App.

Ketua LPPMJ (Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penerbitan Jurnal) STIEPAR YAPARI sekaligus sebagai Pengelola Program, Titing Kartika, M.M., M.B.A. Tourism menyampaikan apresiasinya kepada tim atas kerja keras sehingga dapat lolos pada kompetisi nasional tersebut.

Survey dan identifikasi pemasangan panel di Goa Jepang Tahura
Survey dan identifikasi pemasangan panel di Goa Jepang Tahura – (Sumber: Humas STIEPAR YAPARI)

Dalam kegiatan tersebut yang menjadi mitra adalah PT Exotic Java Trails, Direktur: Daniel M. Nugraha. Diharapkan melalui program kemitraan ini dapat memberikan manfaat, di antaranya sebagai sarana interpretasi berkualitas untuk daya tarik wisata lainnya di sekitar Bandung Raya. Dengan  platform ini daya tarik suatu tempat bisa terangkat dan ditingkatkan atas terbangunnya  kisah yang menggugah bagi wisatawan.

Survey dan simulasi panel yang terpasang di the Lodge Maribaya
Survey dan simulasi panel yang terpasang di the Lodge Maribaya – (Sumber: Humas STIEPAR YAPARI)

Semetara itu, dampak yang bisa ditimbulkan dari kreasi reka ini adalah, selain keindahan secara wujud  fasilitas yang indah di titik titik daya tarik wisata, kreasi ini akan memiliki dampak yang  signifikan terhadap pengalaman wisatawan, serta terwujudnya responsible tourism dikalangan wisatawan.

Adrian Agoes sebagai ketua tim menjelaskan bahwa kaitannya dengan IKU (Indikator Kinerja Utama) adalah untuk mencapai IKU-3 dan dan IKU-5, yakni dosen berkegiatan di luar kampus dan menghasilkan suatu karya yang digunakan oleh  masyarakat.

Humas STIEPAR YAPARI
Tim Mahasiswi STIEPAR melalukan uji coba app Bagendit yang terpasang di Kampung Cibarani – (Sumber: Humas STIEPAR YAPARI)

Pelaksanaan Kedaireka ini melibatkan lima orang mahasiswa: dua mahasiswa dari  Program Studi S1 dan tiga mahasiswa dari Prodi D3 UPW. Terdapat 15 titik yang ditetapkan untuk dijadikan prototipe pemasangan papan interpretasi digital, yakni sebagai berikut:

  1. Gawir Sesar Lembang (Cibodas, The Lodge Maribaya)
  2. Lava Cikawawri (Lengensari, Maribaya Natural Hot Spring Resort)
  3. Gunung Batu Lembang (Langensari, Lembang – D’stone Mountai Villa)
  4. Benteng Pasir Malang (Mekarwangi – Tahura Djuanda)
  5. Lava Curug Ciomas (Mekarwangi – Tahura Djuanda)
  6. Karaton Di Gawir Sesar Lembang (Ciburial, Cimenyan – Tahura Djuanda)
  7. Ropi Lava Di Gua Lalay (Mekarwangi – Tahura Djuanda)
  8. Lava Pahoehoe (Ciburial – Tahura Djuanda)
  9. Dam Bantar Awi (Ciburial – Tahura Djuanda)
  10. Gua Belanda (Ciburial – Tahura Djuanda)
  11. Gua Militer Jepang (Ciburial – Tahura Djuanda)
  12. Curug Dago (Dago, – Tahura Djuanda)
  13. Komunitas Cika Cika (Dagopojok, Coblong, Dago)
  14. Komunitas Cibarani (Ciumbuleuit, Cidadap)
  15. Kampung Pelangi (Hegarmanah, Cidadap)
Bendungan Bantar Awi
Bendungan Bantar Awi

Hasil kegiatan Kedaireka ini sekaligus didesiminasikan di lingkungan STIEPAR YAPARI kepada para dosen dalam forum ilmiah Academic Sharing pada Rabu (27 Desember 2023). Ketua STIEPAR YAPARI, Prof. Dr. Enok Maryani, M.S. menyampaikan apresiasinya kepada tim dan berharap kehadiran aplikasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Bendungan Bantar Awi
Bendungan Bantar Awi

Aplikasi Bagendit ini dapat diunduh dengan cara memindai QR Code yang ada di setiap panel interpretasi tersebut (di titik-titik yang telah terpasang), lalu di-install pada handphone berbasis sistem Android. Setelah itu pengunjung dapat memindai informasi selengkapnya tentang interpretasi wisata geo dari titik di mana mereka kunjungi.

Panel-panel tersebut telah mengalami uji coba dari beberapa pengunjung dan masih terus dalam proses penyempurnaan. Ke depannya Bagendit ini akan diajukan sebagai bahan prototipe dan HAKI. (TK/AA).

***

Judul: Tim Dosen STIEPAR YAPARI Lolos Kedaireka Kemendikbudristek 2023
Editor: JHK

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button