Berita (News)KomunitasPratama Media NewsSeni dan Budaya

Tim 1000 Bendera dari Pontianak Rayakan HUT RI ke-76 di Desa Temajuk Kabupaten Sambas

Tim 1000 Bendera juga membawa bendera sepanjang 50 meter untuk dijadikan karnaval mengelilingi pusat desa

Pratama Media News, Kabupaten Sambas, 18 Agustus 2021Tim 1000 Bendera dari Pontianak mengunjungi Desa Temajuk, Kecamatan Paloh Kabupaten, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Kedatangan mereka bertepatan dengan tanggal 17 Agustus 2021, sekaligus bertujuan untuk merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-76. Lokasi yang dipilih adalah Pantai Camar Wulan.

Ketua Tim 1000 Bendera, Adrianus Susanto mengatakan kepada awak media bahwa rangkaian pengibaran 1000 bendera ini sudah dilakukan sejak 25 Juli 2021. Mereka menghimbau masyarakat untuk memasang bendera dari 1 Agustus 2021 dan menurunkannya pada 31 Agustus 2021. Selain itu, pihaknya juga membawa bendera sepanjang 50 meter yang akan dijadikan sebagai bahan karnaval mengelilingi pusat Desa Temajuk.

“Kegiatan ini kita roadshow di 14 Kabupaten Kota di Kalimantan Barat dan di puncaknya kami memutuskan untuk dipusatkan di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia, yaitu di Pulau Temajuk ini,” ungkap Adrianus.

Adrianus Susanto merasa terharu karena sepanjang perjalanan rombongannya sering melihat rumah yang tidak memiliki bendera sehingga akhirnya mereka turun untuk membagikan bendera. Selain itu mereka juga membagikan masker untuk mencegah penularan virus covid-19.

Penyambutan Tim 1000 Bendera
Ilustrasi: Tim 1000 Bendera dan Sekretaris Desa Temajuk saat diwawancari awak media di Pantai Temajuk, Sambas, Kalbar (Sumber: Pratama Media News)

“Banyak yang menangis haru dengan kegiatan kami. Hampir semua mengatakan ini HUT RI yang ke-76. Namun, baru kali ini kami mendapatkan pembagian bendera,” ujar Adrianus.

Menurut Adrianus, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim 1000 Bendera secara mandiri, tanpa biaya dari pihak pemerintah Pemerintah Kabupaten/Kota maupun Pemerintah Provinsi. Tujuan kegiatan tersebut untuk membangkitkan rasa nasionalisme masyarakat.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk menumbuhkan semangat kebangsaan, meningkatkan rasa nasionalisme, dan patriotisme bagi Rakyat Indonesia. Semoga ke depan semakin banyak yang melakukan kegiatan seperti ini,” harap Adrianus.

Bendera sepanjang 50 meter
Ilustrasi: Bendera sepanjang 50 meter yang dipasang di Pantai Temajuk, Sambas, Kalimantan Barat (Sumber: Pratama Media News)

Pada kesempatan tersebut Ketua Tim 1000 Bendera menyatakan terima kasihnya kepada kepada TNI, Polri, Pemerintah Desa Temajuk, Karang Taruna Desa Temajuk, dan seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi dalam menyukseskan acara puncak pengibaran dan pembentangan Bendera Merah Putih di Pantai Temajuk.

Tim 1000 Bendera terdiri dari gabungan beberapa kelompok masyarakat yaitu Radar Nusantara, KLTV Indonesia, Pasukan Adat Nusantara Indonesia, dan Ormas Pemuda Panca Sila.

Sekretaris Desa Temajuk, Sriliza yang dihubungi awak media mengatakan bahwa setiap tahun pihaknya selalu merayakan acara 17 Agustusan. Namun, sejak merebahnya wabah pandemi covid-19 maka pada tahun 2020 kemarin desanya tidak merayakan.

“Sejak 2020 kemarin desa kami tidak merayakan acara 17 Agustusan. Sebenarnya tahun ini juga tidak mengadakan. Namun, saat desa kami kedatangan Tim 1000 Bendera, kami jadi malu. Masak kami tuan rumah tidak menyambut tamu yang datang dari jauh dalam kegiatan yang sangat positif seperti ini,” ujar Sriliza.

Sriliza menjelaskan, secara mendadak pihaknya segera mengadakan rapat dengan karang taruna desa setempat. Akhirnya pada 17 Agustus 2021 kemrin mereka bisa melaksanakan apel detik-detik Proklamasi yang dipimpin langsung oleh Inspektur upacara, Letda laut (T) Achmad fatoni,S.H., yang tugas sehari-harinya sebagai Komandan Pos Angkatan Laut Temajuk. Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Bripka M. Haris yang sehari-harinya bertugas sebagai Polsubsektor Temajuk.

“Beginilah Pak Desa kami, dimana kami di perbatasan yang serba kekurangan, baik dari segi infrastruktur, listrik, jaringan telekomunikasi, semua terbatas. Listrik kami disini nyalanya mulai pukul 17.00 hingga 06.00. Jalan kami jika musim hujan kami tidak bisa ke kabupaten karena jalan yang berlumpur. Untuk jaringan telekomunikasi kami tidak bisa mengakses Internet dengan baik sehingga anak-anak kami disini tidak bisa mengikuti proses belajar daring,” ujar Sriliza menjelaskan panjang lebar.

Selanjutnya Sekretaris Desa Temajuk tersebut menyatakan rasa terima kasihnya kepada Tim 1000 Bendera yang sudah hadir di desanya.

“Besar harapan kami dengan hadirnya Tim 1000 Bendera, bisa membuat desa kami ter-explore dan bisa dapat perhatian khusus dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah daerah,” tutur Sriliza.

Ketua Karang Taruna Desa Temajuk, Samsiar juga ikut mengucapkan terima kasih atas kedatangan Tim 1000 Bendera. Ucapan yang sama disampaikan Zainul Fikri, seorang mahasiswa IAIS Sambas yang sedang KKN di desa tersebut. Ia sangat senang sekali bisa menjadi bagian dari pengibaran 1000 bendera dan pengibaran bendera sepanjang 50 meter.

“Kami ucapkan terima kasih kepada tim 1000 bendera yang sudah melibatkan kami. Besar harapan kami, tahun-tahun kemudian acara ini kembali diadakan karena kegiatan ini sangat positif untuk menumbuhkan rasa nasionalisme kita,” pungkas Fikri. (Arie)

***

Editor: JHK

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button