Tiga Hari Perjalanan Dinas Bersama Bapak Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kotabumi
Ispandi: "Banyak hal yang bisa di ambil intisarinya dari perjalanan dinas kali ini. Selain mendapatkan cerita dan pengalaman, juga kami bisa lebih banyak belajar tentang tugas dan tanggung jawab, serta hal-hal lainnya."
Tiga Hari Perjalanan Dinas Bersama Bapak Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kotabumi – Pagi itu, Senin, 14 Juni 2021, situasi di luar rumahku masih terasa gelap. Usai salat Subuh, aku dan teman-teman harus berangkat melaksanakan tugas ke luar kota. Tentu saja kami harus menyiapkan segala keperluan, mulai dari berkas seperti surat-surat penting yang terkait tugas, identitas pribadi, dan keperluan pribadi (pakaian, obat-obatan, sikat gigi, dan lain-lain) agar dipastikan tidak ada yang tertinggal.
Dengan menggunakan kendaraan dinas kami meluncur dari Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, menuju Kabupaten Mesuji. Perjalanan ini adalah tugas pertamaku bersama Bapak Agus Budisantoso, Kepala KPP Pratama Kotabumi yang baru di tempat kami bekerja. Sejak 30 Mei 2021 lalu, beliau sudah mulai bertugas menjadi kepala kantor yang memiliki tugas dan wilayah kerja mencakup tujuh kabupaten di Provinsi Lampung. Tentu saja ini merupakan wilayah kerja yang cukup luas.
Salah satu wilayah kerja yang terjauh dari Kotabumi adalah Kabupaten Mesuji. Lokasinya berjarak sekitar 180 Km atau ditempuh dengan waktu sekira 3.5 jam perjalanan. Sebagian perjalanan kami tempuh menggunakan jalan tol.

Dalam perjalanan dinas in agar tidak jenuh tentunya dihiasi dengan berbagai obrolan dan candaan, serta wejangan dari Pak Agus yang bisa kami panggil dengan sebutan “Bapak Kepala”. Disamping Pak Kepala, ikut juga Mbak Alma, salah seorang Account Representative (AR) yang juga sebagai pegawai baru pindahan dari Kota Bengkulu.
Sekira pukul 08.30 Wib, kendaraan yang kami pakai sudah tiba di Simpang Pematang, salah satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Mesuji. Kami istirahat sejenak di sini, sambil mampir di salah satu rumah makan, sekalian menunggu rombongan lain yang berangkat dari Kota Menggala.
Setelah aku beristirahat sejenak sambil menyeruput kopi bersama kawan-kawan dari menggala, Pak Ade dan Pak Siswadi – Pak sis pegawai Kotabumi kebetulan ikut bersama Pak Ade, perjalanan dilanjutkan menuju Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji yang berjarak 35 Km dari Simpang Pematang. Pukul 10 WIB kami tiba di kantor tersebut.
Sesampainya di Pemkab Mesuji, kami bertemu langsung dengan Bupati Mesuji, Bapak Saply. Banyak hal yang dibicarakan, seperti program dan rencana kerja tahun yang akan datang. Kerja sama dalam hal penggalian potensi sangat diharapkan agar kiranya penerimaan di Kabupaten Mesuji dapat terealisasi.

Pertemuan singkat sekira satu jam bersama Bapak Bupati Mesuji beserta jajarannya tersebut membawa kesan yang sangat berarti, khususnya dalam sektor penerimaan dalam bidang perpajakan. Obrolan kami pun akhirnya usai dan kami pun segera berpamitan.
Setelah pertemuan dengan Bupati Mesuji, kami bergerak menuju Bandar Lampung. Dalam perjalanan dinas tersebut tersebut, kami sengaja tidak memalui jalan tol, melainkan mengunakan jalan biasa atau Jalan Lintas Timur menuju Menggala. Namun, sebelum sampai di Ibu Kota Kabupaten Tulang Bawang tersebut, kami singgah sambil beristirahat dan makan siang di Unit II. Daerah ini merupakan sebuah kecamatan yang sangat ramai karena tak jauh dari lokasi perkebunan sawit yang sangat luas.
Kami pun menyempatkan mampir juga di kantor pajak perwakilan Menggala. Bapak Kepala menyempatkan berkumpul dan berbincang-bincang dengan semua pegawai Kantor Pajak Menggala. Dimulai dengan memperkenalkan diri, Bapak Kepala memberi pengarahan dan tanya jawab bersama para pegawai di kantor ini.
Pada hari kedua kami mengunjungi Kantor Wilayah Pajak di Bandar Lampung. Bapak Kepala melaporkan diri dan mohon arahan dari Kepala Kantor Wilayah Bandar Lampung. Dalam tugas dan tanggung jawab sebagai pimpinan tentunya juga dapat dengan cermat dan menguasai semua bidang pekerjaan yang ada, termasuk menyelesaikan masalah-masalah seputar pekerjaan.
Pada Kesempatan ini juga dilakukan presentasi dan pemaparan prihal kerja, rencana, dan solusi dalam memecahkan masalah. Turut hadir pegawai dari Kotabumi yaitu Pak Ali Mochtar, Ardi, dan juga Julli.
Hari ketiga, Rabu, 16 Juni 2021 merupakan agenda pertemuan dengan Bupati Way Kanan yang telah terjadwal. Pegawai lain yang ikut mendampingi Bapak Kepala untuk tugas kali ini yaitu Pak Iwan Naliawan dan Pak Nanang. Sebelum bertemu Bupati Way Kanan, Bapak Raden Adipati Surya, kami singgah di kantor perwakilan yang ada di Kecamatan Baradatu. Ini merupakan salah satu wilayah Kabupaten Way Kanan.

Selama berada di kantor perwakilan Baradatu, Bapak Kepala tak lupa mengadakan brifing dengan semua pegawai yang ada di sini. Tujuannya untuk memotivasi mereka, sekaligus integritas kepada pegawai yang ada di Baradatu.
Setelah sejenak beristirahat di Kantor Perwakilan Baradatu, perjalanan dilanjutkan menuju Blambangan Umpu yang merupakan Ibukota Kabupaten Way kanan. Kami langsung bertemu dengan Bapak Bupati yang menerima kami dengan ramah. Banyak hal dibicarakan dengan beliau. Mulai dari evaluasi kepatuhan sampai dengan program kerja yang akan datang.

Semoga dengan pertemuan ini dapat mempererat silaturahmi dan selalu dapat bersinergi dalam menjalankan tugas-tugas yang diamanatkan. Banyak hal yang bisa di ambil intisarinya dari perjalanan dinas kali ini. Selain mendapatkan cerita dan pengalaman, juga kami bisa lebih banyak belajar tentang tugas dan tanggung jawab, serta hal-hal lainnya.
Semoga kesuksesan dan keberkahan selalu menyertai kita dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Amin.
***
Penulis: Ispandi Sidi Surya
Profil penulis:

Ispandi Sidi Surya adalah seorang putra seorang pensiunan TNI Angkatan Darat yang memiliki hobi traveling, membaca, dan menulis. Berbagai jenis tulisan disukainya, baik itu tulisan berupa artikel, berita, maupun tulisan fiksi seperti cerpen dan puisi.
Saat ini Ispandi bekerja di sebuah kantor dengan jadwal kerja yang cukup sibuk. Namun, disela-sela tugasnya masih disempatkannya menulis.
Selain itu, anak kolong ini juga ikut dalam sebuah komunitas bernama BARAK (Barisan Anak Kolong) – sebuah komunitas yang anggotanya terdiri dari anak-anak pensiunan TNI AD yang pernah menghuni barak militer di asrama KOMPI, Kabupaten Lampung Utara, dan kini menjabat sebagai sekretaris.
Editor: JHK








