Berita (News)kriminalPratama Media News

Puluhan Penutup Saluran Air di Underpass Dustira Cimahi Raib Tanpa Jejak

Pratama Media News, Kota Cimahi – Jawa Barat, Rabu (03/08/2022) – Puluhan penutup saluran air yang terbuat dari plat baja di sepanjang kiri dan kanan bawah Underpass Dustira Cimahi hilang dicuri orang tak bertanggung jawab. Underpass pertama yang dimiliki Kota Cimahi yang baru dibuka pada 22 Februari 2022 lalu tersebut kini mengalami kondisi yang mengkhawatirkan. Pratama Media News (PMN) berhasil meliput dan mencari tahu kebenaran kondisi ini Senin (01/08/2022) siang.

Berdasarkan penelusuran PMN yang mengetahui soal ini dari Supratman (60), seorang tukang bangunan yang kebetulan tinggal di Jalan Warung Contong ketika dia tengah menjemur cor beton di pinggir jalan.

“Saya mendapat pesanan dari anak saya Edi untuk membuat 60 buah penutup saluran air pengganti. Karena plat baja yang jadi penutup hilang dicuri,” tutur pria yang akrab dipanggil Mang Eman.

Supratman
Supratman (60) alias Mang Eman sedang mengerjakan cor beton pengganti penutup saluan air yang hilang – (Sumber: Imas Nurhayati/Pratama Media News)

PMN berhasil datang ke lokasi siang itu dan bertemu Arya Miraj (21) petugas dari Nindiya Karya bagian K3 untuk proyek Underpass Dustira Cimahi dan tengah melakukan pembersihan sumbatan saluran air. Dia mengaku sedang mengecek kebenaran jumlah pasti hilangnya puluhan penutup plat baja. Saat itu sudah sampai angka 52 yang diketahuinya.

Sehari sebelumnya, Arya mengaku belum mengetahui jumlah total kehilangan plat baja penutup gorong-gorong karena mengingat panjangnya sisi jalan mencapai 600 meter dengan jarak antar lubang  kurang lebih tiga meter dan berada di dua sisi jalan underpass yang dimulai dari depan Instalasi Gawat Darurat  (IGD) Rumah Sakit Dustira (RS Dustira).

Sebenarnya menurut Arya pemeliharaan proyek underpass Dustira Cimahi ini pertama kali sudah dijalankan sejak Minggu (31/07/2022) lalu, “Baru lima bulan Under pass dibuka tapi pencurian plat baja ini sudah terjadi. Tim kami mendapat laporan dari Depok (NK pusat) untuk melakukan pengawasan karena ada laporan ini dan pengaduan pihak dinas PUPR Kota Cimahi.”

Arya Miraj
Arya Miraj (21) petugas dari Nindiya Karya bagian K3 untuk proyek Underpass Dustira Cimahi – (Sumber: Imas Nurhayati/Pratama Media News)

Sebelumnya, Arya bertugas sebagai flagman pembawa bendera untuk menyeberang. Bendera seperti bendera Pramuka berwarna merah cokelat. Saat ini dia memakai lampu lalu lintas sepanjang 20 cm berwarna merah. PMN berkesempatan mewawancarai Arya di balik dinding underpass sebelah kiri dari arah RS Dustira.

Hingga saat ini pembersihan sumbatan yang terjadi akibat pencurian itu masih terus dilakukan. Kotoran, tanah juga sampah bisa masuk ke lubang air tanpa saringan.

“Ini bisa menyumbat lubang air. Bahaya jika musim hujan, genangan air dan banjir bisa terjadi, ” lanjut Arya.

Lokasi terendah underpass tepat di bawah jalan Kereta Api (KA) jalur Jakarta-Bandung pas pintu masuk stasiun KA Cimahi. Bisa dibayangkan bahaya yang akan terjadi pada area jalan yang jadi penanda Kota Cimahi tercanggih saat ini jika masuk musim penghujan.

PMN berharap pihak berwenang dalam hal ini aparat kepolisian bisa melakukan tugasnya mengusut tuntas pencurian yang merugikan kota kecil tercinta ini. (Imas Nurhayati).

***

Judul: Puluhan Penutup Saluran Air di Underpass Dustira Cimahi Raib Tanpa Jejak
Penulis/reporter: Imas Nurhayati
Editor: JHK

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button