FeaturesKulinerPratama Media News

Memasak Kue Anti Gagal

Penulis: Serenity Coroline

Memasak merupakan suatu hal yang disukai banyak orang, termasuk saya. Sejak kecil saya sudah diajari orang tua bagaimana cara memasak, mulai dari makanan yang paling mudah hingga makanan yang sulit dimasak.

Masakan yang paling mudah adalah membuat telur goreng, memasak mie instan, dan memasak nasi. Masakan yang sulit adalah membuat makanan khas Sumatera Utara yaitu tombur dan masakan pastry seperti kue-kue kering misalnya nastar, cookies, dan kue basah misalnya brownies.

Mengapa saya suka memasak? Karena saya sangat suka makan. Bicara soal makanan, saya sangat suka dengan makanan manis. Brownies adalah salah satu makanan yang sangat saya sukai dan memasak brownies juga menjadi salah satu kegemaran saya.

Saya telah diajarkan cara memasak kue brownies sejak masih duduk di bangku SMA hingga sekarang. Kini saya mempunyai resep brownies sendiri yang akan saya bagikan untuk teman-teman yang mungkin ingin mencobanya di rumah. Bahan yang akan saya bagikan sangat mudah ditemukan dan proses memasaknya pun sangatlah mudah.

kue brownies
Ilustrasi: Kue brownies (Sumber iccadubai.ae)

Untuk teman-teman yang tidak bisa memasak atau mungkin baru pertama kali membuat brownies, tenang saja karena resep yang saya bagikan akan membuat kalian bisa merasakan brownies yang sangat nikmat.

Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah :

  • 280gr gula;
  • 170gr mentega/margarin leleh (12 sdm);
  • 2 telur;
  • ½ sdt garam;
  • 1,5 sdt bubuk kopi (optional);
  • 1 sdm vanilla essence;
  • 2 sachet coklat bubuk (chocolatos drink rasa coklat);
  • 50gr cocoa powder (6,5 sdm);
  • 73gr terigu (8 sdm);
  • chocochips, sereal, dan kacang.

Alat yang dibutuhkan juga sangat mudah didapatkan, yaitu:

  • wadah mangkuk besar;
  • wadah mangkuk kecil;
  • sendok ;
  • wisk;
  • loyang;
  • oven;
  • sendok .

Langsung saja yuk kita lihat cara memasak kue bownies:

  • campurkan gula,margarin leleh lalu kocok selama dua menit, lalu masukkan telur satu persatu ke dalam adonan basah, kemudian kocok hingga rata;
  • masukkan garam,bubuk kopi, dan vanilla essence ke dalam adonan basah;
  • lanjut masukkan bubuk coklat atau chocolatos drink coklat ke dalam adonan basah tadi, lalu aduk kembali hingga tercampur rata;
  • masukkan bahan-bahan keringnya seperti cocoa powder dan terigu yang sudah diayak;
  • masukkan topping-topping sesuai selera ke dalam adonan, lalu campur hingga merata;
  • siapkan loyang yang sudah diolesi dengan margarin dan dilapisi kertas roti, lalu masukan adonan ke dalam loyang tersebut;
  • oven brownies dengan api atas bawah dengan suhu 180 derajat celcius selama 35-40 menit;
  • keluarkan brownies yang telah matang dari dalam loyang, lalu potong sesuai selera;
  • brownies pun siap untuk dinikmati.

Selamat mencoba teman-teman!

Nah mudah banget kan teman-teman untuk dicoba di rumah. Brownies ini juga bisa menjadi cemilan, kue ulang tahun, maupun menjadi ide bisnis kalian. Dengan memasak banyak sekali hal yang bisa didapat oleh teman-teman. Yuk kita sama-sama belajar memasak!

***

Judul artikel: “Memasak Kue Anti Gagal”

Penulis: Serenity Coroline

Editor: JHK

Sekilas tentang Penulis

Sherin
Serenity Coroline, penulis (Sumber: koleksi pribadi)

Serenity Coroline atau akrab disapa Sherin ini adalah mahasisiwi semester VII Fakultas Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Widyatama Bandung Angkatan 2018. Wanita kelahiran Bandung, 27 Oktober 1998 ini baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-23.

Selain hobi mendengarkan musik, anak bungsu dari dua bersaudara ini juga suka menggambar. Sherin mulai suka menggambar sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Oleh karena semula ia ingin kuliah di jurusan desain fashion, tetapi keberuntungan belum berpihak padanya sehingga akhirnya ia memutuskan mengambil kuliah di Fakultas Desain Komunikasi Visual yang masih ada hubungannya dengan menggambar.

Memasak juga salah satu kegemaran Sherin. Semur tempe kecap merupakan salah satu masakan kesukaannya. Tak heran kalau ia pun pandai memasaknya. Ada lagi makanan yang tidak pernah absen dari daftar makanan favoritnya yaitu mie.

Catatan:

Tulisan ini merupakan hasil praktik mahasiswa magang yang mengikuti program pelatihan menulis Creative Writing yang diselenggarakan oleh Fakultas Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Widyatama Bandung  bekerja sama dengan media online Pratama Media News.

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button