Berita (News)Pratama Media NewsTeknologi

Lima Pengusaha Muda Kreatif Kota Cimahi Kolaborasi Ciptakan Aplikasi Digital Marketing “C-Creapp”

Aplikasi Tersebut sebagai Penunjang Kebutuhan Digital UMKM

Pratamamedia.com, Kota Cimahi, Jawa Barat Pandemi covid-19 ternyata tidak menyurutkan nyali lima pemuda kreatif asal kota Cimahi untuk berinovasi dalam mengembangkan usahanya. Mereka berhasil menciptakan sebuah aplikasi digital marketing C-Creapp sebagai penunjang kebutuhan digital untuk Usaha Mikro, Kecil, dan menegah (UMKM).

Kolaborasi UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

Menurut Chief Executive Officer (CEO) Kelompok “C-Creapp”, Neng Nining Sekarningsih, S.Kom., pembuatan Cimahi Creative Application atau disingkat C-Creapp yang berbasis website tersebut merupakan sebuah proyek dalam rangka mengikuti sebuah kompetisi bertajuk “Cimahi Small Bussines Inovation (CSBI) Competitionyang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, Perdagangan, dan Pertanian (Diskopindagtan) Kota Cimahi  Kota Cimahi yang di support oleh Markplus Inc and Marketeers. Aplikasi digital yang dibuat oleh kelompoknya tersebut bertujuan untuk membantu para pelaku UMKM dalam menunjang kebutuhan digital mereka.

“Kami sengaja membangun Aplikasi C-Creapp ini agar nantinya bisa dipakai oleh para pelaku UMKM, khususnya di Kota Cimahi yang terkena dampak covid-19. Jadi, Aplikasi C-Creapp diciptakan bukan sekedar untuk mengikuti ajang kompetisi, tetapi benar-benar bisa diterapkan oleh para pelaku UMKM lainnya secara gratis. Syaratnya juga mudah, cuma mengisi form pendaftaran aplikasi dan mengisi data yang diperlukan,” ujar Sekar ketika ditemui awak Pratama Media News, Sabtu kemarin (07/11/2010) di kantornya, Jalan Cipageran, RT 03, RW 09, Cipanawar, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Neng Nining Sekarningsih sebagai Chief Executive Officer (CEO) – (sumber: Sekar)

Ide berdirinya KelompokC-Creapp” tersebut dipelopori oleh Sekar yang merupakan pelaku UMKM di Kota Cimahi. Owner Sekar Catering & Bakery (SCB) yang bergerak di bidang catering & bakery di Kota Cimahi ini mendapat dukungan dari keempat rekannya yaitu  Asep Supriyatna (owner MASAGI Pictures), Lukman Nul Hakim (owner Vision Plus), Achmad Ramdan (owner Archa Clay), dan Soni Al Iklas (owner Tjimahi Vintage Ethnic Art) yang memiliki berbagai keahlian. Selain itu, wanita enerjik dan murah senyum ini juga memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknologi informasi sehingga sangat kompeten dalam membangun sebuah aplikasi berbasis Website.

C-Creapp adalah sebuah kelompok usaha yang terdiri dari beberapa UMKM di Kota Cimahi. Kami sengaja berkolaborasi agar mampu eksis, tumbuh, dan berkembang dalam persaingan usaha yang semakin kompetitif. Dengan bersatunya kami yang berasal dari beberapa jenis usaha berbeda, membuat usaha kami semakin kokoh sehingga diharapkan mampu bersaing di tengah situasi ekonomi yang semakin sulit sebagai akibat pandemi covid-19,” tambah Sekar.

Bersatunya lima UMKM di Kota Cimahi tersebut merupakan salah satu upaya agar usaha yang mereka jalankan bisa tumbuh dan berkembang secara bersama-sama. Bersatu atau berkolaborasi membuat mereka menjadi kuat dan mampu bertahan di tengah pandemi covid-19 yang belum ada kepastiannya sampai kapan akan berakhir.

“Era new normal harus dihadapi dengan inovasi baru yang kreatif dan kompetitif. UMKM harus bangkit dan siap menghadapi berbagai tantangan,“ ungkap Sekar dengan nada optimis.

Sekar berpendapat bahwa Sukses sebuah kelompok usaha bukan hanya dilihat dari modal kerja, tenaga ahli, atau pun pengalaman saja, melainkan juga dalam sisi manajemen usaha. Oleh sebab itu KelompokC-Creapp”  yang dipimpinnya tersebut sepakat membentuk susunan pengurus dengan susunan sebagai berikut: Neng Nining Sekarningsih sebagai Chief Executive Officer (CEO), Asep Supriyatna sebagai Chief Digital Marketing Officer (CDMO), Lukman Nul Hakim sebagai Chief Finance Officer (CFO), Achmad Ramdan  sebagai Chief Technology Officer (CTO), dan Soni Al Iklas  sebagai Chief Operational Officer (COO).

Kelompok “C-Creapp” dalam formasi lengkap (sumber: Sekar)

Mengapa KelompokC-Creapp” mengambil tema digital marketing dalam kompetisi tersebut? Sekar menjelaskan bahwa inovasi digital kreatif merupakan sebuah tantangan yang harus ditaklukan. Kebetulan ia dan kelompoknya memiliki kapasitas untuk mewujudkannya sehingga lahirlah ide untuk membuat sebuah aplikasi digital dengan menggunakan brand “C-Creapp” yang merupakan singkatan dari Cimahi Creative Application.

“Karena dengan sentuhan digital marketing, dapat sangat membantu para pelaku UMKM dalam merangkai strategi bisnis yang menyasar konsumen menjadi lebih efektif, murah, dan tepat sasaran, tanpa harus banyak membuang waktu, tenaga, dan biaya mahal. Saya berharap pemilik usaha dan calon konsumen mempunyai pegangan data yang valid dan terintegrasi,” ungkap CEO KelompokC-Creapp” ini dengan penuh semangat.

Pengusaha muda dan satu-satunya wanita dalam KelompokC-Creapp” ini melanjutkan penjelasannya bahwa para UMKM harus menyadari di luar sana banyak sekali persaingan sehingga terjadi kompetisi pasar yang sangat ketat. Jika para pelaku UMKM masih menjalankan usahanya secara konvensional maka bisa tertinggal jauh dengan para pelaku usaha lainnya yang sudah menerapkan teknologi informasi.

“Nah, permasalahannya adalah tidak banyak para pelaku usaha, khususnya para pemula yang bisa membuat strategi usahanya secara tepat. Misalnya, mereka sudah mempunyai produk, tetapi tidak tahu bagaimana cara mengemas produknya (packaging) dengan baik sehingga disukai pasar.  Juga bagaimana cara membuat logo yang simple, tapi mudah dikenal, bagaimana cara memasarkan produknya (marketing), dan lain-lain. Atas dasar itulah kami hadir di sini berkolaborasi untuk bersama-sama memikirkan dan memberi solusi kepada para pelaku UMKM agar mereka bisa berdaya,” jelas Sekar dengan mimik serius.

Aplikasi C-Creapp sebagai Hasil Inovasi Lima Pengusaha Muda Kreatif

Lima pengusaha muda kreatif asal Kota Cimahi, masing-masing adalah Neng Nining Sekarningsih sebagai (CEO), Asep Supriyatna (CDMO), Lukman Nul Hakim (CFO), Achmad Ramdan  (CTO), dan Soni Al Iklas  (COO) sukses menciptakan bayi digital dengan nama  Cimahi Creative Application atau disingkat  C-Creapp.

Logo Cimahi Creative Application (C-Creapp) – (Sumber: Sekar)

Aplikasi digital yang dibuat KelompokC-Creapp” tersebut bisa di akses melalui link berikut:

Instagram:

https://www.instagram.com/tv/CHXu5X7n0YL/?igshid=gll7djv1xyft

Channel Youtube:

https://www.youtube.com/watch?v=TVkOKuXcLJA&feature=youtu.be

Apa manfaat atau keuntungan dari Aplikasi C-Creapp tersebut? Menurut Sekar, adanya aplikasi tersebut bisa memberi akses kemudahan dan tepat sasaran bagi pelaku UMKN yang ingin menggunakan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya.

Tampilan Menu Layanan Aplikasi C-Creapp (sumber: Sekar)

“Ibaratnya jika ada jalan yang berkelok-kelok, kita memberi kartu akses untuk jalan lebih cepat. Mengapa? Karena pelaku usaha tidak perlu repot-repot keliling dari satu tempat ke tempat lain untuk bisa mendapatkan apa saja yang bisa mendukung pembangunan/pengembangan usahanya. Cukup memakai Aplikasi C-Creapp yang kami bangun ini, mereka akan terbantu dalam pembuatan logo, kemasan produk, foto dan video produk, pembuatan website, profil perusahaan, dan lain-lain. Anggota kelompok kami yang memiliki skill dan kompeten di bidangnya siap membantu mereka,” pungkas Sekar.

Halaman Menu Pendaftaran UMKM Aplikasi C-Creap (sumber: Sekar)
Lukman Nul Hakim, Chief Finance Officer (CFO) C-Creapp – (sumber: Sekar)

Sementara itu salah seorang anggota Kelompok “C-Creapp” lainnya, Lukman Nul Hakim yang dipercaya sebagai  Chief Finance Officer (CFO) mengucapkn terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini (Diskopindagtan) dan Markplus yang sudah menyelenggarakan “Cimahi Small Bussines Inovation (CSBI) Competitionini.

Event ini menarik karna membuat para pelaku UMKM untuk bersatu, berkolaborasi melalui grup-grup yang dibentuk menjadi sebuah kekuatan usaha, di mana satu sama lain saling menguatkan. Mulai dari pengusaha kuliner, desain grafis, craft, dan multimedia, sehingga diharapkan produk yang akan dijual menjadi lebih berkualitas dengan kemasan yang menarik,” ungkap owner Vision Plus ini dengan semangat.

Dengan adanya lomba ini menurut Lukman,  para UMKM mempunyai harapan dan semangat baru disaat ekonomi mereka terpuruk sebagai akibat adanya pandemi covid-19. Kompetisi yang digagas Pemerintah kota Cimahi tersebut telah melahirkan semangat kebersamaan, saling bahu membahu dalam membangun perekonomian.

“Hal ini pula yang mengilhami kami selaku pelaku UMKM di Kota Cimahi untuk saling berkolaborasi membentuk Kelompok “C-Creapp” (Cimahi Creative Application) dengan produk unggulan kami berupa aplikasi digital marketing. Kami berharap para UMKM bisa memanfaatkannya. Kami bisa bantu pembuatan desain logo, kemasan, dan promo digital melalui aplikasi yang bisa langsung diakses oleh para pelaku UMKM hanya dengan login diaplikasi yang disiapkan, lalu memposting produknya melalui aplikasi Android,” pungkas Lukman.

***

(JHK)

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button