KRI Teluk Youtefa 522 Siap Dioperasikan Kolinlamil
Kapal perang ini memiliki panjang 120 meter, lebar 18 meter, draft 3 meter (full load) dengan bobot 4508 ton.
Pratama Media News, Jakarta, 13 Juli 2021 – KRI Teluk Youtefa 522 siap dioperasikan oleh Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) yang diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (12/7/2021) kemarin. Sebelumnya telah dilakukan serah terima kapal dari PT Daya Radar Utama (DRU) kepada TNI AL yang diwakili Asisten Logistik Kasal Laksda TNI Puguh Santoso, kemudian diserahkan kepada Panglima Kolinlamil Laksda TNI Arsyad Abdullah.
Pada kesempatan tersebut, KSAL juga mengukuhkan Letkol Laut (P) I Nyoman Armenthia W., sebagai komandan kapal pertama yang akan bertugas di jajaran Kolinlamil, “Hari ini kita telah melaksanakan serah terima KRI Teluk Youtefa-522, kemudian peresmian KRI dan juga pengukuhan komandan KRI Teluk Youtefa-522.”

Menurut KSAL, KRI Teluk Youtefa 522 merupakan salah satu alutsista TNI AL terbaru yang akan bertugas di jajaran Kolinlamil untuk melaksanakan tugas operasi angkutan laut militer dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
“KRI Teluk Youtefa 522 memiliki fungsi asasi sebagai kapal angkut tank, tugas pokok kapal angkut tank. Nantinya bisa mengganti kapal-kapal angkut tank yang umurnya yang sudah lanjut,” ujar Yudo Margono.
KSAL menambahkan, KRI Teluk Youtefa 522 dirancang mengangkut MBT (Main Battle Tank) jenis Leopard milik TNI AD dan tank BMP-3F milik Marinir itu akan berada di jajaran Kolinlamil. Dalam situasi damai, ungkap Yudo, kapal tersebut bisa digunakan untuk latihan. Selain itu bisa juga digunakan untuk angkut pasukan di wilayah Barat maupun wilayah Timur.
Kapal produksi PT. DRU di Srengsem, Panjang, Bandar Lampung itu diharapkan dapat membantu tugas pokok TNI AL dalam menjaga wilayah maritim Indonesia.

“Khususnya operasi gabungan yaitu operasi amfibi maupun operasi pendaratan administrasi. Sehingga bisa mengangkut pasukan maupun mengangkut tank leopard maupun tank amfibi,” ujar jenderal bintang empat TNI AL ini.
Nama KRI Teluk Youtefa 522 diambil dari nama teluk di Jayapura, Papua dan berjenis Landing Ship Tank (LST) itu bisa menampung 360 prajurit dan 120 personel anak buah kapal (ABK). Kapal perang ini juga memiliki panjang 120 meter, lebar 18 meter, draft 3 meter (full load) dengan bobot 4508 ton.

Kapal perang yang baru diresmikan inimemiliki kecepatan maksimum 16 knots, kecepatan jelajah 14,8 knots, dan kecepatan ekonomis 13,6 knots dengan kemampuan jelajah sejauh 7200 nautical miles, serta mampu berlayar 20 hari dengan menggunakan dua mesin stx-man diesel 4.320 KW.
Selain itu, kapal perang tersebut dapat juga mampu mengangkut 10 unit tank leopard, 1 unit panser 2 AVBL, 1 unit transporter, 2 unit helikopter. (Dispen Kolinlamil)
***
Editor: JHK
Sumber: Dispen Kolinlamil







