ArtikelBisnis dan ManajemenOpiniPratama Media News

Kenapa Saya Mudah Berteman dengan Orang High Level?

Dewi Kreckman, "Saya menawarkan bantuan duluan secara gratis. Jika tidak ada yang bisa saya bantu, saya akan menawarkan persahabatan."

Pratama Media News  – Kenapa Saya Mudah Berteman dengan Orang High Level? Oleh: Dewi Kreckman – Randy salah satu contohnya. Dia adalah Vice President (VP) dari perusahaan property yang memiliki cabang di mana-mana, lebih dari 50 negara. Omset perusahaan yang dikelolanya billion dollar. Namun, orangnya ramah dan humble.

Pas saya mampir ke kantor Randy, saya dibuatkan minuman sendiri langsung olehnya, padahal di kantornya ada asisten. Dia juga menawarkan bantuan untuk mengenalkan dengan circle-nya. Sementara seperti biasa saya tawarkan bantuan untuk sosial media dia. Sekalian saya kasih tips yang SUDAH TERBUKTI berhasil membuat saya mudah berteman dengan siapa pun dengan cepat.

Awali persahabatan dengan ketulusan. Saya perlakukan semua orang sama, apa pun jabatannya. Ketulusan ini enggak bisa dipalsukan. Orang akan merasakan jika kita tidak tulus. Berbuat baik dan sopan karena ada maunya doang. Eh, pas enggak butuh, cuek.

Tidak pernah minta bantuan duluan. NEVER. Lalu apa yang saya lakukan? Saya menawarkan bantuan duluan secara gratis. Jika tidak ada yang bisa saya bantu, saya akan menawarkan persahabatan.

Tidak pernah kepo dan memanfaatkan uang/kesuksesannya untuk pansos atau cari gratisan. Misalnya selalu menunggu dibayarin/ditraktir makan. NEVER. Biasanya saya bawain oleh-oleh atau saya tawarkan bayar – minimal saya ngotot bayar sendiri. Kecuali jika kita gantian.

Alhamdulillah di Amerika ini bantuan saya boleh dibilang hampir tidak pernah ditolak. Bahkan, seringkali disambut dengan sangat antusias oleh mereka yaitu mengaudit dan membantu sistemasi sosial media (sosmed) mereka.

Pebisnis Amerika faham pentingnya sosmed untuk bisnis, tapi mereka yang “senior” bisa dibilang clueless. Gak faham sosmed. Jadi expertise saya di sistemasi sosmed membantu saya dekat dengan banyak high profile di Amerika.

Orang orang yang teramat sukses setahu saya kesepian (dalam arti positif). Cara berpikir mereka berbeda. Kadang enggak ada teman diskusi atau curhat yang nyambung karena mereka biasanya sangat cerdas.

Betul, mereka dikelilingi oleh banyak orang, tapi mayoritas ingin memanfaatkan kesuksesan mereka. Itulah sebabnya mereka sangat hati-hati memasukkan orang baru ke dalam circle-nya.

Jika kita tulus, nyambung, menawarkan kebaikan/bantuan, mereka biasanya sangat welcome (seringkali heran) karena biasanya orang-orang mendekati untuk memanfaatkan.

Kuncinya disini adalah bersahabat dengan GENUINE atau tulus. Bisnis dan uang akan datang kemudian.

Semoga tulisan ini bermanfaat ya.

Love from USA

 

Dewi Kreckman

***

Judul: Kenapa Saya Mudah Berteman dengan Orang High Level?
Penulis: Dewi Kreckman
Editor: JHK

Catatan: Artikel ini pernah dimuat di sebuah blog pribadi milik Dewi Kreckman dengan nama Dewi Kreckman (dewikreckman.com) dan telah mendapat izin untuk diposting ulang di Pratama Media News.

Sekilas tentang penulis

Wanita cantik bernama lengkap Dewi Kreckman ini merupakan seorang pengusaha sukses yang pernah memperoleh penghargaan International Award Entrepreneur. Selain sebagai founder DECUREMED dan Immigrant Warrior, ia juga berprofesi sebagai Business Coach for Immigrants.

Dewi Kreckman, pengusaha
Dewi Kreckman, pengusaha – (Sumber: LinkedIn)

Dewi memiliki pengalaman lebih dari 21 tahun dalam Pengembangan Bisnis, Pemberdayaan Masyarakat, Merek, dan Strategi Pemasaran. Ia merupakan figus seorang pemimpin visioner dengan pengalaman domestik dan internasional, serta memiliki kemampuan dalam menciptakan dan memelihara hubungan bisnis penting dan saluran pemasaran.

Pengusaha wanita yang memegang motto “If you can dream it, you can achieve it” dalam hidupnya ini pernah diundang oleh Prince of Wales dan Pemerintah Inggris sebagai perwakilan Indonesia untuk memberikan presentasi tentang “Business with Social and Environmental Impact” di London, Inggris pada 2013 silam. Tentu saja ini merupakan sebuah prestasi tersendiri yang sangat membanggakan bangsa dan negara kita.

Bukan hanya itu prestasi yang pernah diraih Dewi. Pada 2012, ia berhasil menciptakan model bisnis yang menginspirasi dengan dampak sosial dan lingkungan. Wanita ramah ini berhasil memperoleh reward  sebagai Pengusaha Muda Kreatif Internasional dengan mengalahkan kandidat lainnya yang berasal dari 22 negara di dunia.

Menurut pengakuan Dewi, ia pindah ke AS tiga tahun yang lalu dan bersiap untuk meluncurkan telemedicine yang berspesialisasi dalam perawatan imigran: DECUREMED.

Jika Anda ingin mengetahui figur Dewi Kreckman lebih dalam, silakan kunjungi website pribadinya dewikreckman.com dan decuremed.com. Anda juga bisa bertanya seputar dunia bisnis melalui email Dewi@dewikreckman.com.

***

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button