Berita (News)PendidikanPratama Media NewsTeknologi

Indobot Academy dan Kominfo Kembali Buka Beasiswa Pelatihan Internet of Things (IoT) Gratis Batch 4

Terbukti sukses meningkatkan sumber daya manusia sebanyak 2000 talenta muda

Pratama Media News, Jakarta, Senin (01/08/2022) – Pada era industri 4.0 saat ini, peranan faktor produksi berupa tenaga manusia bisa saja berkurang karena sebagian diambil alih oleh mesin. Internet of Things (IoT) dan Industri 4.0 merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas konektivitas internet antara benda di sekitar kita dengan aktivitas secara otomatis melalui pertukaran data yang sangat cepat. Seluruh sistem tersebut terhubung dalam jaringan siber dan fisik dengan memanfaatkan komputasi awan (cloud computing).

Istilah IoT telah menjadi topik yang ramai dibicarakan. Pasalnya, IoT ini tidak hanya menjadi suatu konsep yang mempengaruhi hidup manusia, tetapi bagaimana IoT bisa membantu memudahkan kehidupan manusia. Kecanggihan industri 4.0 juga cukup memberikan rasa takjub tersendiri. Contohnya aplikasi semacam Google Translate dan Youtube yang saat ini sudah bisa mendeteksi suara dan secara otomatis akan membuat caption/subtitle dari suara yang dihasilkan.

Kecanggihan semacam itu tentunya sangat bermanfaat kalau kita tahu bagaimana cara memanfaatkannya karena bisa menghemat waktu bekerja. Artinya, kebutuhan SDM akan lebih efisien karena jam kerja pegawai bisa lebih optimal untuk melakukan pekerjaan lainnya.

Saat ini pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), bekerja sama dengan Indobot Academy batch 4 membuka beasiswa Pelatihan Gratis Internet of Things. Tujuannya tidak lain untuk mempersiapkan SDM unggul di bidang IoT.

Internet of Things
Promo program beasiswa pelatihan Internet of Things (IoT) Gratis Batch 4 – (Sumber: Indobot Academy)

Implementasi Industri 4.0 di manufaktur sangat terkait dengan penyediaan infrastruktur dan teknologi informasi dan komunikasi antara lain: Internet of Things (IoT), Big Data, Cloud Computing, Artificial Intelligence, Mobility, Virtual dan Augmented Reality, sistem sensor, dan otomasi.

Penerapan Internet of Things di Indonesia dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal seperti smart city, smart public transportation system, digital payment, manufaktur dan retail, logistik atau semacamnya. Tidak hanya itu saja, Internet Of Things juga mendorong industri untuk menciptakan atau mengembangkan aplikasi baru yang dapat digunakan diberbagai sektor kehidupan seperti e-Health, pendidikan, asuransi user-based, dan aplikasi bisnis.

Internet of Things merupakan sebuah the next big things yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas di berbagai lini industri. Berdasarkan survei per Desember 2020, ada 52 persen perusahaan di Indonesia yang melakukan peningkatan pengeluaran terhadap solusi IoT sebagai bentuk respon terhadap Covid-19.

Internet of Things
Ilustrasi Internet of Things (IoT) – (Sumber: blog.dnetprovider.id)

Antusiasme masyarakat yang sangat luar biasa untuk mengenal dan mempelajari Internet of Things ini membuat Indobot Academy dan Kominfo kembali bekerja sama untuk membuka program Digital Talent Scholarship Profesional Academy Batch 4 (DTS PROA Batch 4) untuk calon talenta yang belum sempat mengikuti pelatihan IoT di batch sebelumnya.

Pada program DTS PROA Batch 4 ini, calon talenta IoT akan mengikuti pembelajaran intensif secara gratis melalui modul pembelajaran online. Program ini tentunya menawarkan berbagai keuntungan bagi calon talenta IoT yang mengikutinya, seperti sertifikat, pengetahuan dan skill sebagai bekal karir, serta relasi.

Pelatihan Internet of Things
Ilustrasi Pelatihan Internet of Things (IoT) yang dilakukan secara online – (Sumber: Indobot Academy)

Berbeda dengan batch 3, pada pelatihan batch 4 ini memiliki durasi pelatihan yang lebih lama, yaitu tujuh minggu pelaksanaan karena mempelajari IoT ke level advanced. Pembelajaran IoT di Indobot Academy menggunakan metode Project Based Learning atau Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL). Pelatihan dilengkapi dengan sesi webinar, live praktikum, dan group discussion sehingga para peserta yang mengalami kesulitan akan dapat dibantu oleh para instruktur.

Peserta yang telah menyelesaikan program juga akan mendapatkan keuntungan melalui project IoT berupa certificate of competence dan certificate of completion sebagai bekal untuk melanjutkan karir di industri Internet of Things. Program beasiswa kolaborasi Indobot Academy dan Kominfo ini dapat diikuti oleh siapa saja secara gratis!

Terdapat 1000 slot beasiswa untuk peserta talenta IoT. Bagi siapa saja yang tertarik mengikuti program beasiswa gratis Professional Academy hasil kolaborasi Indobot Academy dan Kominfo ini, dapat melakukan pendaftaran melalui laman Indobot Academy.

Segera daftarkan dirimu, karena registrasi hanya akan dibuka sampai tanggal 31 Agustus 2022. Daftarkan segera dirimu dan cek persyaratan lengkapnya melalui link berikut:

https://indobot.co.id/digitalent/

***

Sumber: Press Release Indobot Academy

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button