Cus Kusumah, Satu-satunya Pelukis Jawa Barat yang Ikut “Pameran Lukisan 7 Rupa Indonesia” di Jawa Timur
Pameran dibuka oleh Wakil Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno dan berlangsung selama 10 hari.
Pratama Media News, Kota Blitar – Jawa Timur, Rabu (24/08/2022) – Eksistensi Achmad Kusnadi alias Cus Kusumah dalam kegiatan seni rupa di Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Hal ini bisa kita lihat dari beragam aktivitas berkeseniannya yang terekam dengan jelas di berbagai media massa.
Cus Kusumah kerap kali aktif terlibat dalam berbagai kegiatan seni rupa di Jawa Barat seperti di Kota Cimahi dan Kota Bandung maupun di luar Jawa Barat, seperti di Daerah Jawa Timur seperti Kota Surabaya, Kota Blitar, Jombang, dan Madiun, serta Jawa Tengah, seperti di Yogyakarta, serta kota-kota lainnya di Indonesia.
Di sela-sela kesibukannya sebagai salah seorang karyawan di PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun (PT KAI DAOP 7 MN), Cus Kusumah masih sempat mengikuti berbagai kegiatan seni rupa yang diselenggarakan oleh berbagai instansi atau komunitas seni di Indonesia. Salah satunya adalah pameran seni rupa bertajuk “Pameran Lukisan 7 Rupa Indonesia” yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Proklamator Bung Karno pada 15-24 Agustus 2022 di Kota Blitar, Jawa Timur. Pendirian Perpustakaan ini didasari pada beberapa aspek, yaitu aspek historis, ideologis, dan empiris.

Pria kelahiran Kota Bandung yang kini menetap di Kota Cimahi ini merupakan satu-satunya pelukis asal Jawa Barat yang mengikuti ajang “Pameran Lukisan 7 Rupa Indonesia” tersebut. Pameran bergengsi ini dilaksanakan dalam rangka memperingati perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-77.
Tidak sembarang pelukis Indonesia dapat mengikuti ajang “Pameran Lukisan 7 Rupa Indonesia”, kecuali para pelukis yang sudah lolos kurasi sehingga berhak mengikutinya. Akhirnya terpilih tujuh pelukis andal dari berbagai kota di Indonesia, yaitu Buggy Kupu (Kota Surabaya), Cus Kusumah (Kota Cimahi), Rizat Arifin (Kota Blitar, sekaligus sebagai Ketua Panitia Penyelenggara pameran), Aria Hanan (Tulungagung), Usye (Kota Surabaya), Noeri Dyaz (Sidoarjo), dan A. Amindari (Kota Blitar).


Menurut pelukis asal Kota Cimahi, Cus Kusumah, hasil karya para seniman yang diikutsertakan dalam pameran tersebut sudah melewati tahap seleksi yang ketat oleh pihak penyelenggara pameran sehingga dinyatakan lolos dan berhak mengikuti pameran tersebut.

“Pameran kali ini sangat istimewa karena bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-77. Kemudian panitia mengambil angka tujuh tersebut sebagai simbol dari 77 tahun kemerdekaan negara kita. Oleh sebab itu panitia sengaja hanya mengikutsertakan 7 pelukis saja dalam pameran ini. Biasanya pameran seperti ini diikuti 50-100 orang pelukis,” ungkap Cus Kusumah kepada awak Pratama Media News, Rabu (24/08/2022).
Pada suasana akhir pekan kemarin (Minggu, 21/08/2022), masyarakat berbondong-bondong menghadiri ajang pameran bergengsi tersebut. Mereka begitu antusias ingin melihat karya para seniman Indonesia yang karyanya terpajang di sana. Beberapa pengunjung ada yang sengaja datang untuk memesan lukisan secara langsung. Selain itu, mereka juga dapat menikmati aneka hiburan lainnya seperti pameran kopi dan kain batik Indonesia.
“Sungguh luar biasa apresiasi dari masyarakat Kota Blitar terhadap kegiatan pameran ini. Baik masyarakat umum, anak-anak sekolah, dan para mahasiswa, juga instansi pemerintahan setempat, serta masyarakat dan instansi pemerintahan dari luar Kota Blitar yang sengaja hadir untuk menyempatkan diri hadir di sini. Hal ini terbukti dengan hadirnya perwakilan dari Kemenparekraf dan Komisi X DPR RI, rombongan kepala Perpustakaan Yogyakarta, Pustakawan, dan lain-lain,” ungkap Sekjen Komite Seni Rupa Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (KSR-DKKC) ini dengan penuh semangat.

Terdapat 35 karya monumental dari tujuh pelukis yang ikut pameran digelar dalam ajang pameran tersebut. Semua pelukis memiliki keunikannya sendiri, salah satunya adalah Buggy. Seniman yang berasal dari Ploso, Tambaksari, Kota Surabaya ini dikenal sebagai pelukis yang bertahun-tahun konsisten melukis objek kupu-kupu sehingga menjadi ciri khas atau karakteristiknya dalam berkarya. Oleh sebab itu ia dikenal dengan sebutan Buggy Kupu.

“Pameran ini merupakan bagian dari bangkitnya para pelaku seni rupa yang ada di Blitar khususnya dan umumnya bagi para pelaku seni rupa yang ada di wilayah Jawa Timur. Alhamdulillah pameran yang diadakan oleh Museum Bung Karno tersebut dibuka langsung oleh Bapak Budi Kastowo, Wakil Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno,” ujar Cus Kusumah.


Sebelum mengikuti acara “Pameran Lukisan 7 Rupa Indonesia” di Kota Blitar, Jawa Timur tersebut, Cus Kusumah masih bisa menyempatkan diri ikut serta dalam pameran lukisan di Pendopo DPRD Kota Cimahi selama dua hari (30-31 Juli 2022). Pameran yang diselenggarakan oleh Komite Seni Rupa Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (KSR-DKKC) tersebut dilaksanakan dalam rangka dukungan terhadap peringatan Hari Bhayangkara Polri ke-76 di Kota Cimahi.

Pelukis aliran realis-surealis ini masih terus mengeksplorasi dirinya dalam berkesenian. Beberapa event seni rupa yang sudah direncanakannya akan kembali direalisasikan dalam waktu dekat ini. Menurut Cus Kusumah, agar para seniman tetap eksis dalam bereksenian maka mereka harus terus berkarya dan sering terlibat dalam berbagai kegiatan seni rupa di Indonesia, seperti event “Pameran Lukisan 7 Rupa Indonesia” di Kota Blitar ini.


“Suatu kebanggaan lagi bagi saya dapat diikutsertakan dalam ‘Pameran Lukisan 7 Rupa Indonesia’ ini. Saya berharap apa yang sudah dan akan saya lakukan dalam keikutsertaan di setiap event pameran dimana pun dapat terus bermanfaat bagi saya pribadi dan teman-teman pelaku seni rupa demi kemajuan seni rupa di Nusantara. Hal ini merupakan wujud supporting dan motivasi terhadap para pelaku seni rupa di Nusantara untuk terus berkarya dan berkarya karena InsyaAlloh akan bermanfaat di kemudian hari,” pungkas Cus Kusumah dengan penuh keyakinan. (CK)
***
Judul: Cus Kusumah, Satu-satunya Pelukis Jawa Barat yang Ikut “Pameran Lukisan 7 Rupa Indonesia” di Jawa Timur
Penulis: CK
Editor: JHK
Video liputan acara “Pameran Lukisan 7 Rupa Indonesia” bisa Anda lihat di bawah ini. Jangan lupa “Subscribe”, “Like”, dan kasih komentar.








