Tahun Barunya Anak Indekos
Rasa senasib sebagai sesama anak kos itulah yang menciptakan rasa kebersamaan untuk merayakan malam pergantian tahun baru bersama-sama
Pratama Media News – Tahun Barunya Anak Indekos – Malam tahun baru selalu menjadi perayaan yang ramai untuk dinanti. Merayakan Bersama keluarga, sahabat, dan kerabat dekat adalah pilihan yang sangat tepat. Tidak lupa juga, jagung bakar hingga pesta kembang api menjadi saksi bisu sebuah perayaan tahun baru yang sangat dipenuhi suasana suka cita.
Umumnya, mahasiswa yang menyandang status sebagai “anak kos”, terpaksa tidak bisa merayakan malam pergantian tahun baru bersama keluarga sehubungan dengan jadwal perkuliahan mereka yang cukup padat. Hiruk pikuk lalu lintas di jalan raya dan waktu kuliah yang padat menjadi alasan mereka memilih untuk tidak pulang ke kota asalnya. Sebagai gantinya, mereka menciptakan kehangatan bersama di lingkungan kost bersama sahabat-sahabatnya.
Jihan, salah seorang anak kos yang tinggal di salah satu sudut Kota Bandung menuturkan, “Selain video call dengan keluarga di rumah, kita juga membangun kehangatan di tempat kos bersama yang lain. Masak bareng, makan bareng, dan yang paling serut tuh saling curhat satu sama lain.”

Hal senada diungkapkan oleh sahabat satu kos Jihan yang bernama Gilang. Pria asal Pulau Sumatra itu juga tidak pulang kampung dan memilih tetap tinggal di tempat kosnya.
“Sebagai perantau, pulang ke rumah dengan kondisi seperti ini tentu sangat merepotkan. Waktu dan ongkos menjadi pertimbangan untuk memutuskan pulang ke rumah,” tambah Gilang.
Akhirnya dengan bermodalkan uang patungan, para anak kos itu menanak nasi liwet. Dengan tambahan sambal terasi, lalap-lalapan, dan lauk pauk ala kadarnya, makanan tersebut menjadi hidangan lezat pada malam pergantian tahun baru di tempat kos mereka.

Siapa yang tak ingin merayakan sesuatu bersama keluarga tercinta? Namun, apalah daya kondisi yang tidak mendukung bagi anak-anak kos tersebut untuk merayakan malam pergantian tahun baru bersama keluarga tercinta di rumah. Rasa senasib sebagai sesama anak kos itulah yang menciptakan rasa kebersamaan untuk merayakan malam pergantian tahun baru bersama-sama.
Sebagai perantau, tentu saja anak-anak kos itu dituntut untuk belajar dewasa, hidup mandiri, dan mampu bersosialisasi dengan orang lain Hidup jauh dari keluarga adalah pengalaman yang sangat berharga. Pengalaman itu kelak akan berguna untuk kehidupan yang akan datang.
***
Judul: Tahun Barunya Anak Indekos
Penulis: Risky Setya
Editor: JHK








