ArtikelBerita (News)Pratama Media News

Relawan Kota Bandung Waspada Akan Kejahatan dan Kecelakaan, Tim Cepat Tanggap (TCT) Menyediakan Solusi di Setiap Masalah Bandung Raya

PRATAMA MEDIA NEWS (PMN), Kota Bandung, Kamis (15/08/2024) – Paguyuban Bandung Ngariung memberikan diskusi menarik Rabu (14/08) di XL Room – 1st floor d’Botanica Mall (BTC) Bandung 18.30 sampai 21.00 WIB. Rizki Rukhiyat dari Tim Cepat Tanggap Indonesia membawa diskusi menarik bertemakan “Apapun Masalahnya Kami Siapkan Solusinya”.

(Lucas Lucius Photography)

Rizki Rukhiyat atau lebih sering disapa Kiki, merupakan pendiri/pencetus awal Tim Cepat Tanggap Indonesia. TCT Indonesia merupakan sekumpulan relawan peduli kemanusiaan di kasus bencana alam, kecelakaan, donor darah, kekerasan dalam rumah tangga, bantuan alat kesehatan dll. TCT yang penah dipimpin oleh Ferdi kini pegang penuh oleh Ketua baru Ramdani.

“TCT itu bisa menangani penangan medis, penyediaan ambulan, mengangkuti korban, kemudian melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan, kemudian membantu masyarakat yang tidak mampu, kemudian (membantu) panti jompo, anak yatim, ODGJ (Orang Dengan Ganguan Jiwa), dll. Jadi Insya Allah kedepannya dengan semua yang ada di TCT ini, semua stakeholder, semua elemen ada di TCT Indonesa ini.” jelas Kiki pada wartawan Pratama Media News.

Bandung Raya, merupakan bagian kota-kota di Indonesia yang tidak lepas dari berbagai masalah. Martin  B. Chandra sebagai moderator acara membuka pertemuan dengan menjelaskan berbagai masalah Kota Bandung. beberapa masalah yang disebutkan Riungers yaitu sampah, kemacetan, banjir, dan masalah keamanan Kota di malam hari. masalah-masalah ini akan teratasi jika stakeholder, pengiat lapangan relawan & profesional, serta masyarakat turut andil di dalamnnya.

(Akhmadi Photography)

“Pak Kiki ini narasumber kita hari ini, aslinya dari Cimahi. Beliau lahir dan bertempat tingal di Cimahi. dan sudah berkecimpung lama di dunia kerelawanan,” buka Martin.

Kiki merupakan lulusan SMK otomotif yang kemudian lolos tes di Basarnas pada awalnya di 2002. Kini, dirinya tergabung dan bekerja di DISKAR PB KOTA BANDUNG. Pejalanan panjang di dunia relawan menginspirasinya terus berkarya.

“Pasukan utama tetap ada di Basarnas, tapi manajemen dan pembiayaan dan sebagainya ada di BNPB. Jadi tupoksinya itu jadi berbeda. Di Bandung saat itu dipimpin Pak Adi Kusuma Deputi Satu itu kebetulan bapak angkat, pelatih, serta aktifis di Basarnas. Sampai akhirnya dia diangkat di BNPB saya saat itu di Pusdakop Nasional.” jelas relawan berpengalaman tersebut.

Kiprahnya di dunia relawan menginisiasi Tim Cepat Tanggap (TCT) pada sata penganganan tim rescue DISKAR PB Kota Bandung bersama rekannya Pak Dicky dan Pak Wahab yang juga hadir di acara tersebut. penanganan rescue pada masa itu banyak sekali bencana angin topan.

“Kita dalam melakukan tugas kalau pohon tumbang itu pasti menimpa tiang listrik ya pak ya. Saat pohon tumbang itu kita hhanya koordinasi dengan dinas pertamanan. seiring waktu Pak Dicky punya inisiasi untuk mencari bantuan evakuasi karena tim kita dulu hanya 5 orang.” cerita KIki pada Martin dan audience

(Lucas Lucius Photography)

Ia dan tim mencoba mencari relawan dan berkolaborasi dengan DISKAR PB di bagian damkar dan penanggulangan bencana. Dari Pak Dicky, Tim Rescue dapat mengontak PLN, Dinas Pertamanan, Satpol PP, dll. Seiring waktu, terjadi banyak bencana seperti banjir, longsor dan kebakaran. Dari sini, relawan semakin banyak Kiki dan tim kerahkan hingga terbentuk Tim Reaksi Cepat yang kemudian menjadi Tim Cepat Tanggap kini.

“Kebetulan saya pendiri Tim Cepat Tanggap Indonesia, salah satu pendiri juga. Kebetulan hari ini hadir di acara Paguyuban Bandung Ngariung, kami diundang oleh Bandung Ngariung untuk memberikan edukasi kinerja dan kiprah apa yang sudah dilakukan oleh Tim Cepat Tanggap Indonesia. Selama ini kami membantu pemerintah daerah dan institusi. Itu memudahkan masyarakat Bandung untuk memberikan bantuan, itu yang sekiranya bisa dibantu, kita bisa untuk kolaborasi sinergitas. Kita juga memberikan bantuan kemanusiaan, sosial, dll.” jelasnya

Tim Cepat Tanggap Kota Bandung sempat memiliki event massal peduli GBLA dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat. Aksi ini didukung penuh olehPemkot Bandung dengan Diskominfo, Dishub, dan Dispora. Diselenggarakan Sabtu (20/07/2019) . BEBERSIH BABARENG DI STADION  GBLA sukses membersihkan dan merawal Stadion GBLA. Komunitas dan relawan di Kota Bandung hadir untuk peduli kebersihan dan fasilitas latihan PERSIB tersebut.

Tim Cepat Tanggap Berpesan untuk Waspada

Lewat Kiki, Tim Cepat Tanggap menyampaikan kini mereka sudah beranggotakan ratusan yang dapat membantu 24/7 melayani Kota Bandung terutama masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Dirinya menjelaskan bahwa warga kota bandung bisa mengakses TCT di Instagram untuk mendapatkan bantuan langsung.

(Lucas Lucius Photography)

“Untuk orang Bandung itu ada IG TCT di instragram @tct_indonesia. Di situ ada contact center dll.  itu bisa langsung. Kami pun menyediakan pelayanan relawan kita ini adalah Insha Allah dalam 24 jam untuk melayani Kota Bandung apabilamembutuhkan bantuan. Atau kita bisa menjembatani (dengan) institusi, kedinasan, dll. untuk bisa membantu apa sihh yang bisa dilakukan untuk membantu masyarakat. Karena institusi itu kan terbatas. Tidak semua tahu Kota Bandung Semua. Kami memerlukan bantuan relawan-relawan untuk bisa (menghubungi)  institusi-institusi pemerintah daerah dan nasional itu tahu apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Kita juga akan membantu menyampaikan untuk berbagai institusi sendiri untuk membagikan dan memberikan bantuan kepada masyarakat.” jelasnya panjang lebar.

Kiki pun berpesan untuk seluruh masyarakat Kota Bandung waspada akan segela bentuk kejahatan dan bencana di jalan yang kerap tidak terduga. Ia mengingatkan untuk senantiasa menepi jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Untuk masyarakat Kota Bandung dan teman-teman TCT. Teman-teman Kota Bandung, tetap waspada di waktu-waktu yang sekiranya rawan kejahatan. Dan apabila melihat kejahatan agar cepat menghindar dan mendekat ke keramaian orang. Dan jangan takut untuk meminta bantuan kepada institusi manapun, pasti Anda akan mendapatkan bantuan.” Tegas Kiki.

Pencetus TCT tersebut juga berpesan pada relawan TCT yang bertugas untuk senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan. Relawan merupakan pekerjaan yang cukup beresiko mengalami kekerasan di lapangan,  keselamatan dan kesehatan menjadi poin utama jelasnya.

“Untuk rekan-rekan relawan TCT jaga kesehatan (dan) keselamatan di lapangan pada saat kita membantu untuk membantu pemerintah daerah serta institusi, baik dalam dan luar kota bandung untuk selalu memberikan bantuan kepada warga Kota Bandung. Tetap jaga kesehatan, keselamatan, dan yang paling utama harus tetap semangat, bismillah.” Pungkas Rizky.

Salam Tanggap

(Rose)

***

Judul: Relawan Kota Bandung Waspada Akan Kejahatan dan Kecelakaan, Tim Cepat Tanggal (TCT) Menyediakan Solusi di Setiap Masalah Bandung Raya

Reporter: Rose Mariadewi / NRD

Editor: RMD

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button