
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sosialisasikan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak Remaja
PRATAMA MEDIA NEWS (PMN), Kota Cimahi, Senin (12/08/2024) – Indonesia memiliki cita-cita mewujukan Generasi Emas 2024 di 100 tahun. Pemerintah Daerah Kota Cimahi mengupayakan strategi membangun generasi tersebut. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mengupayakan menjadikan keluarga di Kota Cimahi menjadi keluarga harmonis dengan pola pengasuhan anak seimbang.
DP3AP2KB menggagas program Laki-Laki Menunjang Pemberdayaan Perempuan lewat Seminar Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak Remaja digelar di Aula Gedung A Kantor Pemerintah Daerah Kota Cimahi, Rabu (07/08). 85 Perwakilan ayah dengan anak remaja sebagai anggota dari kelompok kegiatan Bina Keluarga Remaja (BKR) Kota Cimahi. Seminar ini mengedukasi para ayah mengenai pentingnya peran pengasuhan anak remaja di perkembangan emosional, sosial, dan psikologis anak remaja.
Penjabat Walikota Cimahi Dicky Saromi menyampaikan Generasi Emas Cimahi Campernik 2045 harus melibatkan banyak pihak termasuk unit terkecil masyarakat di keluarga.
“Keluarga itu tidak hanya hanya dari ibu, tetapi juga dari ayah. Karena kita ketahui ayah adalah penutan. Imam keluarga, pemipin keluarganya. Sehingga nanti ayah bisa benar-benar tempat bersandar bagi keluarga, bagi istri ataupun anak-anak dalam mengarungi kehidupan ini.” Ungkapnya.
Dengan itu, program, Laki-laki Menunjang Pemberdayaan PErempuan menjadi penting dilakukan. Dicky menambahkan peran ayah dangat penting dalam tumbuh kembang anak-anak remaja.
“Keberadaan ayah sangat pemting senagai imam (pemimpin) benar-benar sangat strategis sebagai kepala keluara sekaligus dalam memberika kepada anaknya di jaman sekarang, yang kita ketahui kompleks dan penuh tantangan bagi remaja . Diantaranya, tentu kita melihat ya, bagaimana masa pubertas, masa emosional yang labil. Remaja itu harus benar-benar dikuatkan oleh peran ayah agar tidak menyebabkan kegiatan-kegiatan yang negative,”tuturnya.
Fitriani Manan Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi searah dengan Pj. Walikota. Ia menuturkan peran ayah sangat penting dalam pola pengasuhan anak, “Ayah itu sebagai kepala keluarga tapi tugasnya tidak hanya mencari nafkah. Tetapi, juga dalam pola pengasuhan anak yang naik dan seimbang. Diperlukan peran ayah untuk membangun keluarga yang harmonis. Dan anak-anak dapat tumbuh berkembang sesuai dengan yang diharapkan.” Tungkasnya.
Kasus fatherless country, atau negara dengan kurangnya peran ayah masih banyak di Indonesia. Banyak ayah yang merasa cukup dengan memberi nafkah dan materi pada keluarganya saja. Urusan Rumah Tangga kemudian diserahan kepada ibu, padahal peran ayah juga penting. Ayah merupakan figure atau sosok yang dapat beradaptasi dengan keadaan mengatasi tantangan zaman tersebut.
“Saat memasuki masa remaja, anak-anak mengalami berbagai permasalahan seperti mengalami masa pubertas, perubahan fisik, emosional, dan sosial yang bisa mempengaruhi kesejahteraan mereka,” tutr Fitriani.
Anak remaja kerap kali mengalami masalah. Beberapa permaslahan yang sering dialami anak remaja saat ini adalah akademis, depresi, kecemasan (anxiety), emosi yang tidak stabil, gangguan makan, perrilaku berisiko berbahaya (keterlibatan dalam aktivitas penggunaan alcohol, narkoba, bahkan perilaku seksual yang tidak aman.
“Kondisi-kondisi tersebut yang harus dipikirkan bersama, terutama ayah sebagai kepala keluarga. Sangat penting perananya dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut sehingga kehadiran ayah sangat penting peranannya dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut sehingga kehadiran ayah sangat rasakan oleh anak remaja untuk membantu mereka melewati masa-masa sulit dengan lebih baik,” tambah Fitriani.
Fitriani menjelaskan lebih lanjut penting peranannya dalam mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut sehingga kehadiran ayah sangat rasakan oleh anak remaja untuk membantu mereka melewati masa-masa sulit dengan lebih baik,” seru Fitriani.
“BKR ini idealnya ada di semua Posyandu, namun belum semua Posyandu, nanti kita upayakan bertahap, nanti secara periodik kita lakukan hal seperti ini untuk membekali para ayah, jadi para ayah dapat mendampingi anak remajanya, memahami apa masalah yang dialami anaknya dan membantu memecahkan masalah anaknya tersebut.Tantangan karena banyak orang tua yang sibuk sehingga sulit untuk menyosialisasikan hal ini secara langsung,” jelasnya.
Fitriani juga mengungkapkan tantangan dalam pelaksanaan program tersebut, “Tantangannya karena banyak orang tua, para ayah yang sibuk karena mereka bekerja, sehingga sulit untuk menyosialisasikan hal ini secara langsung,” ungkap Fitriani.
Ia berharap dengan meningkatnya kepedulian seorang ayah pada keluarganya dapat meningkatkan keharmonisan dalam rumah tangga warga Kota Cimahi, “Diharapkan dapat menimbulkan dampak yang positif terhadap keberlangsungan rumah tangga yang harmonis dan berkualitas serta mampu meningkatkan keahlian para ayah dalam mensejahterakan istri dan anaknya,” harapnya.
(Bidang IKPS Diskominfo Kota Cimahi)
_***_
Judul: Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sosialisasikan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak Remaja
Editor: Rose Mariadewi












