Mahasiswa STIEPAR YAPARI Gelar Kompetisi Tari Tradisional Bertajuk “Patara Poulture: Proud of Your Culture”
Kegiatan ini merupakan rangkaian integrasi mata kuliah Manajemen MICE dan Pengembangan Bisnis yang diampu oleh Titing Kartika, S.Pd., M.M., M.B.A.
PRATAMA MEDIA NEWS (PMN), Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (07/01/2024) – Sebagai bentuk rasa peduli kepada budaya lokal, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata (STIEPAR) YAPARI Bandung menggelar kompetisi tari tradisional bertajuk “Patara Poulture: Proud of Your Culture” (Pasanggiri Tari Nusantara, Peduli Budaya Lokal). Kegiatan diselenggarakan pada Sabtu, 6 Januari 2024 di Aula STIEPAR YAPARI lantai 4, Jalan Prof.Dr.Ir. Sutami No 81-83, Kota Bandung.
Kegiatan Pasanggiri Tari Nusantara ini diikuti peserta siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dari Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Hadir dalam acara tersebut di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Drs. Arief Syaifudin, S.H. M.Par. didampingi oleh Kepala Bidang Produk Budaya dan Kesenian Disbudpar Kota Bandung, Ratna Rahayu Pitriyati, S.STP., M.Si, serta Ketua STIEPAR YAPARI, Prof. Dr. Enok Maryani, M.S.


Dalam sambutannya Kepala Disbudpar Kota Bandung, Arief Syaifudin menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiasi para mahasiswa yang telah menggelar event budaya, “Hal ini sangat penting dalam upaya melestarikan budaya Sunda dan mempromosikannya kepada generasi muda.”
Sementara itu Ketua STIEPAR YAPARI, Enok Maryani menyampaikan bahwa kegiatan mahasiswa ini adalah bagian pembelajaran yang sangat menarik.

“Mereka tidak hanya dapat mengonsep sebuah event. Namun, juga dapat menghadirkan para generasi muda untuk bisa hadir dan turut menghargai nilai-nilai budaya lokal,” ungkap Enok.
Kegiatan ini merupakan rangkaian integrasi mata kuliah Manajemen MICE dan Pengembangan Bisnis yang diampu oleh Titing Kartika, S.Pd., M.M., M.B.A. Pada kesempatan tersebut Titing menyampaikan bahwa dalam mata kuliah tersebut mahasiswa secara berkelompok mendesain sebuah event dan menyiapkannya dari mulai persiapan, pembuatan proposal, presentasi usulan propal, pencarian sponshorship, pelaksanaan event hingga evaluasi event.

“Diharapkan mahasiswa juga dapat belajar bagaimana membangun team work, berkoordinasi hingga menyiapkan sebuah event secara detil,” ujar Titing.

Zaenudin sebagai ketua pelaksana merasakan kebahagiaan usai event ini terselenggara dengan lancar, “Walaupun dalam pelaksanaan ini terdapat beberapa kendala. Namun, kami bersama tim merasakan banyak hal yang bisa dipelajari termasuk bagaimana memimpin sebuah tim, melakukan koordinasi dengan peserta lomba serta memantau jalannya acara.”
Menurut Zaenudin, pihaknya menyadari bahwa kegiatan yang mereka laksanakan jauh dari sempurna. Namun, pembelajaran yang paling mereka rasakan adalah diperlukan komitmen dan tim yang solid agar sebuah event berjalan dengan lancar.
Bertindak sebagai dewan juri pada event “Patara Poulture” tersebut adalah Rahisha Kresna Ghaurie (Duta Generasi Berencana 2023), Zia Kemala (Dosen STIEPAR YAPARI), dan Syarah Wanadiati (Penari Tradisional Profesional). Tim juri memberikan penilaian bahwa setiap peserta memiliki penampilan yang sangat bagus sehingga nilai yang diberikan cukup kompetitif.

Akhirnya para peserta yang tampil sebagai pemenang adalah Alita Surya Regisa dari SMAN 13 Bandung sebagai Juara 1; Rahayu Agustina dari SMKN 11 Bandung sebagai Juara 2, dan; Ceciliya Octaviani Putri dari SMKN 3 Bandung sebagai Juara 3.


“Melalui kompetisi ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya lokal. Selamat kepada seluruh pemenang lomba,“ pungkas Zaenudin. (TK/PMN).
***
Judul: Mahasiswa STIEPAR YAPARI Gelar Kompetisi Tari Tradisional Bertajuk “Patara Poulture: Proud of Your Culture”
Editor: JHK








