ArtikelFeaturesPratama Media NewsWisata

Mendadak Wisatawan di Malioboro

“Seprana-seprene” sebagai warga Jogja yang tinggal di Jogja dan bolak-balik menempuh perjalanan pulang ke Jogja, seingatku belum pernah aku berfoto di situ. Kepingin juga jadi wisatawan di kota sendiri.

Pratama Media News, Artikel: “Mendadak Wisatawan di Malioboro” oleh: Yusuf Iskandar – Dari stasiun Tugu berjalan kaki ke kawasan Malioboro, melewati papan nama jalan yang ikonik “Jl. Malioboro”. Suasana Minggu pagi sekitar pukul 6:30 WIB masih belum ramai. Mendadak saja muncul ide ingin berfoto di depan papan nama jalan itu, biar seperti para wisatawan yang datang ke Jogja.

“Seprana-seprene” sebagai warga Jogja yang tinggal di Jogja dan bolak-balik menempuh perjalanan pulang ke Jogja, seingatku belum pernah aku berfoto di situ. Kepingin juga jadi wisatawan di kota sendiri. Mendadak jadi wisatawan di kotaku sendiri.

Suasana di sekitar Jalan Malioboro Jogja
Suasana di sekitar Jalan Malioboro Jogja yang bersih dan nyaman – (Sumber: Koleksi pribadi)
Suasana di sekitar Jalan Malioboro Jogja yang bersih dan nyaman -
Suasana di sekitar Jalan Malioboro Jogja yang bersih dan nyaman – (Sumber: Koleksi pribadi)

Tolah-toleh, ada anak muda juga sedang “fota-foto”. Kuminta bantuannya untuk ambil beberapa foto diri. Kayaknya dia makhluk golongan seleb dunia maya. Terbukti ketika gantian aku memfoto dia. Gayanya tak biasa. Tak sekedar bergaya dan berfoto seperti peserta piknik pada umumnya. Melainkan memperagakan gaya tampil bak model seperti yang ada di majalah-majalah itu. Aku yang jadi fotografernya.

Ah, kini aku punya foto di depan papan nama ikonik “Jl. Malioboro”. Berdiri sambil menggendong ransel agak besar. Soal bergaya seperti turis, atau orang lewat, atau pendaki gunung, tak soal amat. Faktanya memang aku baru pulang dari mendaki Gunung Sanggabuana di Karawang.

Tampak sebuah delman sedang berjalan membawa penumpang di Jalan Malioboro Jogja
Tampak sebuah delman sedang berjalan membawa penumpang di Jalan Malioboro Jogja – (Sumber: Koleksi pribadi)
Tukang becak sedang menanti penumpang yang belum kunjung datang di Jalan Malioboro Jogja
Tukang becak sedang menanti penumpang yang belum kunjung datang di Jalan Malioboro Jogja – (Sumber: Koleksi pribadi)

Menyusuri Jalan Malioboro di antara lalu lintas yang masih sepi, di antara para pecinta olahraga pagi. Ada pegowes, ada pelari, ada pejalan kaki di trotoar lebar yang kini tampak lebih rapi dan enak di pandang. Juga di lorong depan pertokoan yang belum buka. Ada delman atau dokar atau kereta kuda. Ada becak yang dinaiki tukangnya yang masih terkantuk-kantuk. Ada banyak wisatawan pejalan kaki. Melewati gapura kampung pecinan Ketandan. Juga pasar Beringharjo yang belum ramai pengunjung.

Semua suasana itu kunikmati sebagai seorang wisatawan. Sesekali aku berhenti lalu memandang berkeliling. Tak pernah bosan rasanya. Hingga akhirnya aku tiba di Teras Malioboro 1 untuk mencari tukang pecel yang kutuju. (Yusuf Iskandar)

***

Judul: Mendadak Wisatawan di Malioboro”
Penulis: Yusuf Iskandar
Editor: JHK

Profil penulis:
Yusuf Iskandar adalah seorang Independent Mining Consultant yang pernah bekerja di Mining Company dan Minimarket. Alumni SMA Negeri 1 Kendal ini tinggal di Yogyakarya dan mempunyai hobi traveling, blusukan, petualangan, dan menulis apa saja yang bermanfaat. Dalam tagline halaman akun Facebook-nya, dia menulis “Selalu ada cerita dan inspirasi tiap hari”.

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button