Aksi Paskah 2023: Umat Wilayah Catarina Sambangi Warga dengan Berbagi Sembako
Suhardi Sitepu (50), "Membagikan sembako merupakan salah satu tangggung jawab bersama sebagai anggota gereja dalam memaknai Aksi Puasa Pembangunan (APP) dalam perayaan paskah bagi umat Katolik tahun 2023."
Pratama Media News, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (12/04/2023) – Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) menyisakan pekerjaan rumah yang tidak sedikit, khususnya pada bidang ekonomi. Salah satu golongan yang paling terdampak adalah kelompok masyarakat Kecil, Lemah, Miskin, Tersingkir, dan Difabel (KLMTD), entah dikarenakan kehilangan pekerjaan ataupun usaha kecilnya yang merugi.
Beban ekonomi yang menghimpit kelompok masyarakat KLMTD pun makin besar. Semakin pulihnya dunia dari pandemi Covid-19, tidak serta merta memulihkan kehidupan ekonomi masyarakat kecil.
Sebagai komunitas perjuangan dan gerakan bersama, warga Gereja Katolik Paroki “Santo Arnoldus Janssen” yang berdomisili di dua lokasi perumahan, yaitu Perumahan Libersa dan Perumahan Permata Bekasi II yang terletak di Kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur mengadakan “Aksi Peduli Sesama” dengan membagikan sembako kepada beberapa warga yang bekerja harian sebagai Satpam, Tukang Ojek, Tukang becak, dan Tukang sampah.

Kepada Pratama Media News, Suhardi Sitepu (50) mengatakan bahwa kegiatan membagikan sembako merupakan salah satu tangggung jawab bersama sebagai anggota gereja dalam memaknai Aksi Puasa Pembangunan (APP) dalam perayaan paskah bagi umat Katolik tahun 2023.
“Paskah tahun 2023 secara umum umat Katolik di Keuskupan Agung Jakarta dan khususnya umat yang tinggal di lingkungan Santa Catarina Alexandria merenungkan tema besar APP yaitu ‘Peran Serta Kita dalam Mewujudkan Kesejahteraan Bersama’. Pada hari ini (Selasa, 11/04/2023) sebanyak 18 paket sembako dibagikan kepada warga sekitar yang sudah didatakan pengurus di lingkungan,” kata Sitepu.
Lebih lanjut Sitepu, selaku pemimpin umat di wilayah itu menerangkan secara rinci bantuan sembako itu sebanyak 18 paket yaitu berupa 5 kilogram beras, ½ kilogram kopi, 1 kilogram gula pasir, 1 liter minyak goreng, dan 5 bungkus mie instan.

“Satpam berjumlah 13 orang, tukang becak berjumlah dua orang, tukang gojek berjumlah dua orang, tukang sampah berjumlah satu orang,” tambah Sitepu.
Salah seorang warga penerima bantuan yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pengurus dan anggota di wilayah lingkungan tersebut. Dia merasa haru dan bahagia karena telah menerima bantuan dari mereka di tengah situasi pandemi.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas semua cinta dan kebaikan Bapak dan Ibu sekalian,” kata warga tersebut sekaligus berharap agar ke depannya kehidupan mereka menjadi lebih baik, “Harapannya, semoga ke depan kita selalu bersama-sama membangun kehidupan yang lebih baik.”
Dalam pantauan awak Pratama Media News, kegiatan bantuan sembako itu dilaksanakan pada pukul 17.00 waktu setempat dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. (Thomas MDL)
***
Editor: JHK









