SDN Sariwangi Gelar Pentas Seni untuk Melepas Siswa Kelas VI yang Baru Lulus
Hj. Nining, “Melalui pendidikan mereka bisa meraih cita-citanya dengan belajar keras, ulet, dan tekun.”
Pratama Media News, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (22/06/2023) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sariwangi menggelar acara pentas seni untuk melepas siswa kelas VI yang baru lulus. Kegiatan tersebut digelar di halaman SDN Sariwangi, Jalan Sariwangi Selatan No.205, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Acara yang digelar pada Kamis, 22 Juni 2023 tersebut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, seperti Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, orang tua siswa, dan para pengajar SDN Sariwangi beserta staf sekolah.

Kepala SDN Sariwangi, Hj. Nining, S.Pd. saat ditemui awak Pratama Media News mengungkapkan kebahagiaannya atas keberhasilan anak didiknya yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan dasar selama enam tahun di sekolahnya.
“Enam tahun tentu bukan waktu yang singkat. Setelah lulus, mereka akan melanjutkan ke jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Saya berharap anak-anak bisa menyesuaikan diri atau beradaptasi ketika mereka memasuki sekolah baru dan lingkungan baru, ungkap Hj. Nining.
Menurut Hj. Nining, melalui pendidikan mereka bisa meraih cita-citanya dengan belajar keras, ulet, dan tekun. Kedua orang tua juga memiliki peran yang tidak kecil terhadap kesuksesan putra-puti mereka.
“Saat anak-anak sedang berada di lingkungan rumahnya, sikap dan tanggung jawab kedua orang tuanya sangat berperan. Mereka harus mampu mengawasi prilaku anak-anaknya agar supaya tidak salah bergaul,” tambah Hj. Nining.
Saat ini dunia sudah memasuiki era digital. Sudah dipastikan hampir semua orang sudah memiliki alat komunikasi canggih seperti handphone. Perangkat ini sangat berguna untuk mempermudah komunikasi dengan teman, relasi, maupun keluarga.
Namun, di sisi lain, kemajuan teknologi juga berdampak negatif. Canggihnya perangkat handphone saat ini yang sudah terhubung ke internet membuat siapa saja yang memegangnya bisa mengakses informasi apa saja, baik informasi positif maupun negatif. Jika anak sudah mamaki handphone maka perlu pengawasan yang ketat dari rang tuanya.

“Untuk anak didik di SDN Sariwangi masih menjadi hak orang tua memberikan handphone pada putra-putri mereka dengan alasan tertentu terutama agar bisa mengawasi dan berkomunikasi dengan anaknya ketika mereka sedang berada di sekolah maupun di luar rumah,” jelas Kepala SDN Sariwangi tersebut dengan nada serius.
Hj. Nining menjelaskan bahwa untuk pengawan guru di sekolah, khususnya di SDN Sariwangi, penggunaan handphone secara aturan sekolah memang tidak diperboleh.
“Kenapa? Karena mengganggu konsentrasi belajar, terutama ketika para pengajar atau guru sedang menjalankan tugasnya mengajar pada jam pelajaran sedang berlangsung,” pungkas Hj. Nining mengakhiri bincang-bincang dengan awak Pratama Media News. (Euis Rukiah/PMN).
***
Judul: SDN Sariwangi Gelar Pentas Seni untuk Melepas Siswa Kelas VI yang Baru Lulus
Kontributor: Euis Rukiah
Editor: JHK








