Berita (News)Pratama Media NewsUncategorized
Tren

Natal Penuh Kasih dan Kehadiran Allah, BNKP Narwastu Cimahi Rayakan Damai dalam Kebersamaan

Pratama Media News, Cimahi, 28/12/2025 – Di tengah cuaca yang tak sepenuhnya bersahabat, hangatnya kebersamaan dan sukacita Natal justru memancar kuat di GSG Pusdikarmed, Kota Cimahi, Minggu (28/12/2025). Lebih dari sekadar perayaan tahunan, Ibadah Natal 2025 yang digelar Jemaat BNKP (Banua Niha Keriso Protestan) Narwastu Resort 45 ini menjelma menjadi sebuah mozaik indah tentang persekutuan, kerukunan, dan perwujudan kasih yang nyata. Acara yang mengusung tema sentral “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21-24) ini berhasil menghimpun tidak hanya seluruh jemaat setempat, tetapi juga menjadi titik temu bagi berbagai denominasi gereja serta tokoh masyarakat dan pemerintah, mengirimkan pesan damai yang relevan bagi kehidupan bermasyarakat yang plural.

Suasana khidmat mulai terasa sejak awal. Lokasi ibadah dihias dengan apik, menciptakan atmosfer yang sakral namun penuh kehangatan. Prosesi ibadah dipimpin dengan lancar oleh Ibu L. Stephen Hia, mengantarkan jemaat memasuki ruang perenungan yang dalam. Kehadiran tamu-tamu terhormat, yang hadir dengan pakaian yang rapi.

Natal: Kasih yang Bergerak dari Altar ke Realita Hidup

Dalam sambutannya yang penuh wibawa, Ketua BNKP Narwastu Resort 45 Kota Cimahi, Sozanolo Hia, dengan tegas mengingatkan jemaat akan akar terdalam dari perayaan ini. “Pesan Tuhan Yesus adalah berbuat kasih dan saling mengasihi dengan sesungguhnya. Ini bukan hanya kata-kata indah untuk didengarkan di hari Natal, tetapi perintah untuk dilaksanakan,” ujarnya dengan penuh keyakinan. Sozanolo menegaskan bahwa tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” dipilih sebagai pengingat bahwa keselamatan dan damai sejahtera yang dibawa Kristus harus pertama-tama bersemi dan berdampak dalam unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga, sebelum kemudian meluas ke lingkungan yang lebih luas.

Ketua BPMJ BNKP Narwastu Kota Cimahi Sozanolo Hia. Pdt. Alexius Oskar Manao - Pendeta Jemaat
Ketua BPMJ BNKP Narwastu Kota Cimahi Sozanolo Hia. Pdt. Alexius Oskar Manao – Pendeta Jemaat

“Melalui susunan acara Natal tahun ini, kita dapat merasakan sukacita. Namun, harapan kami lebih besar. Kami berdoa agar seluruh warga jemaat dan masyarakat Kota Cimahi pada umumnya, dapat benar-benar merasakan kedamaian dan sukacita yang sejati itu, yang bersumber dari kesadaran bahwa Allah peduli dan hadir di tengah kita,” tambahnya, menutup sambutan dengan harapan yang membumi namun visioner.

Pesan tersebut kemudian mendapat penekanan teologis yang mendalam dari Pendeta Jemaat, Pdt. Alexius Oskar Manoo. Dengan gaya bicara yang tenang namun menusuk kalbu, Pdt. Alexius mengajak jemaat melakukan lompatan iman dari perayaan menuju penghayatan. “Makna Natal sebenarnya bukan hanya selesai hari ini, setelah kita bubar dari tempat ini. Jika kita menganggap Natal hanya sebagai acara seremonial tahunan, maka kita telah kehilangan intinya,” katanya.

“Natal harus kita hadirkan, kita hidupi, dalam kehidupan sehari-hari. Baik di dalam keluarga saat kita sabar mendengarkan pasangan atau anak, dalam pelayanan di gereja dan masyarakat dengan ketulusan hati, maupun di lingkungan pekerjaan dan pertemanan di mana pun kita berada. Di situlah, dalam realitas yang kadang rumit itu, harapan dan makna Natal justru sungguh-sungguh diuji dan dihidupi,” tegas Pdt. Alexius. Kotbahnya berhasil menjembatani antara kemuliaan Kristus yang datang sebagai bayi dan realitas keseharian umat yang penuh tantangan.

Kebersamaan yang Melampaui Batas: 13 Denominasi dalam Satu Ruang Syukur

Aspek paling mencolok dari perayaan Natal kali ini adalah lingkaran persekutuan yang diperluas. Jonathan Waruwu, selaku Ketua Panitia Pelaksana, dengan bangga menyatakan bahwa perayaan ini bukan hanya untuk internal BNKP. “Kami dengan sukacita mengabarkan bahwa perayaan syukur kita kali ini dihadiri oleh perwakilan dari 13 denominasi gereja yang berbeda,” ungkapnya, disambut gumam takjub dan senyum persaudaraan dari hadirin.

Ketua Panitia Hiburan Jonathan Waruwu
Ketua Panitia Hiburan Jonathan Waruwu

Fakta ini bukan sekadar angka. Ia adalah pernyataan nyata tentang semangat ekumenisme dan toleransi yang hidup dan bernafas di tengah masyarakat Kristen Kota Cimahi. Dalam konteks kehidupan beragama di Indonesia yang mengedepankan kerukunan, praktik baik seperti ini adalah contoh konkret bagaimana perbedaan tradisi dan keyakinan teologis minor tidak menjadi penghalang untuk bersatu dalam hal-hal yang esensial: menyembah Tuhan dan merayakan kasih-Nya. Kehadiran mereka memperkaya ibadah dan menguatkan pesan bahwa tubuh Kristus itu satu.

Jonathan juga tak lupa menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jemaat dan panitia yang bekerja keras. “Cuaca hari ini kurang bersahabat, namun antusiasme dan sukacita Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian tidak surut sedikit pun. Ini adalah bukti kasih dan komitmen kita bersama. Terima kasih atas segala dukungan dan partisipasinya,” ucapnya penuh syukur.

Dukungan Pemerintah dan Refleksi bagi Kota

Kehadiran Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, S.H., beserta perwakilan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), memberikan dimensi sosial-politik yang positif pada acara ini. Dalam sambutannya, Wahyu Widyatmoko menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya ibadah yang tertib dan penuh makna ini. Ia melihat keselarasan yang erat antara nilai-nilai Natal dan cita-cita membangun kota.

Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, S.H.,
Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, S.H.,

“Nilai-nilai Natal yang kita rayakan hari ini—kasih sayang, perdamaian, kepedulian, dan pengampunan—adalah fondasi yang persis kita butuhkan untuk membangun Kota Cimahi yang lebih harmonis, toleran, dan penuh kedamaian,” paparnya. Wahyu kemudian mengajak seluruh jemaat, sebagai bagian dari warga kota, untuk menjadi agen-agen pemelihara kerukunan tersebut. “Mari kita terus berkontribusi positif, menjaga persatuan di tengah keberagaman yang adalah kekayaan kita bersama. Semoga damai Natal ini menyelimuti seluruh keluarga di Cimahi,” ajaknya.

Puncak dari refleksi iman dalam ibadah tersebut adalah pemberitaan Firman Tuhan oleh Pdt. Haeli Hia, S.Th., M.A., selaku Ketua Sinode GKRI. Dengan pembawaan yang bijaksana, ia menggali makna “keluarga” dalam terang kedatangan Kristus. “Natal adalah bukti nyata kasih Allah yang mengambil inisiatif menyelamatkan. Dan keselamatan itu dimulai dari memulihkan dan menguduskan hubungan, pertama dengan Allah, lalu dalam keluarga,” jelasnya.

Pdt. Haeli menekankan bahwa keluarga yang diselamatkan adalah keluarga yang dibangun di atas iman yang kokoh, pengharapan yang tak pudar, dan kasih yang tulus. “Ketika Kristus hadir di tengah keluarga, maka damai sejahtera menjadi mungkin, pemulihan terjadi, dan kasih menjadi bahasa sehari-hari,” tambahnya. Kotbah ini memberikan perspektif yang membangun dan aplikatif, menguatkan kembali komitmen umat untuk memprioritaskan kesehatan spiritual keluarga mereka.

Sukacita yang Berlanjut sebagai Berkat

Ibadah ditutup dengan doa syafaat yang menyentuh berbagai aspek kehidupan, mulai dari gereja, keluarga, pemerintah, hingga bangsa dan dunia, serta pemberian berkat. Persembahan puji-pujian dari koor dan vocal group berbagai jemaat melukiskan sukacita itu dalam nada dan syair yang indah.

ketua pamanis BPK Ama Dela Zebua
ketua pamanis BPK Ama Dela Zebua

Perayaan Natal 2025 BNKP Narwastu Resort 45 Cimahi pada akhirnya bukan sebuah titik akhir, melainkan sebuah titik tolak. Seperti yang disampaikan oleh para pemimpinnya, maknanya dirancang untuk berlanjut. Momentum kebersamaan lintas denominasi ini diharapkan tidak menguap, tetapi menjadi modal sosial untuk membangun jaringan kolaborasi yang lebih kuat dalam pelayanan sosial masyarakat. Pesan kasih yang dikumandangkan diharapkan tidak berhenti sebagai gema di aula Pusdikarmed, tetapi bergaung dalam aksi-aksi nyata: saling menolong, memaafkan, dan peduli antarwarga, baik sesama umat maupun dengan tetangga yang berbeda keyakinan.

Dalam suasana negara yang majemuk, perayaan yang berlangsung khidmat, inklusif, dan membangun seperti ini adalah oase yang sangat berharga. Ia membuktikan bahwa iman dapat menjadi sumber perekat sosial yang kuat, dan sukacita Natal, ketika dirayakan dengan hati yang terbuka dan pikiran yang mengedepankan persaudaraan, mampu menjadi berkati tidak hanya bagi internal jemaat, tetapi juga bagi wajah kota secara keseluruhan. Kota Cimahi menyaksikan, bahwa pada hari itu, di tengah keragamannya, Kasih itu benar-benar datang dan berdiam, membawa pesan penyelamatan dan mengajak semua untuk hidup di dalamnya.

 

Galeri Foto

BNKP Narwastu Cimahi BNKP Narwastu Cimahi

 

*****

Judul: Natal Penuh Kasih dan Kehadiran Allah, BNKP Narwastu Cimahi Rayakan Damai dalam Kebersamaan

Reporter: Hilman

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button