Universitas Widyatama, FDKV UTama, dan LP2M UTama Bekerja Sama dengan Kemenko PMK Siap Gelar PkM Integratif di Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat
PkM Integratif dilaksanakan dalam bentuk penanaman pohon dan festival produk hasil industri sejumlah pelaku UMKM binaan Universitas Widyatama
Pratama Media News, Kota Bandung, Rabu (14/09/2022) – Universitas Widyatama (UTama), Fakultas Desain Komunikasi Visual Universitas Widyatama (FDKV UTama) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UTama pada Kamis (15/09/2022) besok akan menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Integratif di Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan PkM Integratif tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi dari program Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI), serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Jawa Barat (Dekranasda Jabar).
Rencananya kegiatan PkM Integratif ini akan diisi dengan penanaman pohon dan festival produk hasil industri sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Universitas Widyatama.

Menurut Ketua Panitia kegiatan PkM Integratif Universitas Widyatama, Drs. Deden Maulana, M.Ds., kegiatan kerja sama dengan Kemenko PMK tersebut berkaitan dengan program pemerintah berupa Revolusi Mental Penanaman 10 juta pohon di berbagai provinsi seluruh Indonesia. Juga berkaitan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Beberapa pejabat penting rencananya akan hadir besok (Kamis, 15 September 2022), di antaranya Menko PMK RI Muhajir Effendy, Ketua Dekranasda Jabar Atalia Praratya, dan Rektor Universitas Widyatama Prof. Dr. Dadang Suganda.
Bagi civitas Universitas Widyatama, program kerja sama ini juga dilaksanakan terutama didasarkan kepada kesadaran bahwa perubahan iklim global dewasa ini sudah sangat mempengaruhi keberlangsungan kehidupan manusia di muka bumi.
“Kami sadar bahwa perubahan iklim global dewasa ini sudah sangat mempengaruhi keberlangsungan kehidupan di muka bumi ini. Peningkatan suhu muka bumi secara ekstrim antara lain disebabkan oleh aktivitas manusia yang mengeksploitasi hutan secara berlebihan,” ungkap Deden.
Menurut Deden, program Kemenko PMK yang salah satunya dikerjasamakan dengan Universitas Widyatama itu berupa penghijauan penanaman pohon di daerah yang berlahan tandus, daerah aliran sungai, dan dataran tinggi, serta dataran rendah maupun pantai dengan jenis tanaman yang disesuaikan dengan kondisi daerahnya.

“PkM Integritas sengaja melibatkan banyak pihak dengan tujuan agar dapat menumbuhkan kepedulian semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memberdayakan masyarakat sekitar lokasi penanaman. Kami berharap melalui kelestarian lingkungan dapat meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat setempat,” ujar Deden.
Universitas Widyatama sebagai salah satu perguruan tinggi swasta berpredikat akreditasi “Unggul” dengan memiliki 47 cluster Penelitian dan PkM dari 22 program studi yang ada, melaksanakan kerjasama ini juga dengan harapan akan tercipta keseimbangan lingkungan yang menguntungkan bagi kehidupan masyarakat. (JH).
***
Editor: JHK









