Aku Pengemis Jalan
Sebuah puisi karya Aswin, Alumni SMPN 1 Angkatan 1982, Kotabumi, Lampung Utara
Pratama Media News, Kotabumi, Minggu (05/03/2023) – Puisi berjudul “Aku Pengemis Jalan” ini merupakan buah karya dari Aswin, Alumni SMPN 1 Angkatan 1982, Kotabumi, Lampung Utara
Berjalan dipersimpangan jalan
Bingung menghadapi kehidupan
Mengais setitik harapan
Andaikan seperti dulu
Berkuasanya aku
Sayang sudah berlalu
Apapun telah berlaku
Sebagai diri tak mampu
Aku ingin menjalani
Beratnya hari hari ini
Semua harus ditekuni
Menjadi orang yang tak memiliki
Menjalani hidup yang sulit
Membuat jiwa sakit
Melewati masa yang tersulit
Inilah saat saat waktu bangkit
Ingat masih berkuasa
Sakit pasti tiada terasa
Ingin ke suatu masa
Mencari suasana
Sedikit kesalahan
Akan memperoleh kekalahan
Bertahan
Menjalani kehidupan
Selalu bertahan
Menjaga agar tak terlewatkan
Walaupun demikian
Setiap langkah ada kehidupan
Menjaga tak terlewatkan
Menuju seberkas harapan
Aku pengemis jalanan
Mencari secerah harapan
Menjalani kehidupan
Menunggu disetiap pelintasan
***
Judul: Aku Pengemis Jalan
Pengarang: Aswin, Alumni SMPN 1 Kotabumi, Lampung Utara, Angkatan 1982
Editor: JHK
Sekilas tentang pengarang:
Pria bernama lengkap Drs. Aswin, M.M. ini merupakan lulusan Program S1 Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Bandung ̶ sekarang berubah menjadi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Angkatan ’85.

Selanjutnya alumni SMPN 1 Kotabumi, Lampung Utara, Angkatan 1982 ini menempuh studi pascasarjana dengan mangambil Program S2 Magister Manajemen di Universitas Saburai, Kota Bandar Lampung dan lulus dengan gelar akademis M.M. (Magister Manajemen). Kini pria penggemar sastra ini berprofesi sebagai pengajar di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung hingga.
Aswin hidup bahagia bersama pasangan hidupnya, Dra. Baroroch, alumni Bahasa Sastra Arab IKIP Bandung Angkatan 1989. Istrinya ini juga bekerja di tempat yang sama di SMAN 3 Kotabumi.
Buah perkawinan Aswin dan Baroroch menghasilkan empat orang putra yang ganteng-ganteng. Mereka adalah putra sulung bernama Fahri Muhammad (alumni Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro), putra kedua bernama Farhan firdausi (alumni Fakultas Psikologi UPI Bandung), putra ketiga bernama Fikri Muhammad (Masih kuliah di Fakultas Teknik Kimia Universitas Lampung), dan putra bungsu bernama Fadil Fauzani (masih kuliah di ITB STEI Teknik Informatika).
***








