ArtikelOpiniPratama Media News

Memanfaatkan Media Sosial Secara Bijak

Menulislah ketika jiwa Anda sedang tenang sehingga kalimat yang ditulis pun penuh kearifan, menyejukkan, dan tidak membuat terluka perasaan orang lain.

Memanfaatkan media sosial secara bijak – Hampir setiap hari saya mengamati media sosial. Saya melihat begitu banyak orang yang  tidak memanfaatkan media ini dengan bijak. Akibatnya media sosial hanya dijadikan sebagai alat pergunjingan, membuat status yang tidak penting, memperolok orang lain, sharing informasi yang belum jelas kebenarannya (hoax), dan berbagai tindakan kontraproduktif lainnya.

Mengapa hal tersebut harus dilakukan? Apakah tidak ada hal lain yang lebih penting dan bermanfaat untuk ditulis? Tahukah Anda dampak negatifnya jika kita membuat status yang negatif atau sharing informasi yang salah? Tak terbayangkan jika tulisan tersebut menjadi viral dan dikonsbiumsi orang banyak. Jika itu terjadi maka kesalahan yang Anda taburkan akan beranak pinak dan menjadi besar. Efeknya sangat dahsyat dan berpotensi menimbulkan kerawanan sosial di tengah masyarakat.

Sebelum bertindak menulis status atau hanya sekedar sharing informasi dari pihak lain (bisa bersumber dari grup sebelah, dari portal berita online abal-abal atau blog yang tak jelas reputasinya), sebaiknya dipikirkan dulu. Lebih baik jangan menulis jika kondisi hati Anda masih emosional, tidak stabil atau sedang marah. Menulislah ketika jiwa Anda sedang tenang sehingga kalimat yang ditulis pun penuh kearifan, menyejukkan, dan tidak membuat terluka perasaan orang lain.

Kita semua tahu kalau hidup di dunia ini hanya sementara. Kita sering melihat orang yang kemarin sehat, tiba-tiba hari ini meninggal dunia. Apakah kita tidak takut terhadap Tuhan atas perbuatan kita jika meninggal dunia dalam kondisi nista dan penuh dosa?

Ayo hindari rasa benci, dendam, dan permusuhan. Mari kita tanamkan rasa kasih sayang terhadap sesama umat manusia. Bahkan, juga terhadap hewan dan alam di sekitar kita. Waktu yang tersisa dalam hidup kita sebaiknya kita persiapkan untuk hal-hal positif.

Mari kita bekerja dan berkarya untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan. Isi sisa umur kita dengan perbuatan yang bisa meringankan beban orang lain. Jadikan diri kita menjadi orang yang paling diharapkan kehadirannya, bukan sebaliknya.

Saya yakin setiap insan diberikan Tuhan kelebihan dalam dirinya. Mengapa tidak kita telusuri kelebihan yang ada dalam diri kita, lalu kita berdayakan secara maksimal. Percayalah, sekecil apapun perbuatan baik yang kita lakukan, jika dikerjakan secara ikhlas akan terasa ringan sehingga bukan saja bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga berdampak positif juga untuk orang lain yang ada disekitar kita.

Salam pena kreatif

***

Judul: Memanfaatkan media sosial secara bijak
Penulis: J.Haryadi
Editor: JHK

Profil penulis:

J. Haryadi adalah nama pena dari Jumari Haryadi. Pria kelahiran Kotabumi, Lampung Utara yang akrab disapa Edi Kohar atau Arie ini memiliki darah Jawa Timur (Kediri) dari sang ayah dan Sumatera Selatan (Baturaja) dari sang ibu.

Pendiri Komunitas Penulis Kreatif (KPKers) ini mulai serius menekuni dunia tulis menulis sejak 2007.  Selain sebagai penulis, jurnalis, dan blogger, pria yang kini berdomisili di Bandung Barat ini juga sedang menekuni dunia fotografi, serta aktif sebagai pegiat pariwisata, seni, dan budaya.

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button