KPKers Timor Leste Bersama F-FDTL Bantu Bersihkan Istana Kepresidenan
Pratama Media News, Dili, Timor Leste – Komunitas Penulis Kreatif (KPKers) Timor Leste bersama Falintil – Forças de Defesa de Timor Leste (F-FDTL) ̶ Pasukan Pertahanan Timor Leste ̶ pada Jumat (09/04/2021) kemarin mengadakan kegiatan sosial membantu membersihkan istana Presiden Timor Leste dari lumpur dan kotoran lainnya sebagai akibat bencana banjir bandang yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Mereka bahu membahu membersihkan lumpur yang cukup tebal dengan menggunakan perlengkapan seadanya.

Organisasi kepenulisan pertama di Timor Leste tersebut dikenal peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Bukan saja aktif mengadakan kegiatan sosial di bidang literasi, seperti mengajarkan membaca dan menulis bagi masyarakat yang tidak mampu, tetapi mereka juga aktif dan peduli terhadap korban bencana alam.
“Kerja bakti ini bertujuan membantu pemerintah karena terjadinya dampak dari bencana alam. Saya selaku Direktur (red: Ketua) KPKers Timor Leste ingin terus membantu generasi muda yang tergabung dalam organisasi ini agar bisa memiliki komitmen dan mencintai alam di sekitar kita,” ungkap Devinarti Seixas saat diwawancarai awak Pratama Media News.
Menurut Devinarti, musibah yang terjadi di negerinya merupakan murni bencana alam. Sebagai generasi muda Timor Leste, ia merasa terpanggil untuk ikut serta membantu masyarakat dan pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut, di antaranya dengan membersihkan lingkungan di sekitarnya. Beberapa hari sebelumnya mereka turut membantu membersihkan Asrama Yatim Dominikana, kini ia dan anggota KPKers Timor Leste lainnya ikut membantu F-FDTL membersihan Istana Presiden Aitarak Laran di Kota Dili.
Dalam kesempatan tersebut Presiden/Ketua Palang Merah Timor-Leste (Cruz Vermelha de Timor-Leste/ CVTL), Madalena Hanjam Soares, menjelaskan bahwa sejak terjadinya musibah banjir yang menimpa negerinya, pihaknya sudah membantu masyarakat, seperti mengevakuasi warga korban bencana ke lima lokasi pengungsian yang aman.


“Kami sudah mengevakuasi 80 keluarga, termasuk anak-anak dan bayi. Mereka sudah tinggal di tempat pengungsian selama empat hari,” ungkap Madalena.
Selama musibah banjir tersebut pihak CVTL sudah membantu mengevakuasi warga yang berada di Kota Dili dan empat kabupaten, seperti Kabupaten Manatutu, Manufahi, Giqueque, dan Covalima. Mereka melakukannya bersama para relawan yang merasa terpanggil dan peduli dengan sesamanya yang sedang dilanda musibah. Masyarakat merasa terbantu dan bersyukur atas upaya yang dilakukan oleh CVTL dan para relawan yang bekerja secara ikhlas dan tak mengenal lelah.


“Organisasi kami sudah berkiprah selama lebih dari 20 tahun yaitu sejak tahun 2000. Selama ini kami sudah bekerja sama dengan pemerintah maupun organisasi non pemerintah (NGO), baik lokal maupun internasional,” pungkas Madalena.
***
Reporter: D.S.Komun
Editor: JHK








