Membangun Literasi di Kota Cimahi Melalui “Kopi Literasi”
Diskusi Sambil Ngopi tentang Literasi di Galeri "Mozi Design Institute"
PRATAMA MEDIA NEWS (PMN), Kota Cimahi, Jawa Barat, Minggu (04/08/2024) – Minimnya tingkat literasi membaca dan menulis merupakan sebuah masalah sosial yang seringkali ditemukan di tanah air tercinta ini. Tidak heran apabila beberapa pihak bagaikan berlomba mengadakan berbagai macam acara demi menyadarkan masyarakat betapa pentingnya literasi. Salah satunya adalah acara bertajuk “Kopi Literasi” yang digelar oleh Komunitas Penulis Cimahi (Kompeni) bersama Galeri “Mozi Design Institute” pada Sabtu (03/08/2024) kemarin.
Acara “Kopi Literasi” dengan tagline ”Diskusi Sambil Ngopi tentang Literasi” tersebut berlangsung di Galeri “Mozi Design Institute”, Jalan Kamarung No.5, RT 05, RW 15, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat. Empat orang narasumber dihadirkan untuk membahas acara dengan tema “Membangun Literasi di Kota Cimahi Lewat Membaca dan Menulis Kreatif”.


Pembawa acara merangkap moderator diskusi “Kopi Literasi”, Rose Mariadewi, S.Sej. merupakan seorang Sarjana Ilmu Sejarah alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Ia memandu empat narasumber yang hadir yaitu Febri Satria Yazid (pegiat literasi); Imas Nurhayati, S.I.Kom. (pegiat sosial/mantan jurnalis Tempo dan Greenpeace); Didin Tulus (Penerbit Buku “Tulus Pustaka”), dan; Jumari Haryadi (Penulis Buku/Pemred Pratama Media News) untuk berbagai pengalaman mereka terkait literasi.
Tak kurang dari 25 peserta hadir dan mengikuti jalannya acara sampai akhir. Beberapa di antaranya adalah dr. R. Adjeng Irma Indriyani (anggota DPRD Kota Cimahi dari Parta Gerindra); Agus Mulyana (pengusaha); Donny Safari alias Mang Idon (Pendongeng dan founder “Hayu Maca”); Achmad Syafei (Ketua Komunitas “Cimahi Aksara Buhun”), Wak Imat (pengarang buku) dan; Himawan Syamsurizal (Ketua Dewan Literasi Kota Cimahi).

Hadir juga Yayu Arudina (Guru Blogger); Sony Sanjaya (Komunitas Tjimahi Heritage); Dimas Saputra (penulis/pengarang buku); Yoyo C. Durachman (Dosen/Budayawan), Yadi (pustakawan Disarda Kota Cimahi), dan owner Galeri “Mozi Design Institute” yang juga seorang dosen dan Dekan Fakultas Desain Komunikasi Visual (FDKV) Universitas Widyatama Bandung, Drs. Deden Maulana Anggakarti, M.Ds.
Acara ini didukung oleh beberapa simpatisan yang peduli terhadap dunia literasi, seperti Ir. Ace Dj. Latama (Direktur CV Cibodas, Kabupaten Sumedang); Putra Jaya Umar (owner perumahan bersubsidi Perum Griya Jaya Asri dan anggota DPRD Provinsi Lampung dari Parta Golkar); dr. R. Adjeng Irma Indriyani (anggota DPRD Kota Cimahi dari Parta Gerindra), dan Penerbit KCP (Kreasi Cendekia Pustaka). Mereka semua turut andil memfasilitasi acara “Kopi Literasi” tersebut sehingga bisa berlangsung dengan lancar dan sukses.
Selain itu, acara ini juga mendapat support dari Pratama Media News dan Berita Jabar News sebagai media partner Juga dibantu tiga mahasiswa magang dari Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari Bandung yaitu Rizki Pangestu, Marra Narayan, dan Muhammad Hasbullah, serta dua orang mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, Raka Alvaro Triputra, dan; mahasiswa Universitas Terbuka, Riki Alvaro Triputra.


Acara dimulai dengan sambutan oleh pencetus “Kopi Literasi” yaitu Jumari Haryadi. Ia memaparkan secara singkat lahirnya “Kopi Literasi” yang bertujuan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan dunia literasi dalam format diskusi yang ringan dan menarik dengan mengundang narasumber yang kompeten pada bidangnya.
Sambutan berikutnya dibawakan oleh Deden Maulana dalam kapasitas sebagai owner Galeri “Mozi Design Institute”, tempat acara tersebut diselenggarakan. Ia menjelaskan secara singkat keberadaan galerinya yang juga bisa dipakai untuk berbagai kegiatan bernuansa edukasi, seperti diskusi, seminar, workshop, exhibiton, field trip, dan lain-lain.


“Saya sangat mendukung kegiatan ini karena merupakan kegiatan positif yang mampu mendorong masyarakat untuk bersama-sama dalam mengembangkan literasi, khususnya di Kota Cimahi. Saya berharap kegiatan semacam ini terus dilakukan sehingga semakin banyak pihak yang terlibat dan peduli terhadap literasi,” ungkap Deden dalam sambutan singkatnya.
Sebelum diskusi dimulai, Didin tulus diberi kesempatan membacakan puisi berjudul “Seonggok Jagung” karya W.S. Rendra. Kemudian keempat pembicara secara bergantian menyampaikan penjelasannya masing-masing mengenai literasi. Mulai dari pengalamannya di bidang tersebut, masalah sosial, hingga dampaknya untuk masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini sudah cukup bagus. Namun, bisa lebih baik lagi jika pesertanya lebih luas lagi dari berbagai kalangan sehingga diskusi semakin semarak dan banyak orang yang mendapatkan manfaatnya, khususnya masyarakat Kota Cimahi,“ ujar Rizki, seorang mahasiswa magang dari STBA Yapari yang turut mengikuti acara tersebut.
Diskusi dilaksanakan selama kurang lebih dua jam. Sebelum diakhiri dengan makan siang bersama, pegiat literasi dari Cimahi Aksara Buhun (CAB), Achmad Syafei berkesempatan menampilkan Monolog Sunda Buhun dengan membacakan “Panca Aksara Guru-Guruning Janma” yang bermakna “Lima Simbol Aksara” yang dipetik dari Naskah Kuno “Sanghyang Kanda(ng) Karesian” dan “Pager Pangayuman”. (Marra/Rizki/Hasbullah).
***
Judul: Membangun Literasi di Kota Cimahi Melalui “Kopi Literasi”
Editor: JHK/Rose








