
Gerakan Pangan Dan Sembako Murah (GPM) Pemkot Cimahi Hadirkan Produk Olahan Ikan
PRATAMA MEDIA NEWS, Kota Cimahi, Kamis (20/06/2024) – Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi berkerjasama dengan Dinas Kelautan dan Peerikanan Provinsi Jawa Barat kembali menggelar Gerakan Pangan dan Sembako Murah di Lapangan Apel Pemkot Cimahi Rabu (19/06) kemarin. 20 lebih stand sembako beras, sayur, UMKM dan hasil perikanan segar turut meramaikan gelaran pasar murah tersebut.

Kepala Dinas Dinas Pangan dan Pertanian Tita Mariam menjelaskan ini merupakan upaya Kota CImahi untuk menstabilkan harga pangan di Kota CImahi. Tak lupa ia menyampaikan Dinas Pangan dan Pertanian memberikan Sosialisais GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) dilaksanakan di Selasar Aula Gedung B, Gedung Pemkot Cimahi.
“Dinas Pangan Kota Cimahi dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat. Jadi kita kolaborasi dan kegiatan hari ini ada sosialisasi Gemar Makan Ikan, ada juga Bazzar Pangan Murah disatukan dengan Bazzar Olahan Ikan. Dan juga ada penjualan ikan-ikan segar. Kota Cimahi sendiri mengurusi seluruh bidang agrarian baik dari pertanian, perikanan, jadi kita menyajikan berbagai jenis makanan. Kali ini kami disupport”
Gelaran ini dipastikan TIta dapat menstabilkan ketidakmenentuan harga pasar yang di Bahan pangan dan sembako sempat mengalami kenaikan di 3 hari sebelum Hari Raya Idul Adha 1445 H/ 2024 kemarin. Badan Pangan Nasional Jawa Barat merilis beras premium mengalami kenaikan harga Rp 550 menjadi Rp 14.640. sementara itu harga beras medium, bawang merah, bawang putih, cabai keriting , cabai merah dan telur ayam masih normal bahkan turun.
Hari Raya Idul Adha membuat harga pasaran daging naik drastis. Ini berlaku untuk untuk daging sapi di harga Rp 140.000 per kilogramnya dan daging ayam Rp 32.080 dengan kenaikan 12.45% untuk daging sapi dan 0.94% untuk daging ayam. Harga tersebut tercatat berlaku di Jumat (14/06) sampai Senin (17/06).

DISPANGTAN juga berkerjasama dengan BULOG dan Chef Budi untuk penyelenggaraan acara ini. BULOG menjual beras stock khusus SPHP dengan harga Rp 58.000/5kg, jauh dibawah harga beras premium Rp 14.290 dan beras medium Rp 12.000 per kg. Artisan Chef Budi juga hadir memperkenalkan alternatif lain untuk asupan protein, khususnya pada anak. Kegiatan ini merupakan acara bulanan DISPANGTAN jelas Tita pada media.
“Ini adalah kegiatan yang rutin per bulan di wilayah Kota Cimahi. Dan kali ini dikaitkan dalam rangka memperingari HUT Kota Cimahi ke-23. Jadi kita sekalian mengadakan bazzar untuk mesyarakat Kota Cimahi.” Tambah Tita.
Tamu khusus Chef Budi hadir di Sosialisais GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) mengisi live cooking cara mengoalh daging ikan yang praktis dan disukai anak. Salah satu pengunjung dari Mustikawati Wijaya menuturkan bahwa acara ini penting bagi pemenuhan gizi anak.
“Penting banget (makan olahan sehat/ikan), dengan jaman sekarang dengan makanan serba instan, gerakan sosialisasi ini penting untuk mengedukasi anak sejak dini. Karena, makanan sehat itu makanan yang seperti apa sih? Olahan makanan sehat itu tidak harus dari daging-dagingan. Ternyata kita bisa pilih alternatif protein itu salah satunya dari ikan. Dan Alhamdulillah, kita juga sudah mengadakan program bekal sehat untuk anak-anak di sekolah kami.” Papar pengajar SD tersebut.
Ini senada dengan penjelasan Chef Budi secara langsung. Urusan kesukaan anak pada gading ikan diajarkan sejak dari rumah. Baginya kebiasan baik memakan makanan olahan ikan berawal dari keluarga.
“Ibu-ibu biasanya yang biasanya belum terbiasa mengolah daging ikan karena mengandalkan makanan yang siap saji. Karena pengolahan ikan sendiri ada tekniknya sendiri. Kalau ayam kan bisa dilah dengan tulang-tulangnya. Kalau ikan kan butuh diolah durinya. Tapi, tadi kami berhasil mendemonstrasikan resep kroket ikan patin yang mudah dan murah pengolahannya.” Jelas Budi.

Acara sosialisasi ini menurutnya sangat bagus karena ia bisa mengajak dan mengajarkan langsung ibu guru dan rumah tangga untuk belajar mengolah ikan dengan lebih kreatif dan kekinian. KADISPANGTAN pun mengungkapkan hal yang sama dengan acara ini masyarakat lebih sejahtera dengan pengembangan produk lokal dan pengolahan makanan yang kreatif (untuk olahan daging kekinian).
“Masyarakat semoga dapat banyak mengkonsumsi lagi produk lokal perikanan dan kelautan. Sehingga protein yang dikonsumsi menjadi lebih banyak. Dan anak-anak pun tumbuh kembangnya menjadi lebih baik, lebih pintar, terutama adalah terkait tadi dengan tujuan penurunan angka stunting.” Pungkas Kepala Dinas Dinas Pangan dan Pertanian Tita Mariam (PMN/Rose)
***
Judul: Gerakan Pangan Dan Sembako Murah (GPM) Pemkot Cimahi Hadirkan Produk Olahan Ikan
Reporter: Rose Mariadewi
