Pembentukan Satgas PPKS STIEPAR YAPARI Bandung
Ketua STIEPAR YAPARI Prof.Dr. Enok Maryani, MS, ”Pembentukan Satgas PPKS ini adalah bagian dari komitmen lembaga terhadap penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan di STIEPAR.”
Pratama Media News, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/11/2023) – Pembentukan Satgas PPKS merupakan mandat dari Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Lingkungan Perguruan Tinggi. Berbagai bentuk kekerasan seksual dapat menimbulkan trauma bagi mahasiswa maupun dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang menjadi korban. Hal ini dapat menjadi penghambat bagi korban atau menghilangkan kesempatan untuk belajar atau bekerja.
STIEPAR YAPARI Bandung merespon amanat Permendikbudristek di atas dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) PPKS STIEPAR YAPARI yang sesuai dengan Pedoman Kemendikbudristek yaitu harus terdiri dari unsur dosen, tendik, dan mahasiswa yang merupakan perwakilan dari seluruh Program Studi (Prodi) di STIEPAR.

Berikut susuna pengurus Satgas PPKS STIEPAR YAPARI terpilih yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan lima anggota. Mereka adalah Rieke Sri Rizki Asti Karini, SE., M.Si. (Ketua) yang berasal dan unsur dosen merangkap anggota; Karina Ponia, SM. (Sekretaris) yang berasal dari unsur tendik/karyawan merangkap Anggota.
Lima anggota Satgas PPKS STIEPAR YAPARI lainnya adalah: 1). Yudha Wardani, S.Par., MM.Par. (unsur dosen); 2). Agil Rismawan (unsur mahasiswa dari Prodi Perhotelan); 3). Mutiara Silvi (unsur mahasiswa dari Prodi Usaha Perjalanan Wisata); 4). Naya Putri Azzahra (unsur mahasiswa dari Prodi Manajemen), dan; 5). M. Gibras Abigail (unsur Mahasiswa dari Prodi Pariwisata).
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Satgas PPKS, Dra. Nova Riana, M.Si., CHE mengatakan bahwa nama-nama tersebut merupakan hasil seleksi atas 17 nama calon yang masuk ke meja Pansel, yaitu orang-orang yang dipandang lulus syarat pada aspek kredibilitas, integritas, dan netralitas, serta memiliki sikap taktis dan tidak pernah terbukti melakukan kekerasan seksual.


Menurut Nova, wawancara akhir terhadap para calon dilakukan langsung oleh Ketua STIEPAR YAPARI Prof.Dr. Enok Maryani, MS dan Wakil Ketua I bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Taufiq Hidayat, S.Sos., M.M.
Ketua STIEPAR YAPARI Prof.Dr. Enok Maryani, MS dalam sambutan pada pelantikan Satgas PPKS 10 November 2023 menyampaikan bahwa pembentukan Satgas PPKS ini adalah bagian dari komitmen lembaga terhadap penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan di STIEPAR.

“Satgas PPKS terpilih harus dapat memastikan bahwa STIEPAR YAPARI bebas dari diskriminasi genderik dan disabilitas, perundungan, dan kekerasan seksual,” pungkas Enok.
Sementara itu Ketua Satgas terpilih Rieke Sri Rizki Asti Karini, SE., M.Si berkomitmen akan bersungguh-sungguh menjalankan amanat dan Satgas PPKS STIEPAR akan segera mulai bekerja. Pada pelantikan Satgas PPKS STIEPAR YAPARI ini juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh anggota tim dan ditutup dengan foto bersama. (NR/PMN)
***
Judul: Pembentukan Satgas PPKS STIEPAR YAPARI Bandung
Editor: JHK








