bisnisKesehatanPratama Media News

Kamu Lelah Saat Liburan di Bali? Mampir Saja ke Gerai PIJATMU yang akan Membuat Tubuhmu Segar Selalu

Kini Gerai PIJATMU buka cabang kedua di Jalan Raya Buduk, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali

Pratama Media News, Bali, Sabtu (08/07/2023) – Kesibukan sehari-hari kadang membuat orang lupa memelihara kesehatan tubuhnya sehingga sering sakit, pegal, linu, dan terasa lelah. Massage atau pijat sudah menjadi terapi tambahan bagi siapa saja yang ingin tubuhnya kembali sehat, segar, dan fresh kembali.

Bali sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia selalu dibanjiri banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. Mereka ada yang datang ke Bali dengan tujuan untuk berbisnis atau memang semata-mata memang bertujuan untuk menikmati liburan.

Aktivitas seharian yang padat membuat tubuh mereka lelah. Tak heran banyak wisatawan yang memanfaatkan jasa pijat atau massage ini untuk mengendurkan otot-ototnya yang mulai tegang. Saat ini jasa massage tumbuh subur di Bali dan banyak diminati para wisatawan tersebut.

Gerai PIJATMU
Owner Gerai PIJATMU, Gede Kurnia Wijaya bersama tim terapisnya siap melayani masyarakat yang ingin melakukan terapi massage di gerai miliknya – (Sumber: Gerai PIJATMU)

Salah satu tempat massage yang profesional dan layak dijadikan referensi adalah Gerai PIJATMU. Saat ini Gerai PIJATMU sudah memiliki dua cabang. Cabang pertama berlokasi di kawasan Jalan Raya Padang Luwih No. 138, Kecamatan Dalung, Kabupaten Badung, Bali. Cabang kedua berokasi di Jalan Raya Buduk, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali.

Ternyata fungsi pijat tidak hanya sekadar untuk kesehatan tubuh. Namun, kini massage telah bertambah fungsi yaitu untuk kecantikan dan relaksasi.

owner PIJATMU, Gede Kurnia Wijaya
Owner PIJATMU, Gede Kurnia Wijaya – (Sumber: Arie/PMN)

Menurut owner PIJATMU, Gede Kurnia Wijaya, terapi pijat atau massage kini telah berkembang. Tidak hanya untuk kesehatan, tapi juga untuk kecantikan, relaksasi, menikmati kenyamanan, dan memanjakan diri. Bahkan,  massage telah menjadi gaya hidup.  Oleh karena itu massage kini tidak hanya dicari kalangan manula, tapi juga anak-anak muda.

“Jika dulu massage hanya melayani pijat refleksi kaki, pijat punggung, dan layanan sederhana lainnya, kini terapi pijat telah berkembang menjadi berbagai jenis layanan, di antaranya layanan reflexy dikombinasikan dengan massage aromatherapy, atau dikombinasikan dengan boreh, totok wajah, dan ear candle. Bahkan, ada yang menggunakan media hot stone untuk memberi sensasi yang berbeda,” ungkap Gede Kurnia dengan ramah kepada awak Pratama Media News.

Salah satu layanan unik yang saat ini dikembangkan oleh Gerai PIJATMU adalah kerok. Seperti diketahui kerok adalah pijat ala rumahan yang biasanya menggunakan uang logam. Kebiasaan masyarakat Indonesia, khususnya di Bali melakukan kerok bertujuan untuk menghilangkan masuk angin.

“Terapi ini pun dikombinasikan dengan terapi lainnya, sehingga tidak hanya memberi manfaat kesehatan, tapi juga manfaat relaksasi,” tambah Gede Kurnia.

Berbagai konsep perawatan kesehatan tradisional Bali berupaya dikembangkan oleh Gede Kurnia dengan sentuhan modern, seperti maboreh yang dulunya banyak dilakukan masyarakat Bali sebagai terapi awal atau terapi preventif untuk mencegah penyakit ringan.

Gerai PIJATMU
Tim terapis Gerai PIJATMU siap melayani pelanggannya dengan baik dan profesional – (Sumber: Gerai PIJATMU)

“Kerok, terapi rumahan dengan uang logam juga kami kembangkan. Penggunaan minyak kemiri yang biasanya digunakan menghangatkan badan anggota keluarga, juga diadopsi dan diterapkan di Gerai PIJATMU,” ujar Gede Kurnia menjelaskan.

Selain kerok, Gede Kurnia juga mendalami kebutuhan masyarakat masa kini, terutama anak muda. Mereka yang gemar berolahraga, kini memulai atau mengakhiri kegiatan olahraganya dengan melemaskan otot di tempat massage, sehingga semakin beragam pelanggan yang datang ke Gerai PIJATMU.

Owner PIJATMU ini merasa bersyukur karena peminat massage yang datang ke tempat usahanya tersebut semakin hari kian bertambah. Terhitung sejak tiga bulan membuka cabang pertamanya, sekitar 10-15 orang datang setiap harinya ke cabang pertama Gerai PIJATMU yang berlokasi di Dalung Permai. Oleh karena itu Gede Kurnia memutuskan untuk membuka cabang kedua Gerai PIJATMU di Jalan Raya Buduk, Mengwi.

Tingginya antusias masyarakat yang berminat melakukan terapi massage tersebut, membuat Gede Kurnia memutuskan membuka ruang diskusi kepada konsumen dan calon konsumennya melalui sosial media instagram yaitu @pijatmu. (Arie/PMN)

***

Akun media sosial PIJATMU:

Instagram: https://www.instagram.com/pijatmu
TikTok: https://www.tiktok.com/@pijatmu
Facebook: https://www.facebook.com/pijatmucom
Twitter: https://twitter.com/pijatmucom
YouTube: https://www.youtube.com/@pijatmu

Artikel Berkaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button